Bamsoet Sebut Lokasi Formula E Ditentukan Jokowi, Dibantah Anies Baswedan

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo memberikan keterangan pers di Jakarta Pusat, Rabu, 24 November 2021. Bambang Soesatyo memastikan perhelatan balap mobil listrik atau Formula E akan tetap jalan di Jakarta pada Juni 2022 mendatang. TEMPO/Ridho Fadilla

    Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo memberikan keterangan pers di Jakarta Pusat, Rabu, 24 November 2021. Bambang Soesatyo memastikan perhelatan balap mobil listrik atau Formula E akan tetap jalan di Jakarta pada Juni 2022 mendatang. TEMPO/Ridho Fadilla

    TEMPO.CO, Jakarta - Soal lokasi balapan mobil listrik Formula E menjadi riuh setelah Ketua Ikatan Motor Indonesia Bambang Soesatyo menyebut penentuan lokasi balap dilakukan oleh Presiden Joko Widodo.

    "Kami minta arahan Presiden soal alternatif lokasi. Kalau di beberapa negara, tempat ikonik yang terpilih. Saya ga tahu presiden dan Alberto, kami menunggu arahan dari mereka," ujar pria yang akrab disapa Bamsoet itu di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 24 November 2021.

    Bamsoet mengatakan Co-founder Formula E Alberto Longo telah mendapatkan lima lokasi yang jadi kandidat sirkuit jalanan di Jakarta. Lima lokasi itu adalah kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta International Stadium (JIS), kawasan JIExpo Kemayoran, Jalan Jenderal Sudirman, dan kawasan Ancol.

    Saat ini pihak Formula E Operation atau FEO melakukan studi kelayakan lima lokasi tersebut. Nantinya, Alberto Longo yang akan menyerahkan hasilnya ke Presiden Jokowi. "Presiden akan memilih," kata dia.

    Namun pada kesempatan terpisah , Gubernur DKI Anies Baswedan membantah pernyataan Bamsoet tersebut. Menurut Anies, yang akan menentukan jalur balapan tersebut adalah pihak Formula E Operation, IMI, dan JakPro.

    "Kami sudah minta IMI, nanti akan ada klarifikasi soal itu. Masa, penentuan lokasi Presiden," kata Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis, 26 November 2021.

    Anies mengatakan sudah minta pihak IMI untuk membuat klarifikasi soal tersebut. "Nanti ada statement resminya," ujar Anies.

    Soal pernyataan Bamsoet itu, Anies mengatakan sebagai sesuatu yang menarik untuk pemberitaan. "Tapi menarik sih buat clickbait kemarin," kata Anies tersenyum.

    Selanjutnya, Prasetyo Edi Marsudi sebut ada yang dompleng Jokowi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Semeru: Fakta dan Data...

    Semeru mengalami peningkatan aktivitas vulkanis pada 4 Desember 2021. Erupsi Semeru kali ini diduga akibat curah hujan tinggi dan sejumlah faktor.