Kapolsek Cilandak Jelaskan Awal Mula Insiden Tembok Roboh di MTS Negeri 19 Pondok Labu

Warga melintas saat banjir di Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, Selasa, 4 Oktober 2022. Hujan deras yang mengguyur DKI Jakarta membuat sejumlah wilayah di Ibu Kota terendam banjir. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

TEMPO.CO, Jakarta - Kapolsek Cilandak Kompol Multazam Lisendra memberi penjelasan soal robohnya tembok gedung sekolah MTs Negeri 19 Pondok Labu, Jakarta Selatan. Ia menduga, tembok roboh akibat luapan banjir.    

"Air mendorong tembok, sehingga roboh dan mengakibatkan korban luka maupun korban meninggal dunia," kata dia saat dikonfirmasi wartawan, Kamis, 6 Oktober 2022.

Laporan soal tembok roboh, kata Multazam, diterima polsek dari salah satu warga. "Kejadian kami mendapat laporan dari salah satu warga yang melaporkan adanya tembok robosgh akibat lupakan air yang mengakibatkan banjir," ujarnya.

Menurutnya, kemungkinan informasi yang pihaknya terima, yaitu saat hujan deras, sekira pukul 14.00 WIB.

Untuk proses evakuasi, kata dia, melibatkan sejumlah pihak, seperti petugas Damkar, Satpol PP, TNI dari Koramil, dan warga setempat.

"Dari Pemadam Kebakaran sama satpol PP, kemudian dengan stakeholder terkait dari Koramil juga. Kita bahu-membahu bersama warga menyisir. barangkali ada korban yang mungkin masih terjebak," ujar Kapolsek Cilandak itu.

Dia mengatakan bahwa dari pihak Pemadam Kebakaran turut berupaya mendatangkan pompa guna memastikan tidak ada korban yang tertinggal.

Ihwal jumlah korban meninggal, kata dia, sejauh ini pihaknya mendapat informasi sebanyak tiga orang. "Informasi awal memang ada tiga yang meninggal dunia. Namun, dari Reserse Polsek Cilandak masih mengkonfirmasi data tersebut di RS Prikasih," kataya.

Sehingga, kata Multazam, pihaknya masih memerlukan validasi. "Jadi masih perlu validasi lagi," ucapnya.

MUTIA YUANTISYA

Baca juga: BPBD DKI Jelaskan Kronologis Tembok Roboh dan Banjir di MTsN 19 Jakarta






Potensi Cuaca Ekstrem di Akhir Tahun, Pemprov DKI Kaji Penerapan WFH

10 jam lalu

Potensi Cuaca Ekstrem di Akhir Tahun, Pemprov DKI Kaji Penerapan WFH

Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono sedang mengkaji penerapan bekerja dari rumah atai work from home (WFH) mengantisipasi cuaca ekstrem


BPBD DKI: Waspada Potensi Banjir Rob di 8 RT Jakarta Utara

1 hari lalu

BPBD DKI: Waspada Potensi Banjir Rob di 8 RT Jakarta Utara

BPBD DKI Jakarta meminta masyarakat untuk waspada akan potensi rob atau banjir pesisir di delapan lokasi di Jakarta Utara.


Kolam Olakan dan Pompa Jadi Andalan Penanggulangan Banjir di Jakarta Pusat

2 hari lalu

Kolam Olakan dan Pompa Jadi Andalan Penanggulangan Banjir di Jakarta Pusat

Upaya penanggulangan banjir di Jakarta Pusat diklaim berjalan efektif, karena angka genangan di wilayah tersebut berkurang.


Banjir Ancam Jakarta Hari Ini, Status Pintu Air Pasar Ikan Siaga 1

2 hari lalu

Banjir Ancam Jakarta Hari Ini, Status Pintu Air Pasar Ikan Siaga 1

BPBD DKI memberitahukan camat dan lurah di 9 wilayah terdampak banjir rob agar waspada.


Pengerukan Lumpur di Embung Dato Tonggara, Bisa Bebaskan Kramat Jati dari Banjir

2 hari lalu

Pengerukan Lumpur di Embung Dato Tonggara, Bisa Bebaskan Kramat Jati dari Banjir

Alat berat ekskavator standar dikerahkan untuk pengerukan lumpur dan sampah di embung Dato Tonggara.


Mengenali 7 Jenis Bencana Alam

3 hari lalu

Mengenali 7 Jenis Bencana Alam

Ada berbagai jenis bencana alam. Apa saja?


Menteri Basuki Minta Kebersihan Sungai Ciliwung Dijaga Biar Bisa Diwariskan

4 hari lalu

Menteri Basuki Minta Kebersihan Sungai Ciliwung Dijaga Biar Bisa Diwariskan

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meminta masyarakat peduli pada kebersihan Sungai Ciliwung.


Gerebek Lumpur Anies Baswedan Digencarkan sejak Jakarta Kerap Banjir

4 hari lalu

Gerebek Lumpur Anies Baswedan Digencarkan sejak Jakarta Kerap Banjir

Gerebek lumpur mulai digencarkan di masa Gubernur Jakarta Anies Baswedan. Pemerintah daerah fokus mengeksekusi program itu sejak Jakarta sering banjir


Banjir Rendam 3 RT di Jakarta Selatan dan Jalan Depan Aeon Mall Tanjung Barat

4 hari lalu

Banjir Rendam 3 RT di Jakarta Selatan dan Jalan Depan Aeon Mall Tanjung Barat

BPBD DKI mencatat satu ruas jalan dan tiga RT di Jakarta Selatan tergenang banjir usai hujan


Gerebek Lumpur Anies Baswedan Berlanjut, Anak Buah Heru Budi: Fokus di Lokasi Langganan Banjir

4 hari lalu

Gerebek Lumpur Anies Baswedan Berlanjut, Anak Buah Heru Budi: Fokus di Lokasi Langganan Banjir

Program gerebek lumpur yang dimulai di era Anies Baswedan mampu mengurangi titik banjir. Penjabat Gubernur Jakarta Heru Budi Hartono melanjutkannya.