Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Tiga Kali Tumbuh di Kebun Warga, Bunga Bangkai di Bogor Dibiarkan Tanpa Terpelihara

image-gnews
Bunga bangkai (Amorphophallus titanum) yang merupakan bunga langka mekar sempurna di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, dengan ketinggian bunga mencapai 194 centimeter pada Jumat (3/1) malam pukul 19.30 WIB, Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, Sabtu (4/1/2020). (FOTO ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak)
Bunga bangkai (Amorphophallus titanum) yang merupakan bunga langka mekar sempurna di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, dengan ketinggian bunga mencapai 194 centimeter pada Jumat (3/1) malam pukul 19.30 WIB, Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, Sabtu (4/1/2020). (FOTO ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak)
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Bunga bangkai atau bahasa latinnya Amorphophallus Titanum tumbuh dan besar di kebun milik warga di Sirnagalih, Megamendung, Kabupaten Bogor. Namun sayang bunga raksasa milik Indonesia itu dibiarkan begitu saja, tanpa ada pemeliharan atau penjagaan. Bahkan, tumbuhnya bunga bangkai itu sudah menjadi yang ketiga kalinya. 

"Iya ditemukan di perkebunan milik warga, mekarnya bunga bangkai bukan kali pertama terjadi bahkan sudah ketiga kalinya. Saya juga baru tahu yang ini, yang dulu dulu saya tidak tahu. Mungkin warga menilai bunga biasa, jadi ya dibiarkan saja," kata Staff Desa setempat, Iwan saat dikonfirmasi. Rabu, 16 November 2022.

Iwan menyebut, mekarnya bunga bangkai memiliki diameter 30 sentimeter membuat warga khususnya di RT 03/04 Sirnagalih heboh. Iwan mengatakan, mirisnya tidak ada perhatian baik dari balai konservasi hutan maupun pemerintah hingga bunga asli Indonesia tersebut dibiarkan begitu saja.

Sebelum tumbuh bunga bangkai saat ini, menurut keterangan warga bahwa sebelumnya yang tumbuh memiliki diameter lebih besar yakni hingga satu meter. Artinya, dua kali bunga bangkai yang tumbuh sebelumnya lebih besar dibandingkan dengan yang saat ini tumbuh. Sebab tidak terawat dan tidak dijaga, maka kemunculan bunga bangkai di desanya itu tidak terekspos dan terpublikasi. 

"Menurut warga sekitar dua atau tiga tahun yang lalu pernah tumbuh juga bunga bangkai disekitar lokasi. Malah lebih besar kurang lebih 1 meter ukurannya," kata Iwan menjelaskan. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Sebab tidak ada penjagaan baik pagar bambu atau pagar semi permanen untuk menjaga bunga asli Indonesia itu, Iwan mengatakan saat ini dirinya berserta warga sekitar akan membuat sebuah pagar untuk menjaga bunga bangkai tersebut hingga tidak mengalami kerusakan. Harapannya, ada instansi pemerintah atau peneliti yang berkunjung melakukan penelitian karena sering nya tumbuh bunga bangkai di sana. 

"Bunga bangkai yang tumbuh pertama, saya tidak tau dan baru tau yang sekarang. Jadi belum terlalu ramai terdengar oleh warga, paling ada beberapa ibu-ibu yang lagi nunggu anaknya pulang sekolah juga sekalian lihat bunga. Ini kita sedang membuat pagar penjaga biar terjaga dan terawat," kata Iwan menutup.

M.A MURTADHO

Baca juga: Bunga Bangkai Raksasa Tumbuh di Kebun Kopi di Aceh

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Percobaan Bunuh Diri Penumpang KRL di Stasiun Depok, Begini Imbauan KCI

18 jam lalu

Sejumlah calon penumpang bersiap menaiki kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Bekasi, Senin, 23 Mei 2022. KAI Commuter mengumumkan rencana pelaksanaan Switch Over (SO)-5 Stasiun Manggarai mulai 28 Mei 2022. Perubahan pola operasi KRL Jabodetabek terjadi untuk KRL lintas Cikarang/Bekasi Line dan KRL lintas Bogor/Depok/Nambo. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Percobaan Bunuh Diri Penumpang KRL di Stasiun Depok, Begini Imbauan KCI

Imbauan itu usai adanya percobaan bunuh diri penumpang KRL di Stasiun Depok Lama yang berhasil dicegah oleh petugas keamanan di peron.


Gempa Darat dari Sesar Lokal Guncang Lagi Bogor, Sukabumi, dan Cianjur

1 hari lalu

Ilustrasi gempa. geo.tv
Gempa Darat dari Sesar Lokal Guncang Lagi Bogor, Sukabumi, dan Cianjur

Gempa tektonik yang bersumber di darat atau dari sesar lokal kembali mengguncang daerah Bogor, Sukabumi, dan Cianjur pada Kamis hingga Jumat, 7-8 Desember 2023. Sumber gempa tak jauh dari lindu pada hari sebelumnya.


Melubangi Pipa Air Bersih PDAM, Satu Keluarga di Bogor Ditangkap Polisi

1 hari lalu

Ilustrasi Ditangkap / Ditahan / Diborgol. shutterstock.com
Melubangi Pipa Air Bersih PDAM, Satu Keluarga di Bogor Ditangkap Polisi

Polresta Bogor Kota menangkap seorang nenek bersama empat anggota keluarganya karena tuduhan perusakan pipa air bersih milik PDAM setempat.


Pintu Air Bendungan Mas Yono di Perbatasan Depok dan Bogor Jebol

2 hari lalu

Pengendara melintasi bendungan Mas Yono di perbatasan Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari, Depok dengan Desa Curug, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor yang pintu airnya jebol, Rabu, 6 Desember 2023. TEMPO/Ricky Juliansyah
Pintu Air Bendungan Mas Yono di Perbatasan Depok dan Bogor Jebol

Imbas pintu air atau bendungan Mas Yono itu jebol, Depok, Tangerang Selatan dan DKI Jakarta akan terdampak.


Insentif Ketua RT dan RW di Kabupaten Bogor Naik Jadi Rp 600 Ribu per Bulan Mulai Tahun 2024

3 hari lalu

Bupati Bogor Iwan Setiawan di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (ANTARA/M Fikri Setiawan)
Insentif Ketua RT dan RW di Kabupaten Bogor Naik Jadi Rp 600 Ribu per Bulan Mulai Tahun 2024

Pada APBN 2023, Pemerintah Kabupaten Bogor telah mengalokasikan Rp 25 miliar untuk insentif bagi 20.445 Ketua RT dan RW.


Jejak Kebohongan Tersangka Pelaku Pembunuhan Fitria Wulandari di Bogor

3 hari lalu

RA, alias Alung, 20 tahun, di Markas Polresta Bogor Kota, Selasa 5 Desember 2023. Alung adalah tersangka pembunuhan terhadap kekasihnya, Fitria, 22 tahun, dan menelantarkan mayatnya di ruko kosong di kawasan Jalan Semeru, Kota Bogor. /Tempo/ M Sidik Permana
Jejak Kebohongan Tersangka Pelaku Pembunuhan Fitria Wulandari di Bogor

Polisi telah menahan RA alias Alung, 20 tahun, pemuda yang bekerja sebagai tukang parkir di kawasan Jalan Semeru, Kota Bogor.


TPN Ganjar-Mahfud Bilang Larangan Pemasangan APK di Angkot Bentuk Ancaman

3 hari lalu

Deretan angkutan kota dengan iklan sosialisasi caleg, memadati Terminal Depok, (2/2). Sejumlah caleg memanfaatkan kaca belakang angkot sebagai media sosialisasi kampanye
TPN Ganjar-Mahfud Bilang Larangan Pemasangan APK di Angkot Bentuk Ancaman

TPN Ganjar-Mahfud, mengecam tindakan Dishub Kabupaten Purwakarta dan Kota Bogor yang melarang pemasangan alat peraga kampanye (APK) di angkot.


Kronologi Pembunuhan Wanita oleh Pacarnya di Bogor, Pelaku Mengaku karena Kecelakaan

3 hari lalu

RA, alias Alung, 20 tahun, tersangka pembunuhan terjadap Fitria Wulandari, 22 tahun, yang mayatnya disimpan di lantai dua ruko kosong di kawasan Semeru, Kota Bogor. Foto: TEMPO/M Sidik Permana
Kronologi Pembunuhan Wanita oleh Pacarnya di Bogor, Pelaku Mengaku karena Kecelakaan

Alung, 20 tahun, tukang parkir di sebuah ruko di Kota Bogor, ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan terhadap Fitria, kekasihnya sendiri


Siswa SMA di Bogor Tewas Dibacok di Pasar Ciampea, Polisi Tangkap 3 Pelajar Sekolah Lain

5 hari lalu

Ilustrasi penganiayaan
Siswa SMA di Bogor Tewas Dibacok di Pasar Ciampea, Polisi Tangkap 3 Pelajar Sekolah Lain

Kapolres Bogor menyatakan tidak akan membiarkan aksi jago-jagoan dan premanisme di wilayah hukum Kabupaten Bogor.


Sedia Payung Jika Mau Hadir Reuni 212, Hujan Diramalkan Turun Merata di Jabodetabek

7 hari lalu

Peserta aksi menggunakan payung saat mengikuti salat Jumat bersama di bawah guyuran hujan dalam aksi damai Bela Islam Jilid III di kawasan Monas, Jakarta, 2 Desember 2016.  Mereka memenuhi kawasan Monas, bundaran Bundaran Bank Indonesia hingga Jalan Thamrin. TEMPO/M Iqbal Ichsan
Sedia Payung Jika Mau Hadir Reuni 212, Hujan Diramalkan Turun Merata di Jabodetabek

Ramalan cuaca BMKG menunjukkan hujan turun merata dengan intensitas ringan hingga lebat yang disertai petir di Jabodetabek