Depok Kaji Subsidi APBD untuk Bayar Bunga Bank Pinjaman UMKM

Pengrajin saat membuat Dodol Betawi di UMKM Dodol Depok Asli Harum, Depok, Jawa Barat, Senin 18 April 2022. Jelang lebaran Ramadan 1443 H para pembuat dodol mulai kembali pulih pasca pedemi covid-19. TEMPO/Subekti

TEMPO.CO, Depok - Wali Kota Depok Mohammad Idris mengkaji penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk membayar bunga pinjaman bank pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

“Sekarang kami sedang kaji, boleh tidak APBD memberikan subsidi kepada UMKM untuk membayarkan bunga bank ini, kalau boleh kenapa tidak,” kata Idris kepada wartawan, Minggu 4 Desember 2022.

Idris mengatakan, sektor UMKM memang selalu terkendala modal. Meski ada kemudahan dalam mengajukan pinjaman ke bank, tak sedikit yang kesulitan mengembalikan pinjaman yang disertai dengan bunga tersebut.

“Memang ada permodalan dari bank semacam Kredit Usaha Rakyat (KUR), cuma permasalahannya bagi UMKM yang berat adalah bunganya,” kata Idris.

Pada masa kepemimpinannya, Idris berfokus melakukan pengembangan sektor UMKM sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), sehingga beberapa isu strategis tengah diupayakannya.

“Jadi SDM di Depok menurut survei dan penelitian itu hebat-hebat, dan mereka kami berdayakan, para pelaku UMKM kami berikan pembinaan dan penyegaran,” kata Idris.

Selain melakukan kajian APBD, Pemkot Depok telah menginstruksikan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Depok untuk memberikan bantuan permodalan kepada sektor UMKM.

“Kita kerja sama dengan BAZNAS, karena BAZNAS komisioner operasional dari APBD, maka saya minta BAZNAS memberikan permodalan ke UMKM,” kata Idris.

Tahun ini akan ada 500 hingga 700 UMKM yang mendapatkan suntikan dana dari BAZNAS Kota Depok. 

“Saya targetkan tahun ini ada permodalan dari BAZNAS, InsyaAllah 500-700 UMKM yang diberikan permodalan, bagaimana caranya nanti diseleksi, ada tim seleksi, dan tentunya disertai dengan pendampingan,” kata Idris.

Wali Kota Depok itu mengatakan, penyumbang tertinggi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) kota/kabupaten di Jawa Barat adalah UMKM, walaupun dampak pandemi paling terasa terjadi pada sektor UMKM. Pemkot Depok akan menggalakkan P5 yakni Pelatihan, Pendampingan, Perizinan, Pemasaran, dan Permodalan untuk membantu pelaku UMKM ini.

“Rata-rata UMKM Kota Depok sudah kita lakukan pelatihan, dibantu dan difasilitasi oleh koordinator kelurahan atau korkel yang juga melakukan pendampingan usaha,” kata Idris.

Pemkot Depok juga akan memfasilitasi pelaku UMKM memperoleh perizinan berupa Nomor Induk Berusaha (NIB) hingga izin Produksi Industri Rumah Tangga (PIRT). “Itu harus ada, makanya kita fasilitasi, lalu sertifikasi halal dan Produksi Industri Rumah Tangga,” katanya.

Idris juga meminta anggaran untuk pembuatan dashboard UMKM. “Jadi nantinya UMKM yang mempunyai PIRT, NIB bisa masuk datanya ke dashboard UMKM, seperti alamatnya, siapa pemilik UMKM-nya, omzet, termasuk jenis-jenis produknya,” kata Wali Kota Depok itu.

ADE RIDWAN YANDWIPUTRA

Baca juga: Guru Kembali Datang ke SDN Pondokcina 1 Depok, Disambut Gembira Siswa






Kondisi Perekonomian Global Lesu Tahun Ini, Keberpihakan pada UMKM Bisa Jadi Solusi

4 jam lalu

Kondisi Perekonomian Global Lesu Tahun Ini, Keberpihakan pada UMKM Bisa Jadi Solusi

Kondisi perekonomian global pada 2023 sedang menurun. Segara Research Institute menilai keberpihakan pada usaha kecil, mikro, dan menengah atau UMKM bisa menjadi solusi.


Pria Ditemukan Tewas di Jalan Jambore Depok, Diduga Sempat Cekcok di Kafe

18 jam lalu

Pria Ditemukan Tewas di Jalan Jambore Depok, Diduga Sempat Cekcok di Kafe

Seorang pria ditemukan tewas di tepi jalan Jambore, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, sementara temannya kritis


Kader Gerindra Depok Diminta Ramaikan HUT-15 Partai dan Jangan Gontok-gontokan

20 jam lalu

Kader Gerindra Depok Diminta Ramaikan HUT-15 Partai dan Jangan Gontok-gontokan

Puncak perayaan HUT ke-15 Partai Gerindra di Kota Depok diselenggarakan di Sawangan pada Sabtu pekan depan


KPU Depok Usul Tiga Model Penataan Dapil untuk Pemilu 2024

21 jam lalu

KPU Depok Usul Tiga Model Penataan Dapil untuk Pemilu 2024

Usulan penataan daerah pemilihan (Dapil) di Kota Depok untuk Pemilu 2024 menunggu persetujuan KPU RI


Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta Digelar Sampai Besok, Sandiaga: Ada Makanan dari 172 UMKM, Barongsai hingga Perlombaan

21 jam lalu

Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta Digelar Sampai Besok, Sandiaga: Ada Makanan dari 172 UMKM, Barongsai hingga Perlombaan

Event wisata Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) kembali digelar mulai 30 Januari hingga 5 Februari 2023. Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan ada makanan dari 172 UMKM atau usaha mikro, kecil, dan menengah, barongsai hingga perlombaan dalam event ini.


Warga Depok Diklaim Merindukan Kehadiran Anies Baswedan, NasDem: Kami Siap Kerahkan Massa

1 hari lalu

Warga Depok Diklaim Merindukan Kehadiran Anies Baswedan, NasDem: Kami Siap Kerahkan Massa

Wakil Ketua DPD Partai NasDem Kota Depok, Roy Pangharapan mengatakan warga Depok merindukan kehadiran Anies Baswedan.


Stok Langka, Pedagang di Depok Jual Minyakita di Atas HET

1 hari lalu

Stok Langka, Pedagang di Depok Jual Minyakita di Atas HET

Sejumlah pedagang di Depok terpaksa menjual Minyakita di atas Rp14 ribu karena pasokannya kian langka


Delegasi ASEAN Tourism Forum Santap Tengkleng Sambil Nonton Ramayana dan Reog di Kampus

2 hari lalu

Delegasi ASEAN Tourism Forum Santap Tengkleng Sambil Nonton Ramayana dan Reog di Kampus

Asean Tourism Forum ini menjadi momen berharga bagi sektor wisata Yogyakarta yang selama ini dikenal sebagai miniaturnya Indonesia.


Sarinah Duty Free Diharapkan Bisa Bantu Produk Lokal Tembus Pasar Global

2 hari lalu

Sarinah Duty Free Diharapkan Bisa Bantu Produk Lokal Tembus Pasar Global

Akan ada produk lokal dalam Indonesian Corner di Dufry International Malaysia hingga Singapura


Kasus Pemerkosaan Santri di Beji Depok, Ustaz Ramadhan Divonis 18 Tahun Penjara dan Denda Rp 500 Juta

3 hari lalu

Kasus Pemerkosaan Santri di Beji Depok, Ustaz Ramadhan Divonis 18 Tahun Penjara dan Denda Rp 500 Juta

Pengadilan Negeri Depok juga mewajibkan Ustaz Ramadhan membayar uang restitusi Rp 30 juta kepada korban. Masih ada tiga tersangka lain.