Kekerasan Seksual Anak dengan Korban 11 Tahun, Pelaku Ditangkap Polisi

Reporter

Editor

Sunu Dyantoro

Ilustrasi kekerasan seksual. Doc. Marisa Kuhlewein (QUT) and Rachel Octaviani (UPH)

TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian sektor (Polsek) Tambora, Jakarta Barat, menangkap seorang pria berinisial FH (32) karena diduga melakukan kekerasan seksual anak dengan korban perempuan berusia 11 tahun di daerah itu pada Rabu (7/12).

"Kami tangkap FH lantaran diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak perempuan berusia 11 tahun," kata Kapolsek Tambora, Kompol Putra Pratama, saat dihubungi di Jakarta, Kamis, 8 Desember 2022.

Putra mengatakan awalnya pelaku dengan keluarga korban saling kenal sehingga kedua belah pihak sempat menjalin hubungan baik.

Kedekatan tersebut dimanfaatkan FH untuk mendekati korban dan setelah beberapa lama menjalin komunikasi dengan korban, FH akhirnya mengajak korban ke hotel di kawasan Jakarta Barat.

Pertemuan itu terjadi sebanyak dua kali yakni pada 22 Oktober dan 21 November 2022. "Di situlah peristiwa kekerasan seksual dilakukan pelaku," kata Putra.

Putra mengatakan FH kerap memberikan uang senilai Rp100.000 sebagai imbalan. Dia juga meminta korban untuk tidak memberi tahu orang tuanya tentang tindakannya itu. 

Baca: Kekerasan Seksual di Transportasi Publik, Jakarta Canangkan LRT Ramah Perempuan dan Anak

Orang tua korban lapor polisi

Namun demikian, aksi bejad FH akhirnya terbongkar kala korban melaporkan peristiwa tersebut ke orang tuanya. Orang tua korban pun akhirnya melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Tambora. Setelah laporan masuk, FH akhirnya ditangkap di Jakarta Barat. 

"Kami sudah tangkap berikut dengan beberapa barang bukti juga sudah kita amankan. Saat ini FH tengah diperiksa lebih lanjut," kata Putra.

Dengan adanya peristiwa ini, Putra berharap orang tua bisa lebih aktif dalam mengawasi dan mengedukasi anak tentang tindak pelecehan dan kekerasan seksual.

"Kami berpesan kepada para orang tua bangunlah komunikasi yang intens dengan anak, ajarkan anak batasan yang jelas tentang apa yang boleh dan tidak boleh, apa yang harus dilakukan dan tidak harus dilakukan," kata Putra.

Putra menambahkan, FH dapat dijerat dengan Pasal 82 Ayat (1) Jo Pasal 76E Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Perpu Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang dengan ancaman pidana 3-15 tahun penjara. 

Baca juga: 76 Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual di Tangerang, Sebagian Besar Pelaku Orang Dekat Keluarga

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Roda Pasific Mandiri Berikan 5 Motor Listrik ke Polsek Genuk untuk Patroli

2 hari lalu

Roda Pasific Mandiri Berikan 5 Motor Listrik ke Polsek Genuk untuk Patroli

PT Roda Pasific Mandiri dilaporkan telah memberikan bantuan berupa motor listrik kepada Polsek Genuk, Kota Semarang, Jawa Tengah.


Selingkuh, Bripka HK Jadi Tersangka & Polda Metro Jaya Gelar Sidang Etik Selasa Depan

2 hari lalu

Selingkuh, Bripka HK Jadi Tersangka & Polda Metro Jaya Gelar Sidang Etik Selasa Depan

Setelah melalui proses panjang Imelda Sinambela, merasa lega. Polda Metro Jaya (PMJ) telah menetapkan Bripka HK sebagai tersangka.


Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Kandung di Duren Sawit, Ada Luka di Sekujur Tubuh

4 hari lalu

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Kandung di Duren Sawit, Ada Luka di Sekujur Tubuh

Polsek Cakung melakukan penyelidikan terhadap tewasnya seorang balita perempuan berinisial NA berusia 2 tahun 1 bulan di Kelurahan Klender.


Polisi Tahan Raden Indrajana Selama 20 Hari sebagai Tersangka KDRT

4 hari lalu

Polisi Tahan Raden Indrajana Selama 20 Hari sebagai Tersangka KDRT

Raden Indrajana dijerat UU Penghapusan KDRT dan UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.


Kekerasan Seksual Anak di Rusun Marunda Jakarta, Polisi Belum Tetapkan Tersangka: Butuh Waktu

5 hari lalu

Kekerasan Seksual Anak di Rusun Marunda Jakarta, Polisi Belum Tetapkan Tersangka: Butuh Waktu

Kepolisian Resor Jakarta Utara belum menetapkan tersangka kekerasan seksual anak dengan korban NA di rumah susun Marunda.


Kasus Pencabulan Anak di Rusun Marunda, Korban: Itu Orangnya, Mak

6 hari lalu

Kasus Pencabulan Anak di Rusun Marunda, Korban: Itu Orangnya, Mak

Bocah korban pencabulan anak di Rusun Marunda memastikan pelaku dan TKP di kamar tetangga rusunnya.


Kisah Getir Ibu Korban Dugaan Kekerasan Seksual di Rusun Marunda Jakarta

6 hari lalu

Kisah Getir Ibu Korban Dugaan Kekerasan Seksual di Rusun Marunda Jakarta

AN, 3 tahun, mengeluh kesakitan pada organ intimnya. Belakangan Farida tahu anaknya menjadi korban kekerasan seksual berupa pencabulan.


ABK di Tambora Tidur di Pohon karena Pakai Sabu, Diduga Pertama Coba Narkoba

7 hari lalu

ABK di Tambora Tidur di Pohon karena Pakai Sabu, Diduga Pertama Coba Narkoba

MRS diduga isap sabu, baru sekali pakai narkoba.


Geng Balap Liar Berulah di Karawaci, 3 Orang Ditangkap karena Terlibat Pengeroyokan

8 hari lalu

Geng Balap Liar Berulah di Karawaci, 3 Orang Ditangkap karena Terlibat Pengeroyokan

Polsek Karawaci menangkap tiga tersangka pengeroyokan Niko (36) warga Karawaci, Kota Tangerang, menggunakan senjata tajam.


ABK Kapal Pencari Ikan, Bersandar di Muara Baru Tahu-tahu Tertidur Pulas di Atas Pohon di Tambora

8 hari lalu

ABK Kapal Pencari Ikan, Bersandar di Muara Baru Tahu-tahu Tertidur Pulas di Atas Pohon di Tambora

Seorang ABK kapal pencari ikan ditemukan tertidur pulas di atas pohon di sebuah jalan di Tambora, Jakarta Barat. Kapalnya bersandar di Muara Baru.