Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Polisi Tangkap 7 Suporter Persita Tangerang usai Bus Pemain Persis Solo Dilempari

image-gnews
Persita Tangerang.
Persita Tangerang.
Iklan

TEMPO.CO, TangerangPolres Kota Tangerang Selatan menangkap tujuh orang pendukung klub Persita Tangerang. Penangkapan in dilakukan untuk menindaklanjuti kasus pelemparan bus official Persis Solo usai bertandang melawan Persita di Tangerang.

Kasus ini kembali membuat dunia persepakbolaan Indonesia disorot. Ulah nakal suporter ini memang kerap terjadi di Indonesia, dan menambah catatan buruk bagi sepak bola Indonesia.

"Sudah diamankan tujuh orang, yah," kata Kapolres Tangerang Selatan Ajun Komisaris Besar Faisal Febrianto saat dikonfirmasi Tempo, Ahad, 29 Januari 2023.

Kata Faisal, tujuh orang tersebut masih dalam pemeriksaan. Pihaknya memastikan akan menangani kasus ini. "Masih kita kembangkan, ya, terima kasih," ucap dia.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Kota Tangerang Selatan Inspektur Dua Galih Dwi Nuryanto mengatakan perkara tersebut kini masih dalam penanganan Satreskrim Polres Tangsel. "Masih didalami. Yang diamankan juga masih diminta keterangan," ujarnya.

Menurut Galih, pihak Kepolisian belum menetapkan tersangka atas kasus tersebut. "Belum. Ini masih didalami, karena, kan, itu orang banyak terus juga video yang beredar juga, kan, singkat dan tidak terlalu jelas," ucap dia.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Aksi pelemparan terhadap bus yang membawa pemain Persis Solo terjadi ketika mereka meninggalkan Stadion Indomilk Arena, Tangerang. Sejumlah suporter tidak dikenal melempari bus tersebut di jalan.

Setelah itu beredar video saat sejumlah pemain dan official Persis Solo keluar dari bus lalu mengejar pelaku pelemparan.

Lewat unggahan di Instagram Story, presiden Persita Tangerang, Rully Zulfikar, mengecam aksi pelemparan itu. “Apa gak belajar dari kejadian sebelumnya. Bikin malu Tangerang aja,” tulisnya.

Ia juga mengunggah foto dua orang terduga pelemparan ke bus pemain Persis Solo. Semua sedang berusaha memperbaiki sepak bola oknum-oknum ini yang merusak sepak bola. Gak ada kata ampun buat para oknum yang lain siap2 malam ini diciduk, ya, jangan pada mewek,” katanya.

Baca juga: Bus Pemain Persis Solo Dilempari di Tangerang, Gibran Langsung Colek Kapolri

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Cerita Marwah, Korban Penganiayaan oleh Kekasih hingga Diancam Dibunuh

10 jam lalu

Ilustrasi penganiayaan wanita. Shutterstock
Cerita Marwah, Korban Penganiayaan oleh Kekasih hingga Diancam Dibunuh

Ade Marwah Aulia, seorang wanita berusia 22 tahun menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh Imam Supandi, kekasihnya.


Perampokan Bersenjata di Toko Jam Tangan Mewah PIK 2, Kerugian Rp 14 Miliar

1 hari lalu

Ilustrasi begal / penyerangan dengan senjata tajam pisau / klitih / perampokan. Shutterstock
Perampokan Bersenjata di Toko Jam Tangan Mewah PIK 2, Kerugian Rp 14 Miliar

Polisi telah menangkap pelaku perampokan yang membawa 18 jam tangan mewah itu di sebuah hotel di Cipanas, Puncak, pada Selasa petang.


Rangkaian Kegiatan Festival Perahu Naga Tangerang, dari Lempar Bebek hingga Mendirikan Telur

1 hari lalu

Warga keturunan Tionghoa mencoba mendirikan telur saat perayaan Peh Cun di Topekong Air Sungai Cisadane, Tangerang, Banten, Senin, 10 Juni 2024. Tradisi mendirikan telur adalah rangkaian dari acara Pehcun, yaitu saat posisi Matahari, Bulan dan Bumi sejajar. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
Rangkaian Kegiatan Festival Perahu Naga Tangerang, dari Lempar Bebek hingga Mendirikan Telur

Salah satu agenda dari Festival Perahu Naga Peh Cun adalah lomba perahu naga akhir pekan ini.


Keluarga Korban Kebakaran Hotel di Alam Sutera Minta Kasusnya Diusut Secara Transparan

2 hari lalu

Ilustrasi kebakaran. shutterstock
Keluarga Korban Kebakaran Hotel di Alam Sutera Minta Kasusnya Diusut Secara Transparan

Keluarga korban kebakaran Hotel Allnite & Day berharap pengusutan kasus ini bisa dibuka secara transparan.


Penyidik Polda Metro Jaya Periksa Pemilik Akun Facebook Icha Shakila Di Rumah karena Baru Melahirkan

3 hari lalu

Ketua KPAI Ai Maryati (kiri), Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi (kanan) saat konferensi pers kasus penjualan video porno anak via telegram, di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat, 31 Mei 2024.
Penyidik Polda Metro Jaya Periksa Pemilik Akun Facebook Icha Shakila Di Rumah karena Baru Melahirkan

Polda Metro Jaya memeriksa pemilik akun Facebook Icha Shakila yang berinisial S pada Senin, 10 Juni 2024.


Kebakaran Hotel di Alam Sutera Tewaskan 3 Orang, Polisi Gandeng Puslabfor Karena Diduga Ada Kelalaian

3 hari lalu

Ilustrasi kebakaran. shutterstock
Kebakaran Hotel di Alam Sutera Tewaskan 3 Orang, Polisi Gandeng Puslabfor Karena Diduga Ada Kelalaian

Dugaan sementara penyebab kebakaran hotel itu adalah korsleting listrik, namun muncul dugaan baru karena ditemukan puntung rokok.


Kebakaran di Hotel Tangerang Selatan, 3 Pegawai Tewas Terjebak Dalam Lift

4 hari lalu

Ilustrasi kebakaran. shutterstock
Kebakaran di Hotel Tangerang Selatan, 3 Pegawai Tewas Terjebak Dalam Lift

Tiga pegawai Hotel All Nite & Day Alam Sutera tewas dalam peristiwa kebakaran. Mereka terjebak di dalam lift.


Puskesmas di Tangerang Temukan 7 Kasus Baru Penyakit Kusta yang Tak Disadari Penderitanya

7 hari lalu

Penderita kusta. TEMPO/Mazmur A. Sembiring
Puskesmas di Tangerang Temukan 7 Kasus Baru Penyakit Kusta yang Tak Disadari Penderitanya

Warga tidak sadar jika penyakit kulit yang menyerupai jamur itu adalah kusta. Ditemukan dalam program puskesmas ke desa-desa.


Kasus ART Lompat dari Lantai 3 Rumah Majikan di Tangerang, Polisi Ungkap Komplotan Pembuatan KTP Palsu

7 hari lalu

Kapolres Metro Tangerang Kota Komisaris Besar Zain Dwi Nugroho saat menjenguk pekerja rumah tangga CC, 16 tahun yang loncat dari atap rumah majikannya. dok Polres Metro Tangerang Kota
Kasus ART Lompat dari Lantai 3 Rumah Majikan di Tangerang, Polisi Ungkap Komplotan Pembuatan KTP Palsu

Selain penyalur tenaga kerja dan pembuat KTP palsu, majikan CC, ART lompat dari lantai 3 rumah di Cimone itu, juga ditetapkan sebagai tersangka.


Ibu Asal Tangerang Selatan Cabuli Anaknya Diduga Atas Keputusan Sendiri

7 hari lalu

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Ade Ary Syam Indradi (tengah) bersama Wadirreskrimsus AKBP Hendri Umar (kiri) dan Kanit 2 Subdit Siber AKP Charles Bagaisar (kanan) saat konferensi pers di Direktorat Reserse Kriminal (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat, 26 April 2024. Penyidik Polda Metro Jaya menangkap tersangka berinisial EP (40), BYP (37), DA (24), dan TA (41) terkait perjudian online. Keempat orang tersebut merupakan admin dari channel YouTube Bos Zaki @dzakki594. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Ibu Asal Tangerang Selatan Cabuli Anaknya Diduga Atas Keputusan Sendiri

Ibu asal Tangsel itu menawarkan kepada akun Icha Shakila untuk membuat konten video asusila dengan putranya yang saat itu berusia tiga tahun.