Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Siswa SMA di Bogor Tewas Dibacok di Pasar Ciampea, Polisi Tangkap 3 Pelajar Sekolah Lain

image-gnews
Ilustrasi penganiayaan
Ilustrasi penganiayaan
Iklan

TEMPO.CO, Bogor - Seorang siswa SMA berinisial MBS, 16 tahun, tewas dibacok oleh sekelompok pelajar dari sekolah lain di Pasar Ciampea, Kabupaten Bogor. Pelajar itu dibacok pada bagian lehernya saat hendak membeli pulsa pada Jumat 1 Desember 2023. 

Kapolsek Ciampea Komisaris Polisi Suminto mengatakan MBS menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan hingga tewas oleh segerombolan siswa sekolah lain yang saat itu melintas di pasar dengan modus mencari musuh. Hanya berselang satu hari, kepolisian berhasil menangkap para pelaku di rumah masing-masing. 

Para pelaku penganiayaan dan pengeroyokan itu berboncengan sepeda motor. Polisi memperkirakan kelompok pengeroyok itu menaiki 6 sampai 7 kendaraan

"Yang sudah kami tangkap tiga orang yang berboncengan di satu sepeda motor, ketiganya diduga menjadi pelaku penganiayaan dan pembunuhan terhadap MBS," kata Suminto, Ahad, 3 Desember 2023.

Ketiga pelajar yang diduga melakukan pembacokan itu adalah AFH, 18 tahun dan DDD, 17 tahun, dan  MAR, 16 tahun, yang diduga sebagai pelaku utama pembacokan terhadap MBS.

Suminto menyebut, ketiga pelaku ditangkap di rumah masing-masing di wilayah Pamijahan. Penangkapan dilakukan setelah polisi memperoleh keterangan saksi dan bukti CCTV di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di jalan raya Pasar Ciampea. 

"Berkat kerja sama dan gerak cepat yang kami lakukan bersama Resmob Satreskrim Polres Bogor, ketiganya kami tangkap dan saat ini sedang dalam pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Menurut Kapolsek Ciampea, ketiga pelajar itu ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan pasal 351 ayat 3 KUHP dan Pasal 70 No.35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak karena penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang. "Pelaku diancam pidana penjara hingga di atas 5 tahun," kata Suminto. 

Kapolres Bogor Ajun Komisaris Besar Rio Wahyu Anggoro telah meminta jajarannya segera mengejar, menangkap dan memproses para terduga pelaku penganiayaan berat yang menewaskan MBS.

Rio pun menginstruksikan Kepala Satreskrim Polres Bogor Ajun Komisaris Teguh Kumara melakukan penyelidikan dan pengembangan terhadap kasus pelajar tewas dianiaya tersebut. "Alhamdulillah para pelaku utama sudah ditangkap. Dari hasil penyidikan, motif pelaku memang sengaja mencari musuh dari sekolah lain sebagai aksi jagoan. 

Kapolres Bogor menyatakan tidak akan menolerir tindakan semacam itu. "Saya tegaskan, tidak ada aksi jago-jagoan dan premanisme di wilayah hukum Kabupaten Bogor. Kami langsung tindak demi keamanan dan kenyamanan masyarakat dari gangguan Kamtibmas," ujarnya. 

M.A MURTADHO

Pilihan Editor: Pemilu 2024, KPU Kabupaten Bogor Pekerjakan 2.400 Orang untuk Lipat Surat Suara

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Tan Ek Tjoan Pertahankan Cita Rasa Rumahan Lebih dari Satu Abad

6 jam lalu

Owner Tan Ek Tjoan generasi ketiga, Lydia Cynthia Elia di tokonya Jl. Siliwangi No. 176, Bogor Selatan, Kota Bogor, Kamis, 18 Juli 2024.  Lydia mengelola roti ini bersama dengan suaminya, Hadi D Setiawan. TEMPO/M.A MURTADHO
Tan Ek Tjoan Pertahankan Cita Rasa Rumahan Lebih dari Satu Abad

Meski banyak melakukan inovasi, satu hal yang tidak berubah dari Tan Ek Tjoan adalah cita rasanya yang khas roti rumahan.


Investasi Fiktif Menyeret Anak Polisi di Bogor, Kasat Reskrim Ungkap Kasusnya Naik ke Penyidikan

11 jam lalu

Kasat Reskrim bersama Kepala Polresta Bocor, memberikan keterangan atas beberapa kasus yang dirilis di Mapolres Kota Bogor Jl. Kapt. Muslihat, Kota Bogor. Senin, 22 Juli 2024. TEMPO/M.A MURTADHO
Investasi Fiktif Menyeret Anak Polisi di Bogor, Kasat Reskrim Ungkap Kasusnya Naik ke Penyidikan

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi dan korban, ujar Luthfi, ternyata memang tidak ada proyek yang dijanjikan alias investasi fiktif.


Tan Ek Tjoan, Roti Legendaris dari Bogor yang Ada sejak Zaman Hindia Belanda

13 jam lalu

Mitra penjual roti Tan Ek Tjoan dari Bogor (Instagram/@tanektjoanbogor)
Tan Ek Tjoan, Roti Legendaris dari Bogor yang Ada sejak Zaman Hindia Belanda

Tan Ek Tjoan awalnya berprofesi sebagai tukang es dan istrinya, Phoa Kie Nio, berjualan kue kering dan basah di Jalan Suryakencana Bogor.


Pelajaran Siswa di SMA Setelah Jurusan Bahasa, IPS, dan IPA Dihapus

13 jam lalu

Ilustrasi siswa SMA. ANTARA
Pelajaran Siswa di SMA Setelah Jurusan Bahasa, IPS, dan IPA Dihapus

Penghapusan jurusan di SMA mulai diterapkan pada tahun ajaran 2024/2025. Siswa bisa memilih mata pelajaran yang diinginkan.


Penghapusan Jurusan di SMA Dianggap Bisa Bikin Siswa Sulit Tentukan Prodi Kuliah

15 jam lalu

Ilustrasi suasana belajar mahasiswa di kampus. Pixabay
Penghapusan Jurusan di SMA Dianggap Bisa Bikin Siswa Sulit Tentukan Prodi Kuliah

Di sisi lain, Tantri tak mengelak bahwa kebijakan ini dapat menghilangkan stigma atau label tentang siswa cerdas ada di jurusan IPA.


Planet Surf Kembali Hadir di Botani Square Mall dengan Konsep Toko Baru yang Segar

1 hari lalu

Pembukaan kembali Planet Surf di Botani Square Bogor
Planet Surf Kembali Hadir di Botani Square Mall dengan Konsep Toko Baru yang Segar

Acara pembukaan kembali Planet Surf di Botani Square Mall berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan dan hadiah spesial.


Dinas Pendidikan Jakarta Langsung Implementasikan Penghapusan Jurusan di SMA Tahun Ini

3 hari lalu

Ilustrasi siswa SMA. ANTARA
Dinas Pendidikan Jakarta Langsung Implementasikan Penghapusan Jurusan di SMA Tahun Ini

Dinas Pendidikan Jakarta langsung mengimplementasikan kebijakan penghapusan jurusan sesuai dengan Permendikbudristek.


Maraton, Kuasa Hukum I Wayan Suparta Laporkan Dugaan Penyiksaan 10 Polisi ke LPSK, Ombudsman dan Komnas HAM

4 hari lalu

Perwakilan kuasa hukum I Wayan Suparta, Muhammad Yahya Ihyaroza, melaporkan dugaan tindak penyiksaan yang dilakukan oleh 10 anggota dari Polres Klungkung Bali ke Propam Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 17 Juli 2024. TEMPO/Defara
Maraton, Kuasa Hukum I Wayan Suparta Laporkan Dugaan Penyiksaan 10 Polisi ke LPSK, Ombudsman dan Komnas HAM

Kuasa hukum I Wayan Suparta secara maraton melaporkan dugaan penyiksaan oleh 10 polisi Polres Klungkung ke LPSK, Ombudsman dan Komnas HAM.


Pemuda Tewas Dibacok saat Tawuran di Cakung, Dua Pelaku Ditangkap

4 hari lalu

Pelaku tawuran di Cakung, Jakarta Timur, yang ditangkap polisi karena sebabkan seseorang tewas, Kamis, 18 Juli 2024. Sumber: Polsek Cakung
Pemuda Tewas Dibacok saat Tawuran di Cakung, Dua Pelaku Ditangkap

Polisi menangkap dua pelaku tawuran yang menyebabkan kematian pemuda di Cakung


Tawuran Berujung Maut di Ciracas, Polisi Tangkap Dua Pelaku

4 hari lalu

Ilustrasi tawuran. TEMPO/M. Iqbal Ichsan
Tawuran Berujung Maut di Ciracas, Polisi Tangkap Dua Pelaku

APR, 19 tahun, tewas dalam tawuran yang terjadi di Jalan H. Baping, Kelurahan Susukan, Ciracas, Jakarta Timur