Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Satu Keluarga Lompat dari Rooftop Apartemen, Mengapa Mereka Masih Punya Akses Masuk Setelah Unit Hunian Disita?

image-gnews
Tempat kejadian bunuh diri empat orang sekeluarga yang melompat dari atas apartemen Teluk Intan, Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, pada Sabtu sore, 9 Maret 2024. TEMPO/Ihsan Reliubun
Tempat kejadian bunuh diri empat orang sekeluarga yang melompat dari atas apartemen Teluk Intan, Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, pada Sabtu sore, 9 Maret 2024. TEMPO/Ihsan Reliubun
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Kepala Pengelola Apartemen Teluk Intan Sohib, merespons adanya akses masuk empat korban yang ditemukan tewas di area parkir gedung Topaz. Keempat orang itu ditemukan tak bernyawa setelah diduga melompat dari rooftop apartemen 21 lantai tersebut sekitar pukul 16.13 WIB.

"Kalau masuk ke dalam unit harus pakai akses," kata Sohib kepada Tempo, di kawasan Apartemen Teluk Intan di Jalan Inspeksi Teluk Intan, Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa, 12 Maret 2024.

Saat ditanya bagaimana empat korban itu bisa masuk dalam gedung apartemen, Sohib mengatakan, keempat korban itu memang masih punya akses masuk ke dalam apartemen. "Kemarin kata polisi, dia masih punya akses," ujar dia.

Menurut dia, berdasarkan informasi yang dia dengar dari polisi, keempat korban itu masih memiliki kartu pengguna yang dipakai untuk masuk ke apartemen. "Begitu sesudah kejadian, (korban) digeledah ternyata masih punya kartu akses," ujar dia.

Keempat korban ini diduga melompat dari anjungan apartemen. Mereka masuk melalui pintu utama langsung masuk ke tangga evalator. Dari lift ini, mereka keluar di lantai 21. Dari situ mereka berjalan melewati tangga darurat menuju rooftop. Di anjungan gedung ini, keempat orang ini diduga menjatuhkan diri mereka ke area parkir, tepatnya di depan lobi apartemen.

Kepala Kepolisian Sektor Penjaringan Agus Ady Wijaya tidak merespons pertanyaan Tempo perihal motif keempat korban ini melompat dari gedung tersebut. "Maaf, hari ini saya tidak memberikan konfirmasi apa pun. Saya izin ibadah Nyepi," kata Agus, saat dihubungi pada Ahad, 10 Maret 2024.

Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara Komisaris Besar Gidion Arif Setyawan juga belum merespons pesan dan panggilan telepon Tempo perihal temuan polisi dari kematian korban satu keluarga itu.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Sejumlah narasumber yang ditemui Tempo, mengatakan keempat korban ini sempat menempati sebuah bilik di lantai 16 atau rumah nomor 16-A. Mereka hengkang seusai virus corona merebak. Sekitar dua tahun korban tak lagi tinggal di apartemen itu. Baik Agus maupun tetangga korban menyatakan hal senada.

Keluarga yang melompat dari gedung Topaz itu, EA, 50 tahun, AIL (52), JWA (13), dan JL (16). Mereka adalah suami-istri dan dua anak. EA adalah suami; AIL (istri), dan anaknya dua orang tersebut. Menurut Arif, tetangga keluarga ini, sekitar 2017 menempati bilik di lantai 16 ini, keluarga itu sudah lebih dulu tinggal di situ.

Suatu hari, Arif mengaku pernah bercerita dengan AIL (istri). Perempuan itu mengatakan, bahwa unit apartemen mereka telah disita. "Terus dia cerita rumahnya (digadai) atau pinjam uang di bank. Terus dia lagi kumpulin Rp 500 juta, kan," kata Arif, Ahad malam, 10 Maret 2024.

Pilihan Editor: Psikolog Forensik Sebut Istilah Bunuh Diri Sekeluarga di Kasus Penjaringan tidak Tepat

Jangan remehkan depresi. Untuk bantuan krisis kejiwaan atau tindak pencegahan bunuh diri:

Dinas Kesehatan Jakarta menyediakan psikolog GRATIS bagi warga yang ingin melakukan konsultasi kesehatan jiwa.

Terdapat 23 lokasi konsultasi gratis di 23 Puskesmas Jakarta dengan BPJS. Bisa konsultasi online melalui laman https://sahabatjiwa-dinkes.jakarta.go.id dan bisa dijadwalkan konsultasi lanjutan dengan psikolog di Puskesmas apabila diperlukan.

Selain Dinkes DKI, Anda juga dapat menghubungi lembaga berikut untuk berkonsultasi:
Yayasan Pulih: (021) 78842580.
Hotline Kesehatan Jiwa Kementerian Kesehatan: (021) 500454
LSM Jangan Bunuh Diri: (021) 9696 9293

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Polisi Bongkar Sindikat Penipuan yang Gunakan Aplikasi Lalamove

1 hari lalu

Ilustrasi pencurian mobil pembawa uang/ATM. ANTARA/Irsan Mulyadi
Polisi Bongkar Sindikat Penipuan yang Gunakan Aplikasi Lalamove

Polsek Metro Penjaringan menangkap enam tersangka yang diduga menjadi anggota sindikat penipuan dan penggelapan menggunakan aplikasi Lalamove.


Polisi Tangkap Sindikat Pencuri Sepeda Motor, Hasil Curian Dipakai untuk Pesta Narkoba

1 hari lalu

Ilustrasi pencuri. Dok.TEMPO/Fully Syafi;
Polisi Tangkap Sindikat Pencuri Sepeda Motor, Hasil Curian Dipakai untuk Pesta Narkoba

Polisi menangkap tiga tersangka pencurian kendaraan bermotor di kawasan Kelapa Gading. Dua orang masih buron.


BPJS Ketenagakerjaan Sediakan Layanan Pinjaman Dana Pembelian atau Renovasi Rumah, Simak Prosedurnya

12 hari lalu

Tipe perumahan sederhana (ilustrasi).
BPJS Ketenagakerjaan Sediakan Layanan Pinjaman Dana Pembelian atau Renovasi Rumah, Simak Prosedurnya

JHT BPJS Ketenagakerjaan bisa diklaim untuk keperluan pembeliat atau renovasi rumah.


Kata Gibran Soal Blusukan di Bantaran Kali di Jakarta: Studi Banding

14 hari lalu

Wali Kota Solo yang juga Wakil Presiden Wapres Terpilih Gibran Rakabuming Raka memberikan penjelasan ihwal kegiatan blusukan yang dilakukannya di Jakarta pada Jumat, 28 Juni 2024, saat ditemui di Kantor DPRD Kota Solo, Jawa Tengah. TEMPO/SEPTHIA RYANTHIE
Kata Gibran Soal Blusukan di Bantaran Kali di Jakarta: Studi Banding

Gibran membenarkan dirinya blusukan bersama Pj Gubernur Jakarta Heru Budi Hartono. Ia mengklaim melakukan studi banding.


Barcelona akan Batasi Jumlah Apartemen yang Disewakan Jangka Pendek untuk Turis

20 hari lalu

Sejumlah pelajar mengamati patung
Barcelona akan Batasi Jumlah Apartemen yang Disewakan Jangka Pendek untuk Turis

Biaya sewa tempat tinggal bagi warga Barcelona mulai tidak terjangkau. Pemerintah daerah pun mengeluarkan aturan.


Truk Trailer Timpa Mobil di Penjaringan, Polisi Pastikan Tidak Ada Korban Tewas

29 hari lalu

Ilustrasi Kecelakaan Truk. antaranews.com
Truk Trailer Timpa Mobil di Penjaringan, Polisi Pastikan Tidak Ada Korban Tewas

Sopir truk trailer mobil selamat dan hanya mengalami luka-luka.


Truk Trailer Timpa Mobil di Penjaringan, Pengemudi Selamat Alami Luka-luka

29 hari lalu

Ilustrasi Kecelakaan Truk. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
Truk Trailer Timpa Mobil di Penjaringan, Pengemudi Selamat Alami Luka-luka

Truk trailer tersebut tidak kuat melaju di jalan menanjak, mundur lalu menimpa sebuah mobil Hyundai.


Halangi Pemandangan ke Gunung Fuji, Apartemen 10 Lantai Jepang Dihancurkan

30 hari lalu

Gunung Fuji Jepang (Pixabay)
Halangi Pemandangan ke Gunung Fuji, Apartemen 10 Lantai Jepang Dihancurkan

Apartemen 10 lantai yang hampir selesai di ibu kota Jepang dihancurkan karena halangi pemandangan ke Gunung Fuji


Satpam Apartemen Kemang View Bekasi Dikeroyok Pria Mabuk Hingga Kepala Bocor

48 hari lalu

Ilustrasi pengeroyokan. survivalmastery.com
Satpam Apartemen Kemang View Bekasi Dikeroyok Pria Mabuk Hingga Kepala Bocor

Seorang petugas keamanan atau satpam di Apartemen Kemang View Bekasi, Gerzon Petrus Lekatompessy, dikeroyok saat sedang bertugas


Cerita Warga Terusir dari Kampung Susun Bayam, Pindah ke Hunian Sementara

52 hari lalu

Suasana saat  warga berdiskusi dengan PT Jakpro usai adanya pengusiran secara paksa di Rusun Kampung Bayam, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa, 21 Mei 2024. Direktur Eksekutif Indonesia Resilience Hari Akbar mengatakan bahwa pagi tadi telah terjadi pengusiran secara paksa bahkan menggunakan kekerasan fisik oleh Satpol PP dan Pemerintah Provinsi DKI. Warga Kampung Bayam pun bernegoisasi dengan pihak PT Jakpro, hingga pihak Kepolisian. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Cerita Warga Terusir dari Kampung Susun Bayam, Pindah ke Hunian Sementara

Dengan wajah sendu, satu per satu warga yang menghuni Kampung Susun Bayam terpaksa meninggalkan bangunan yang mereka tempati sejak Maret 2023 itu.