Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Polres Metro Depok Tunggu Laporan Kasus Pengemudi Mobil Ford Ecosport Diamuk Massa

image-gnews
Ilustrasi pengemudi lansia. (Dok Carscoops)
Ilustrasi pengemudi lansia. (Dok Carscoops)
Iklan

TEMPO.CO, Depok - Polres Metro Depok menunggu laporan kasus main hakim sendiri terhadap pengemudi Ford Ecosport yang berkendara dalam kondisi mabuk dan mengalami pecah ban, serta seluruh yang terlibat dalam peristiwa tersebut. Kepala Satuan Lalulintas (Kasatlantas) Polres Metro Depok Komisaris Multazam Lisendra mengatakan hingga kini pengemudi Ford Ecosport belum melapor atas peristiwa main hakim sendiri yang menimpanya.

"Belum (melapor)," tutur Multazam saat dikonfirmasi, Minggu, 17 Maret 2024.

Ditanya terkait akan mengamankan pengemudi Ecosport yang berkendara dalam keadaan mabuk, Multazam tidak menjelaskan secara detail. "Diamankan karena agar tidak semakin jauh dipukuli warga," kata Multazam.

Namun, mantan Kapolsek Jagakarsa ini menegaskan, nantinya yang terbukti melakukan tindak pidana dalam peristiwa main hakim sendiri di Depok. "Yang rusak mobil, yang pukul dia," tegasnya.

Berkaca dari peristiwa tersebut, Multazam mengimbau agar warga tidak mudah terpancing emosi dan bertindak anarkis ketika ada informasi yang belum jelas kebenarannya. "Jangan sedikit-sedikit ikut memukuli," ucap Multazam.

Sementara itu, perwira urusan (Paur) Humas Polres Metro Depok Inspektur Polisi Satu Made Budi menambahkan, memang saat ini masyarakat mudah sekali terprovokasi tidak hanya di Depok tempat lain juga sama. "Saat ini kami masih menunggu pengemudi untuk membuat laporan pengerusakan mobilnya. Dengan dasar itulah kita bisa lakukan proses penyidikan terhadap kasus pengerusakan tersebut," imbuh Made.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Made mengungkapkan, saat ini pengemudi masih dilakukan pemeriksaan karena berkendara dalam keadaan mabuk. "Tes urine sudah, cuma tidak terbukti narkoba, pengakuannya minum alkohol saja," katanya.

Disinggung terkait ada korban yang terlindas kakinya, Made mengaku belum mendapat informasi dan korban tidak membuat laporan ke polisi. "Dia (pengemudi) malah yang jadi korban pngerusakan mobil," terangnya.

Ditanyakan mobil pecah ban dialami Ford Ecosport dari wilayah mana, Made mengatakan pengemudi sendiri tidak mengetahui dari mana sudah pecah ban. "Karena dia mabuk, diduga menabrak trotoar (penyebab mobil pecah ban)," ucap Made.

Pilihan Editor: Eks Penyidik KPK: Belum Ditangkapnya Harun Masiku Menandakan Ketidakseriusan KPK

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Elektabilitas Imam Budi Hartono Teratas untuk Pilkada Depok, KedaiKOPI: Diuntungkan Posisi Wakil Wali Kota

10 jam lalu

Paket pasangan Imam Budi Hartono-Ririn Farabi Arafiq melakukan pradeklarasi di Anyer pada Sabtu 22 Juni 2024. Foto : Humas Golkar
Elektabilitas Imam Budi Hartono Teratas untuk Pilkada Depok, KedaiKOPI: Diuntungkan Posisi Wakil Wali Kota

Elektabilitas Imam Budi Hartono dalam survei Pilkada Depok 2024 yang digelar lembaga KedaiKOPI, masih menempati urutan teratas.


Konsumsi Pil Putih Tak Bermerek Akibatkan Mabuk Kecubung di Kalsel

22 jam lalu

Kecubung. Foto : Shutterstock
Konsumsi Pil Putih Tak Bermerek Akibatkan Mabuk Kecubung di Kalsel

Bukan buah kecubung, namun korban konsumsi pil putih tak bermerek yang akibatkan mereka mabuk.


Puluhan Orang di Kalsel Teler, Dinas Kesehatan: Negatif Zat Buah Kecubung

1 hari lalu

Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel Kombes Kelana Jaya bersama instansi terkait saat menyampaikan hasil rapat koordinasi tentang penyalahgunaan tanaman kecubung dan obat lainnya, Kamis, 18 Juli 2024. Foto: ANTARA/Firman
Puluhan Orang di Kalsel Teler, Dinas Kesehatan: Negatif Zat Buah Kecubung

Dinas Kesehatan Kalimantan Selatan memastikan tidak ada kandungan zat kecubung pada puluhan orang yang dirawat di rumah sakit


Dalam Sehari Ada Dua Warga Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Depok

1 hari lalu

Ilustrasi mayat. Pakistantoday.com
Dalam Sehari Ada Dua Warga Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Depok

Tim identifikasi Polres Metro Depok memastikan kematian korban tidak ada tanda-tanda kekerasan.


Polda Kalsel Simpulkan Video Puluhan Orang Mabuk Kecubung Hoaks, Korban Konsumsi Pil tanpa Merek

1 hari lalu

Kabid Humas Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol Adam Erwindi. Foto: ANTARA/Firman.
Polda Kalsel Simpulkan Video Puluhan Orang Mabuk Kecubung Hoaks, Korban Konsumsi Pil tanpa Merek

Puluhan orang di Kalimantan Selatan dirawat di rumah sakit. Awalnya para korban disebut mengonsumsi kecubung


Kesalahan Paling Umum saat Mengemudi, Terutama oleh Pemula

1 hari lalu

Ilustrasi Latihan Mengemudi Mobil. shutterstock.com
Kesalahan Paling Umum saat Mengemudi, Terutama oleh Pemula

Instruktur mengemudi menyebutkan kesalahan paling umum yang sering dilakukan pengemudi, terutama pemula. Berikut di antaranya.


Legislator Gerindra Desak Pelaku Katrol Nilai Rapor di Depok Dipidana

1 hari lalu

Anggota Komisi X DPR RI Nuroji saat Rapat Kerja dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (13/3/2024). Foto : Farhan/Andri
Legislator Gerindra Desak Pelaku Katrol Nilai Rapor di Depok Dipidana

Anggota DPR dari Gerindra meminta semua pelaku katrol nilai rapor di Depok dipidana. Hasil evaluasi Komisi X, PPDB hanya bermasalah di kota-kota besar


Polres Hulu Sungai Selatan Kalsel Musnahkan Tanaman Kecubung

1 hari lalu

Kapolres Hulu Sungai Selatan (HSS) AKBP Muhammad Yakin Rusdi (tengah) saat memusnahkan tanaman Kecubung di Gambah Dalam Barat, Kandangan, Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, Kamis, 18 Juli 2024. ANTARA/HO-Humas Polres
Polres Hulu Sungai Selatan Kalsel Musnahkan Tanaman Kecubung

Polres Hulu Sungai Selatan Kalsel meminta masyarakat melapor ke polisi bila mengetahui ada tanaman kecubung untuk segera dimusnahkan.


Buntut Kisruh Nilai Rapor 51 Siswa Calon Siswa Dianulir, Disdik Jabar: Diprioritaskan untuk Keluarga Tak Mampu

1 hari lalu

Pendemo yang mengatasnamakan Forum Pemerhati Pendidikan Jawa Barat menggeruduk Balai Kota Depok, Jalan Margonda, Kecamatan Pancoran Mas, Kamis, 18 Juli 2024. TEMPO/Ricky Juliansyah
Buntut Kisruh Nilai Rapor 51 Siswa Calon Siswa Dianulir, Disdik Jabar: Diprioritaskan untuk Keluarga Tak Mampu

Ade berpendapat manipulasi nilai rapor tidak perlu dilakukan dikarenakan dengan menggunakan nilai asli saja memiliki peluang untuk diterima.


Viral Video Anggota Damkar Depok Room Tour Kerusakan Alat, dari Gergaji Mesin Rusak hingga Rem Tangan Blong

1 hari lalu

Pohon tumbang di Jalan Raya Sawangan Kota Depok imbas dari cuaca ekstrem menyebabkan kemacetan panjang terjadi di wilayah tersebut dan ratusan gardu listrik milik PLN mengalami kerusakan, Minggu, 9 Oktober 2022. IST/Dok. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok
Viral Video Anggota Damkar Depok Room Tour Kerusakan Alat, dari Gergaji Mesin Rusak hingga Rem Tangan Blong

Beredar video salah satu juru padam Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok yang mengungkapkan sejumlah kerusakan peralatan instansinya ala 'room tour'.