Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Polda Metro Hentikan Kasus Aiman Witjaksono, ICJR Minta Kasus Rocky Gerung dan Palti Hutabarat juga Harus Distop

image-gnews
Juru Bicara TPN Ganjar-Mahfud, Aiman Witjaksono saat menghadiri sidang Praperadilan soal penyitaan barang bukti ponsel dalam kasus dugaan 'Polisi Tak Netral' di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa, 27 Februari 2024. Hakim tunggal menolak seluruh gugatan praperadilan yang diajukan Aiman Witjaksono soal penyitaan ponsel dalam kasus dugaan 'polisi tak netral' dan menyatakan penyitaan ponsel itu tetap sah. TEMPO/M Taufan Rengganis
Juru Bicara TPN Ganjar-Mahfud, Aiman Witjaksono saat menghadiri sidang Praperadilan soal penyitaan barang bukti ponsel dalam kasus dugaan 'Polisi Tak Netral' di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa, 27 Februari 2024. Hakim tunggal menolak seluruh gugatan praperadilan yang diajukan Aiman Witjaksono soal penyitaan ponsel dalam kasus dugaan 'polisi tak netral' dan menyatakan penyitaan ponsel itu tetap sah. TEMPO/M Taufan Rengganis
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) menilai langkah Polda Metro Jaya menghentikan penyidikan kasus dugaan penyebaran berita bohong oleh Aiman Witjaksono adalah langkah yang sudah seharusnya dilakukan kepolisian. ICJR justru mempertanyakan mengapa kasus ini sempat naik ke penyidikan. 

Kasus Aiman yang bermula dari pernyataannya bahwa polisi tidak netral dalam Pemilu 2024, dinaikkan ke tahap penyidikan oleh pihak Polda Metro Jaya, dan sudah mendapat perlawanan melalui proses praperadilan.

Aiman mengugat penyitaan telepon genggam pribadinya karena dinilai cacat hukum. Ihwal penghentian penyidikan, Polda Metro Jaya juga tidak menjelaskan alasan lebih lanjut selain alasan demi hukum. 

Peneliti ICJR, Johanna Poerba menjelaskan, sejak awal isi dari konten yang disebarkan oleh Aiman terkait netralitas Aparat Penegak Hukum (APH) dalam pemilu 2024 lalu adalah bentuk kritik yang seharusnya diterima oleh pihak APH.

Menurutnya, tindakan penyidik Polda Metro Jaya yang melanjutkan kasus ini bahkan hingga melakukan penyitaan telepon genggam dengan cara tidak sesuai dengan pasal 38 KUHAP menunjukkan sikap antrikritik. “Seakan menujukkan sikap anti kritik,” jelas Johanna dalam siaran pers, Kamis, 28 Maret 2024.

Ia juga menilai meski penyidikan kasus Aiman resmi diberhentikan, sikap yang diambil oleh kepolisian seakan ditujukan untuk menimbulkan iklim ketakutan atau ‘chilling effect,’ karena dapat menimbulkan ketakutan bagi masyarakat yang ingin menyuarakan gagasan atau kritik demi perbaikan lembaga negara, pejabat, maupun pemerintahan. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Selain itu, lanjut Johanna, penghentian penyidikan kasus Aiman sejalan dengan pencabutan Pasal 14 dan 15 UU nomor 1 tahun 1946 melalui Putusan Mahkamah Konstitusi No. 78/PUU-XXI/2023, mengenai berita bohong, berita yang dilebih-lebihkan yang berpotensi subjektif atau tidak jelas tolak ukurnya.

Keberadaan pasal ini, katanya, dapat menimbulkan ketidakpastian hukum dan dapat digunakan untuk mengkriminalisasi jurnalis maupun masyarakat yang menggunakan hak berekspresi dan berpendapat. 

ICJR juga mendorong agar pihak kepolisian untuk melakukan pembinaan internal kepada jajarannya untuk tidak membuka peluang penggunaan pasal-pasal pidana karena tidak mendapat kebebasan berpendapat, berekspresi, serta berpeluang membunuh demokrasi. 

Terakhir, ICJR juga mendorong agar pihak Penegak Hukum harus menghentikan proses pidana kasus-kasus yang masih berjalan dan diproses dengan dasar Pasal 14 dan 15 undang-undang nomor 1 tahun 1946, seperti kasus Rocky Gerung atas pernyataannya terkait kepergian Presiden Joko Widodo ke Cina dan IKN dan Palti Hutabarat yang mengunggah rekaman suara tentang dukungan pejabat terhadap salah satu calon presiden.

Pilihan Editor: Polda Metro Jaya Resmi Hentikan Kasus Aiman Witjaksono

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Berkas Perkara Firli Bahuri Masih Mandek di Polda Metro Jaya

26 menit lalu

Pertemuan Firli Bahuri dengan Syahrul.
Berkas Perkara Firli Bahuri Masih Mandek di Polda Metro Jaya

Polda Metro Jaya terakhir kali mengirim berkas perkara Firli Bahuri ke Kejaksaan Tinggi Jakarta pada Januari lalu.


Polisi Tangkap 2 Penerima Paket Ganja Seberat 30 Kilogram di Tanjung Priok

14 jam lalu

Paket kiriman ganja kering yang dikemas sebagai suku cadang sepeda motor pesanan seorang mahasiswa di Jakarta saat diperlihatkan di Markas Polsek Tambora, Jakarta Barat, Rabu 6 September 2023. Tempo/Advist Khoirunikmah
Polisi Tangkap 2 Penerima Paket Ganja Seberat 30 Kilogram di Tanjung Priok

Dua orang jadi tersangka dalam kasus paket 30 kg ganja asal Medan.


Jessica Wongso, Terpidana Kasus Kopi Sianida, Akan Ajukan PK

16 jam lalu

Terdakwa kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso (tengah), memberikan salam seusai mengikuti sidang dengan agenda pembacaan vonis di PN Jakarta Pusat, Jakarta, 27 Oktober 2016. Jessica menyatakan tidak terima akan keputusan Majelis Hakim. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
Jessica Wongso, Terpidana Kasus Kopi Sianida, Akan Ajukan PK

Pengacara Jessica Wongso, Otto Hasibuan, akan mengajukan Peninjauan Kembali (PK).


Usut Kasus Baru Eks Ketua KPK Firli Bahuri, Polda Metro Jaya Sudah Kantongi Alat Bukti

1 hari lalu

Polda Metro Jaya menetapkan eks Ketua KPK Firli Bahuri sebagai tersangka kasus pemerasan terhadap Syahrul Yasin Limpo (SYL) pada 23 November 2023. Polda menyangka Firli memeras SYL agar kasus korupsi di Kementan yang tengah ditangani KPK bisa berhenti. TEMPO/Imam Sukamto
Usut Kasus Baru Eks Ketua KPK Firli Bahuri, Polda Metro Jaya Sudah Kantongi Alat Bukti

Kasus baru Firli Bahuri yang sedang diusut ini juga berhubungan dengan kasus pemerasan terhadap Bekas Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.


Polisi Bakal Gelar Perkara Kasus Video Porno yang Diduga Melibatkan Anak Vokalis Band

1 hari lalu

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak memberikan keterangan usai memeriksa Ketua KPK Firli Bahuri soal dugaan kasus pemerasan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Mabes Polri, Jakarta, Kamis, 16 November 2023. Pemeriksaan pimpinan lembaga antirasuah tersebut berlangsung selama 3,5 jam dengan 15 pertanyaan. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Polisi Bakal Gelar Perkara Kasus Video Porno yang Diduga Melibatkan Anak Vokalis Band

Polda Metro Jaya bakal segera gelar perkara kasus penyebaran video porno yang aktornya diduga mirip anak vokalis band ternama berinisial AD (24).


Polisi Selidiki Pemilik Akun X Penyebar Video Porno yang Diduga Mirip Anak Artis

1 hari lalu

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Ade Safri Simanjutak di Polda Metro Jaya pada Selasa, 16 Januari 2024. TEMPO/Desty Luthfiani.
Polisi Selidiki Pemilik Akun X Penyebar Video Porno yang Diduga Mirip Anak Artis

Polda Metro Jaya menyelidiki kasus video porno yang diduga mirip anak dari vokalis band ternama berinisial AD (24).


Kasus Dugaan Penggelapan Uang Rp 6,9 Miliar, Tiko Aryawardhana Lagi-lagi Minta Pemeriksaan Ditunda

2 hari lalu

Tiko Aryawardhana. Instagram
Kasus Dugaan Penggelapan Uang Rp 6,9 Miliar, Tiko Aryawardhana Lagi-lagi Minta Pemeriksaan Ditunda

Tiko Aryawardhana sebelumnya meminta pemeriksaan pada Selasa, 16 Juli 2024, lalu kembali ditunda lagi pada 24 Juli mendatang.


Dugaan Video Porno Mirip Anak Artis, Polda Metro Jaya akan Panggil Semua Pihak yang Terlibat

2 hari lalu

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Ade Safri Simanjutak di Polda Metro Jaya pada Selasa, 16 Januari 2024. TEMPO/Desty Luthfiani.
Dugaan Video Porno Mirip Anak Artis, Polda Metro Jaya akan Panggil Semua Pihak yang Terlibat

Polisi menyelidiki beredarnya video porno mirip anak artis terkenal di Indonesia


Polisi Tangkap Pencuri Bajaj di Kebon Jeruk yang Viral di Media Sosial

2 hari lalu

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menjawab pertanyaan media saat konferensi pers terkait pengungkapan peredaran narkotika jenis sabu dan ekstasi di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 15 Juli 2024. Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menggerebek sebuah gudang penyimpanan narkotika jenis sabu dan pil ekstasi di wilayah Cilincing, Jakarta Utara. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Polisi Tangkap Pencuri Bajaj di Kebon Jeruk yang Viral di Media Sosial

Unit Jatanras Polda Metro Jaya menangkap pelaku pencurian bajaj di Kebon Jeruk yang viral di media sosial


Profil Jerry Ng Bankir Veteran Pemilik Bank Jago

4 hari lalu

Jerry Ng. Istimewa
Profil Jerry Ng Bankir Veteran Pemilik Bank Jago

Bank Jago milik Jerry Ng beberapa hari terakhir mendapat perhatian setelah kasus pembobolan oleh eks karyawannya terungkap. Ini profilnya