Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Top 3 Hukum: Fakta Kematian Brigadir Yosua di Tangan Ferdy Sambo, Bentrok Brimob vs TNI di Sorong

image-gnews
Ibu almarhum Brigadir J, Rosti Simanjuntak membawa foto mendiang Brigadir Yosua dalam sidang putusan dengan terdakwa Ferdy Sambo di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin, 13 Februari 2023. Sebelumnya, jaksa penuntut umum menuntut Ferdy Sambo dengan hukuman penjara seumur hidup karena diyakini melanggar Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP tentang pembunuhan berencana. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Ibu almarhum Brigadir J, Rosti Simanjuntak membawa foto mendiang Brigadir Yosua dalam sidang putusan dengan terdakwa Ferdy Sambo di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin, 13 Februari 2023. Sebelumnya, jaksa penuntut umum menuntut Ferdy Sambo dengan hukuman penjara seumur hidup karena diyakini melanggar Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP tentang pembunuhan berencana. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Tiga berita terpopuler hukum dan kriminal pada Senin pagi ini dimulai dari  fakta awal kematian Brigadir Yosua di tangan Ferdy Sambo. Kejanggalan kematian ajudan Sambo itu terungkap setelah keluarga memaksa peti jenazah Yosua dibuka. 

Berita terpopuler berikutnya adalah bentrok antara TNI vs polisi di Kota Sorong, Papua Barat Daya. Kapuspen TNI mengatakan pertikaian antara personel Brimob dan TNI AL itu masih dalam penanganan masing-masing kesatuan dengan melokalisasi anggota masing-masing agar tidak keluar asrama.

Berita terpopuler ketiga adalah Kapolda Papua Barat Inspektur Jenderal Johnny Eddizon Isir mengatakan konflik antara anggota polisi dari kesatuan Brimob dan prajurit TNI AL di Pelabuhan Sorong sudah mereda. Masing-masing kesatuan dari dua kelompok yang bertikai sudah mengendalikan para anggotanya supaya tidak kembali bentrok.

Berikut 3 berita terpopuler kanal hukum dan kriminal pada Senin, 15 April 2024: 

1. Fakta Awal Kematian Brigadir Yosua di Tangan Ferdy Sambo

Peran Ferdy Sambo dalam kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, awalnya hampir tak terlihat. Kasus ini mencuat dengan narasi Brigadir Yosua mati karena adu tembak dengan rekannya Bhayangkara Dua Richard Eliezer Pudihang Lumiu.

Kejanggalan muncul pertama kali saat Yosua dipulangkan dari Jakarta ke Jambi pada Sabtu, 9 Juli 2022. Mayatnya tergeletak di dalam peti dan diantar dengan pesawat. Pihak keluarga meminta polisi menyerahkan langsung peti jenazah itu kepada orang tua Yosua.

Majalah Tempo mengungkap kasus kematian Yosua, 27 tahun, dari berbagai keping cerita dan peristiwa. Saat peti berisi jenazah tiba tangis keluarga pecah. Polisi menolak membuka peti mayat itu. "'Buka, buka, buka,' kata kakakku," ujar Rohani Simanjuntak, adik Rosti Simanjuntak, ibu Yosua, pada Senin, 11 Juli 2022. Setelah terjadi percakapan antara keluarga Yosua dan polisi, akhirnya disepakati peti jenazah hanya dibuka setengah badan.

Saat itu, dua kancing atas pakaian Brigadir Yosua terbuka. Rohani dan keluarga melihat dada jenazah. "Di bagian mata sebelah kanan kayak ada luka sayatan, seperti kena benda tajam, agak lebam sedikit. Di hidungnya ada luka juga bekas jahitan, bibirnya juga. Giginya sudah tidak rapi lagi, seperti kena pukulan," kata Rohani.  

Keluarga tak bisa melihat lebih jauh. Polisi tak mengizinkan keluarga berlama-lama melihat jenazah. Akhirnya para polisi yang mengantar peti meninggalkan Sungai Bahar. Jenazah Brigadir Yosua disemayamkan di rumah orang tuanya.

Saat itu, dua kancing atas pakaian Brigadir Yosua terbuka. Rohani dan keluarga melihat dada jenazah. "Di bagian mata sebelah kanan kayak ada luka sayatan, seperti kena benda tajam, agak lebam sedikit. Di hidungnya ada luka juga bekas jahitan, bibirnya juga. Giginya sudah tidak rapi lagi, seperti kena pukulan," kata Rohani.

Mereka tak bisa melihat lebih jauh. Polisi tak mengizinkan keluarga berlama-lama melihat jenazah. Akhirnya para polisi yang mengantar peti meninggalkan Sungai Bahar. Jenazah Brigadir Yosua disemayamkan di rumah orang tuanya.

Keluarga mulai berdatangan ke rumah duka pada Ahad pagi, 10 Juli 2022. Sekitar pukul 10.00 WIB, keluarga terkejut melihat darah segar mengucur dari jari kelingking kiri Yosua. Penasaran, keluarga akhirnya memutuskan membuka baju yang dikenakan jenazah.

"Kami tengok, rupanya tangan sebelah kiri ini ada luka. Dua jarinya patah. Di tangan sebelah kiri juga ada bekas tembakan. Di dadanya ada dua bekas tembakan, sama di leher satu. Jadi kami temukan empat bekas tembakan," ucap Rohani, seperti tertulis dalam artikel "Adu Tembak Janggal Dua Ajudan" pada Juli 2022 itu.

Teka-teki kematian itu mulai muncul setelah personel Markas Besar Kepolisian RI tiba dengan jenazah Yosua di rumah orang tuanya di Kampung Bahar, Kecamatan Sungai Bahar, Muaro Jambi, Jambi, pada Sabtu malam, 9 Juli 2022. Polisi menyebutkan bahwa Yosua telah meninggal di rumah dinas Ferdy Sambo, saat itu menjabat Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan.

Rohani merasa menyesal tak membuka semua pakaian Yosua sebelum dikubur pada Ahad itu. "Entah ada luka di bagian kakinya yang lain, kami tidak tahu. Kami tidak buka celananya, cuma kaus kaki," ucapnya.

Dia menyatakan, di kaki sebelah kanan ada luka benda tajam, bukan bekas tembakan. Kondisi jenazah Brigadir Yosua membuat keluarga makin bingung. "Kematiannya itu dibilang karena tembakan. Tapi kami curiga, kok, tembakan ada luka-luka," tutur Rohani.

Pada Senin siang, 11 Juli lalu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Ahmad Ramadhan awalnya mengatakan Brigadir Yosua meninggal karena baku tembak di rumah dinas Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan. Pelakunya, rekannya sesama ajudan, Richard Eliezer.

Insiden baku tembak bermula saat Brigadir Yosua masuk ke rumah dinas Ferdy Sambo. Saat itu, Richard Eliezer menegur Yosua. "Brigadir J mengacungkan senjata, kemudian menembak Bharada E dan dibalas tembakan ke arah Brigadir J," tutur Ahmad Ramadhan. Seperti ditulis Tempo, lima jam kemudian pernyataan Ahmad Ramadhan berubah.

Pernyataan ini, yang dianggap sebagai kronologi kematian Yosua di rumah Ferdy Sambo, memicu banyak pertanyaan. Termasuk munculnya narasi perselingkuhan, pelecehan seksual, dan belakangan terungkap sebagai kasus pembunuhan berencana. Ferdy Sambo sebagai dalang pembunuhan Brigadir Yosua.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Selanjutnya anggota TNI dan Brimob yang bentrok di Sorong ditangani kesatuan masing-masing agar tidak keluar asrama...

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Terpopuler: Keponakan Prabowo Diduga Disiapkan untuk Gantikan Sri Mulyani, Hermanto Tanoko Salip Hartono Bersaudara

2 hari lalu

Menteri Keuangan Sri Mulyani (kiri) bersama Wakil Menteri Keuangan II Thomas Djiwandono (kanan) menyampaikan keterangan kepada wartawan di Kompleks Kemenkeu, Jakarta, Kamis, 18 Juli 2024. Thomas merupakan Bendahara Umum Partai Gerindra. ANTARA/ Aditya Pradana Putra
Terpopuler: Keponakan Prabowo Diduga Disiapkan untuk Gantikan Sri Mulyani, Hermanto Tanoko Salip Hartono Bersaudara

Berita terpopuler bisnis pada Kamis, 18 Juli 2024, dimulai dari keponakan Prabowo yang diduga disiapkan menggantikan Sri Mulyani sebagai Menkeu.


Polisi Didesak Usut Tuntas Penembakan Pejuang HAM Papua Yan Christian Warinussy

2 hari lalu

Pegiat HAM Papua, Yan Christian Warinussy melapor ke SPKT Polresta Manokwari Papua Barat setelah mengalami teror penembakan orang tak dikenal. Foto: Istimewa
Polisi Didesak Usut Tuntas Penembakan Pejuang HAM Papua Yan Christian Warinussy

Pejuang Hak Asasi Manusia (HAM) dari Papua, Yan Christian Warinussy, menjadi korban penembakan oleh orang tak dikenal


Top 3 Hukum: Profil 4 Jenderal Polisi yang Ikut Seleksi Capim KPK, Viral Pria di Semarang Tembak Kucing Tetangganya hingga Mati

3 hari lalu

Kolase foto dari Kiri ke kanan, Komjen Setyo Budiyanto, Komjen Panca Simanjuntak, Irjen Djoko Poerwanto, dan Irjen Didik Agung Widjanarko. FOTO/wikipediar.org/wikipedia.org/X/youtube
Top 3 Hukum: Profil 4 Jenderal Polisi yang Ikut Seleksi Capim KPK, Viral Pria di Semarang Tembak Kucing Tetangganya hingga Mati

Total ada 525 orang yang telah mendaftar sebagai calon pimpinan atau capim KPK dan calon dewan pengawas (Dewas) KPK.


Ajudan Wakapolres Sorong Diduga Bunuh Diri, Ini Catatan IPW Kasus Polisi Bunuh Diri Sepanjang 2024

3 hari lalu

Brigadir Ridhal Ali Tomi, anggota Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Manado. Dia ditemukan tewas di dalam mobil Toyota Alphard hitam dengan kepala tertembak, di Jalan Mampang Prapatan IV Nomor 20, Jakarta Selatan, Kamis, 15 April 2024. Dok. Instagram
Ajudan Wakapolres Sorong Diduga Bunuh Diri, Ini Catatan IPW Kasus Polisi Bunuh Diri Sepanjang 2024

Polri kembali berduka lantaran Bripda NRN ajudan Wakapolres Sorong, diduga bunuh diri. Berikut catatan IPW kasus polisi bunuh diri hingga Juli 2024.


TNI Patahkan Klaim TPNPB-OPM Bahwa Serda Gede Didin Saputra Tewas Karena Baku Tembak

6 hari lalu

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat Brigadir Jenderal Kristomei Sianturi saat ditemui di Polda Metro Jaya, Rabu, 10 Januari 2024. Tempo/M. Faiz Zaki
TNI Patahkan Klaim TPNPB-OPM Bahwa Serda Gede Didin Saputra Tewas Karena Baku Tembak

TNI membantah Serda Gede Didin Saputra tewas karena baku tembak dengan TPNPB-OPM, tapi karena sakit di RSUD Sorong Papua Barat.


Top 3 Hukum: Saksi Aep di Kasus Pegi Setiawan Diduga False Confession, Rencana Kemenkes Usai Kosongkan Kantor PKBI

9 hari lalu

Aep saksi kasus Vina Cirebon. Foto : Youtube
Top 3 Hukum: Saksi Aep di Kasus Pegi Setiawan Diduga False Confession, Rencana Kemenkes Usai Kosongkan Kantor PKBI

Status tersangka Pegi Setiawan atas kasus pembunuhan Vina Cirebon dicabut melalui putusan praperadilan di Pengadilan Negeri Bandung.


Terpopuler: Airlangga Sebut Prabowo Jaga Batas Rasio Utang 40 Persen, Satgas Jamin IKN Takkan Banjir

9 hari lalu

Ketua Umum partai Golongan Karya (Golkar) Airlangga Hartato (kiri) menyambut kedatangan calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto (kanan) di acara buka bersama di DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Jumat, 29 Maret 2024. Pertemuan tersebut bertujuan untuk bersilaturahmi sekaligus bersyukur karena telah memenangkan Pemilu 2024 meskipun masih ada tahapan-tahapan yang belum mengesahkan. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Terpopuler: Airlangga Sebut Prabowo Jaga Batas Rasio Utang 40 Persen, Satgas Jamin IKN Takkan Banjir

Berita terpopuler bisnis pada 11 Juli 2024 dimulai dari pernyataan Menko Airlangga soal kepastian pemerintah Prabowo bakal menjaga batas rasio utang.


Istilah Malingering Mencuat Saat Pemeriksaan Putri Candrawathi dalam Kasus Pembunuhan Brigadir J

12 hari lalu

Timsus menemukan fakta bahwa Yosua tak terlibat tembak menembak, melainkan ditembak oleh Bharada E atas perintah Ferdy Sambo. Bharada E juga menyatakan Ferdy menuntaskan eksekusi itu dengan melepaskan dua tembakan ke kepala Yosua. Polisi pun akhirnya menyatakan tak ada pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J terhadap Putri. Foto : Tiktok
Istilah Malingering Mencuat Saat Pemeriksaan Putri Candrawathi dalam Kasus Pembunuhan Brigadir J

Istilah malingering pernah mengemuka saat pemeriksaan Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo dalam kasus Pembunuhan Brigadir J. Ini artinya.


Dua Tahun Pembunuhan Brigadir J: Ini Peran Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Richard Eliezer, Kuat Ma'ruf, dan Ricky Rizal

12 hari lalu

Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi
Dua Tahun Pembunuhan Brigadir J: Ini Peran Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Richard Eliezer, Kuat Ma'ruf, dan Ricky Rizal

Hari ini tepat dua tahun pembunuhan Brigadir J oleh Ferdy Sambo Cs. Apa peran Putri Candrawathi, Richard Eliezer, Kuat Ma'ruf, dan Ricky Rizal.


Kilas Balik Vonis Ferdy Sambo sebagai Otak Pembunuhan Brigadir Yosua, Hukuman Mati Jadi Penjara Seumur Hidup

12 hari lalu

Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi melakukan adegan rekonstruksi pembunuhan Brigadir J di rumah dinas di Jalan Duren Tiga Barat, Jakarta, Selasa, 30 Agustus 2022. Pasangan suami istri yang kini ditetapkan sebagai tersangka itu akhirnya bertemu dan menjalani adegan rekonstruksi pembunuhan Brigadir J. TEMPO/Febri Angga Palguna
Kilas Balik Vonis Ferdy Sambo sebagai Otak Pembunuhan Brigadir Yosua, Hukuman Mati Jadi Penjara Seumur Hidup

Ferdy Sambo yang menjadi otak pembunuhan Brigadir J pada 2022 sempat dijatuhkan hukuman mati. Lalu, menjadi hukuman penjara seumur hidup.