Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kementan Dukung Kegiatan Garnita NasDem, Ahmad Sahroni Sebut Ada Hubungan Bapak dan Anak

image-gnews
Anggota DPR RI juga Bendahara Partai Nasdem, Ahmad Sahroni, seusai memenuhi panggilan penyidik untuk diperiksa sebagai saksi, di gedung KPK, Jakarta, Jumat, 22 Maret 2024. Ahmad Sahroni, mengakui Partai Nasdem menerima aliran uang sebanyak Rp.800 juta dan 40 juta dari mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, kembali dijerat sebagai tersangka dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang, terkait pengembangan perkara penyalahgunaan kekuasaan dengan memaksa memberikan sesuatu untuk proses lelang jabatan dalam pengadaan barang dan jasa serta penerimaan gratifikasi di lingkungan Kementerian Pertanian RI. TEMPO/Imam Sukamto
Anggota DPR RI juga Bendahara Partai Nasdem, Ahmad Sahroni, seusai memenuhi panggilan penyidik untuk diperiksa sebagai saksi, di gedung KPK, Jakarta, Jumat, 22 Maret 2024. Ahmad Sahroni, mengakui Partai Nasdem menerima aliran uang sebanyak Rp.800 juta dan 40 juta dari mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, kembali dijerat sebagai tersangka dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang, terkait pengembangan perkara penyalahgunaan kekuasaan dengan memaksa memberikan sesuatu untuk proses lelang jabatan dalam pengadaan barang dan jasa serta penerimaan gratifikasi di lingkungan Kementerian Pertanian RI. TEMPO/Imam Sukamto
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Bendahara Umum Partai NasDem, Ahmad Sahroni, buka suara soal dukungan Kementerian Pertanian (Kementan) ke berbagai kegiatan organisasi sayap partainya, Garda Wanita (Garnita) Malahayati. Bantuan itu, menurut dia, terjadi karena Ketua Garnita Malahayati, Indira Chunda Thita, merupakan putri dari eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. 

Sahroni menyatakan tak ada kerjasama secara resmi antara Kementan dengan Garnita. Dia menyatakan partainya tak mengetahui adanya dukungan tersebut.

“Antara bapak sama anak aja ini, kalau partai tidak ada," kata Sahroni saat menjadi saksi dalam sidang kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian pada hari ini, Rabu, 5 Juni 2024.

Sidang dengan terdakwa Syahrul Yasin Limpo, eks Sekjen Kementan Kasdi Subagyono dan Direktur Alat dan Mesin Pertanian Kementan, Muhammad Hatta itu digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. 

Pernyataan Sahroni bermula dari pertanyaan pengacara Kasdi soal siapa saja yang boleh dan tidak boleh menyumbang ke partai politik. Wakil Ketua Komisi III DPR itu menjawab siapa saja boleh menyumbang.

“Siapa saja boleh, berarti individu, pribadi? Apakah boleh juga badan hukum atau kementerian, boleh tidak menyumbang?” tanya Kasdi. 

“Jadi kalau untuk membawa lembaga institusi sebenarnya tidak boleh tapi kalo personal boleh,” jawab Sahroni. 

“Jadi kementerian pertanian tidak boleh menyumbang?” tanya Kasdi lagi.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

“Selama ada kerja sama dengan yang substansinya kuat, dilakukan sama sama kementerian itu boleh. Tapi kalo diam-diam itu tidak boleh,” ujar Sahroni. 

Kuasa hukum Kasdi kemudian mengungkit keterangan Indira Chunda Thita yang mengungkap soal kerja sama Garnita dengan Kementan. “Tadi kan kata Bu Thita ada kerja sama dengan kementerian. Jadi itu program yang ditindaklanjuti NasDem atau programnya Partai NasDem yang memamg di-support oleh kementerian?” tanya kuasa hukum Kasdi lagi. 

“Tidak ada, jadi partai tidak ada. Mungkin kerja samanya antara bapak sama anak aja ini,” jawab Sahroni. 

“Antara Bu Thita dam Pak SYL?” tanya pengacara Kasdi.

“Antara bapak sama anak aja ini, kalau partai tidak ada. Sama misalnya saya punya anak gitu ya, ya enggak mungkin enggak belain anak, pasti semua orang tua belain anak,” kata Sahroni. 

Adapun Indira Chunda Thita sebelumnya menyatakan Garnita Malahayati hanya membantu penyaluran dalam kegiatan dengan Kementan. “Kami melakukan kegiatan-kegiatan dengan Kementerian Pertanian sebagai penyalur atau distribusi program-program dari Kementerian Pertanian, yang disalurkan untuk masyarakat," ujar Thita saat menjadi saksi.

Namun, menurut dia, tak ada bukti hitam di atas putih dalam kerja sama ini. Kerja sama antara Kementan dan organisasi sayap NasDem itu, menurut dia, terjalin hanya dalam bentuk lisan.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Komisi III DPR Sebut Putusan Bebas Anak Eks Anggota DPR Ronald Tannur Memalukan

3 jam lalu

Ahmad Sharoni ketika menghadiri Pra-Kongres III yang diselenggarakan oleh Partai NasDem dengan tajuk Bidang Perempuan di Kantor DPP Partai NasDem, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 25 Juli 2024.Foto: Tempo/Fauzi Ibrahim
Komisi III DPR Sebut Putusan Bebas Anak Eks Anggota DPR Ronald Tannur Memalukan

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyebut, putusan bebas Ronald Tannur merupakan putusan yang memalukan.


Kata Sahroni Nasdem soal Duet Kaesang dan Ahmad Luthfi di Pilkada Jateng

3 jam lalu

Ahmad Sharoni ketika menghadiri Pra-Kongres III yang diselenggarakan oleh Partai NasDem dengan tajuk Bidang Perempuan di Kantor DPP Partai NasDem, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 25 Juli 2024.Foto: Tempo/Fauzi Ibrahim
Kata Sahroni Nasdem soal Duet Kaesang dan Ahmad Luthfi di Pilkada Jateng

Politikus NasDem Sahroni merespons duet antara Kaesang dan Ahmad Luthfi di Pilkada Jateng. Apa kata dia?


NasDem Singgung Ketimpangan Gender dan Budaya Patriarki

5 jam lalu

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat saat membuka diskusi daring bertema Kesiapan Sektor Ekonomi Pascapandemi yang digelar Forum Diskusi Denpasar 12 bekerjasama dengan DPP Partai NasDem bidang Kebijakan Publik dan Isu Strategis, Rabu (22/9).
NasDem Singgung Ketimpangan Gender dan Budaya Patriarki

NasDem membahas isu ketimpangan gender dan budaya patriarki di acara Simposium Perempuan.


Respons Peluang Koalisi PKB dan PDIP di Pilkada Jakarta, Sahroni: Politik Itu Sangat Dinamis

6 jam lalu

Ahmad Sharoni ketika menghadiri Pra-Kongres III yang diselenggarakan oleh Partai NasDem dengan tajuk Bidang Perempuan di Kantor DPP Partai NasDem, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 25 Juli 2024.Foto: Tempo/Fauzi Ibrahim
Respons Peluang Koalisi PKB dan PDIP di Pilkada Jakarta, Sahroni: Politik Itu Sangat Dinamis

Bendahara Umum Partai NasDem, Ahmad Sahroni, menanggapi merespons soal peluang koalisi PKB dan PDIP di Pilkada Jakarta.


Nama Kaesang dan Ahmad Luthfi Saling Dikaitkan untuk Pilkada Jateng 2024

7 jam lalu

Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep saat menggelar Kick of Pemenangan Pemilu 2024 di DPP PSI Pusat, Jakarta, Jumat, 24 November 2023. Jelang masa kampanye Kaesang memberi arahan kepada caleg PSI menggunakan cara dor to dor hingga pemasangan baliho, dia juga menargetkan partainya lolos parliamentary threshold sebesar 4 persen suara nasional untuk bisa masuk DPR RI. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Nama Kaesang dan Ahmad Luthfi Saling Dikaitkan untuk Pilkada Jateng 2024

Ahmad Luthfi dan Kaesang santer dibicarakan untuk peluang bersanding di Pilkada Jateng


NasDem Gelar Simposium, Surya Paloh: Kaum Perempuan Bukan Lagi Pelengkap tapi Penentu

7 jam lalu

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (kiri) bersama Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar (tengah), dan Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad saat menghadiri Harlah Ke-26 PKB di Balai Sidang Jakarta, Jakarta, Selasa (23/7/2024). (ANTARA/Rio Feisal)
NasDem Gelar Simposium, Surya Paloh: Kaum Perempuan Bukan Lagi Pelengkap tapi Penentu

Surya Paloh membahas soal kesetaraan gender saat menghadiri Simposium Perempuan yang digelar Partai NasDem.


Sahroni Sebut Ada Dewa yang Mengatur Percaturan Pilkada Jakarta

8 jam lalu

Ahmad Sharoni ketika menghadiri Pra-Kongres III yang diselenggarakan oleh Partai NasDem dengan tajuk Bidang Perempuan di Kantor DPP Partai NasDem, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 25 Juli 2024.Foto: Tempo/Fauzi Ibrahim
Sahroni Sebut Ada Dewa yang Mengatur Percaturan Pilkada Jakarta

Sahroni belum bisa menentukan siapa saja yang akan menjadi lawan meski NasDem sudah mendukung Anies Baswedan untuk maju di Pilkada Jakarta.


Surya Paloh Sebut Perempuan Lebih Mulia Dibanding Lelaki

9 jam lalu

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (24/6/2024). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)
Surya Paloh Sebut Perempuan Lebih Mulia Dibanding Lelaki

Surya Paloh menilai perempuan memiliki kelebihan yang jeuh lebih besar dibanding dengan kaum pria.


Surya Paloh: Kalau Bisa Ketum Nasdem dari Perempuan

9 jam lalu

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (24/6/2024). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)
Surya Paloh: Kalau Bisa Ketum Nasdem dari Perempuan

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh membuka peluang bagi kaum perempuan untuk menjadi ketua umum.


PKS Klaim NasDem Akan Restui Sohibul Iman Usai Dukung Anies untuk Pilkada Jakarta

11 jam lalu

NasDem mengusung Anies Baswedan sebagai Bakal Calon Gubernur Daerah Khusus Jakarta dalam Pilgub Jakarta 2024. Tempo/CiciliaOcha
PKS Klaim NasDem Akan Restui Sohibul Iman Usai Dukung Anies untuk Pilkada Jakarta

PKS masih terus melakukan komunikasi dengan sejumlah partai politik untuk menggalang dukungan untuk Anies-Sohibul Iman.