Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Satgas Damai Cartenz sebut TPNPB-OPM Tembak Mati Supir Angkot di Paniai

Reporter

Editor

Febriyan

image-gnews
Kasatgas Operasi Damai Cartenz Kombes Faizal Ramadhani. Foto: Satgas Damai Cartenz
Kasatgas Operasi Damai Cartenz Kombes Faizal Ramadhani. Foto: Satgas Damai Cartenz
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Satgas Damai Cartenz 2024, Kombes Faizal Ramadhani, mengatakan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) kembali menembak mati seorang wara sipil di  Kampung Timida, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Provinsi Papua Tengah pada Selasa, 11 Juni 2024 sekitar pukul 13.30 WIT. Korban disebut berprofesi sebagai supir angkot.

Faizal menyatakan penembakan itu dilakukan oleh pasukan pimpinan Egianus Kogoya yang merupakan Panglima Konando Perang VIII TPNPB-OPM wilayah Intan Jaya. "Lagi-lagi kembali berulah," ujar Ramadhani dalam keterangan tertulisnya, Selasa malam, 11 Juni 2024.

Korban dalam peristiwa tersebut adalah Rusli (40 tahun). Tidak hanya menembak mati, Faizal, TPNPB-OPM juga membakar mobil Rusli. Faizal menyatakan pihaknya kini tengah memburu pelaku penembakan tersebut. Hingga berita ini diturunkan belum ada konfrimasi dari TPNPB-OPM soal peristiwa penembakan terhadap Rusli tersebut.

Peristiwa penembakan seperti itu merupakan yang kedua kalinya terjadi dalam sepekan terakhir. Sebelumnya, TPNPB-OPM mengaku bertanggung jawab atas penembakan mati seorang warga sipil bernama Senus Lepitalen pada Kamis pekan lalu.

Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambon, menyatakan penembakan itu dilakukan di kediaman Senus di Kampung Calap, Distrik Borme, Kabupaten Pegunungan Bintang. Mereka menyebut Senus sebagai intelijen militer pemerintah Indonesia yang bertugas mematai pergerakan pasukan TPNPB-OPM di wilayah tersebut. 

Kepala Humas Satgas Damai Cartenz, AKBP Bayu Suseno, membantah klaim Senus merupakan anggota intelijen. Bayu justru menuding TPNPB-OPM hanya mencari alasan untuk membenarkan penembakan terhadap warga sipil. 

Selain itu, TPNPB-OPM juga sempat membakar 12 kios plus sebuah sekolah di Kampung Madi, Distrik Paniai Timur pada 21-22 Mei 2024. Peristiwa itu mendapat perlwanan dari Satgas Damai Cartenz. Satu angota TPNPB-OPM, Detius Kogoya, tewas dalam peristiwa baku tembak saat itu. 

Eskalasi konflik di Papua juga menyebabkan sejumlah anggota TNI-Polri tewas. Pada 10 April lalu misalnya, Komandan Koramil 1703-04 Aradide, Letnan Dua (Letda) Inf Oktavianus Sogorlay meninggal tertembak oleh kelompok TPNPB-OPM di Kabupaten Paniai. Kemudian pada 20 Maret 2024, dua anggota Polri yang bertugas di pos Polisi Ndeotadi 99, Baya Biru, Kabupaten Paniai juga mati tertembak oleh TPNPB-OPM.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


OPM Sebut TNI Salah Tembak Mati 3 Warga Sipil, Begini Penjelasan TNI

2 jam lalu

Pasukan TPNPB-OPM menyiapkan prosesi pembakaran mayat Detius Kogoya, personil Komando Daerah Pertahanan (Kodap) VIII Intan Jaya. Detius tewas setelah baku tembak dalam penyerangan di Kampung Madi, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, pada 21 dan 22 Mei 2024. Dalam penyerangan itu kelompok bersenjata ini membakar 12 bilik kios dan sejumlah bangunan sekolah. Dok. Istimewa
OPM Sebut TNI Salah Tembak Mati 3 Warga Sipil, Begini Penjelasan TNI

TNI menyebut telah menyita sepucuk pistol rakitan yang dibawa anggota OPM itu, beserta bendera bintang kejora.


Kata Satgas Damai Cartenz Soal TPNPB-OPM Bakal Serang Pos Militer Selama Sebulan

1 hari lalu

Aparat gabungan Polri-TNI berjaga setelah KKB menyerang Bandara Bilorai Sugapa, di Intan Jaya, Rabu, 8 Maret 2023. Dok. Humas Polda Papua
Kata Satgas Damai Cartenz Soal TPNPB-OPM Bakal Serang Pos Militer Selama Sebulan

Satgas Damai Cartenz 2024 menanggapi pernyataan TPNPB-OPM yang bakal menyerang pos militer RI di Sugapa, Intan Jaya, Papua Tengah dalam sebulan ke depan.


TPNPB-OPM Klaim Serang Pos Militer RI di Sugapa Intan Jaya

1 hari lalu

Sebby Sambom. phaul-heger.blogspot.com
TPNPB-OPM Klaim Serang Pos Militer RI di Sugapa Intan Jaya

TPNPB-OPM mengatakan telah menyerang pos militer Indonesia di Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah pada Rabu, 17 Juli kemarin.


OPM Ancam Bakar Sekolah di Wilayah Perang Papua Karena Anak-anak Dipaksa Menghafal Pahlawan Indonesia

4 hari lalu

TPNPB OPM membakar bangunan sekolah di Kampung Borban, Distrik Okbap, Kabupaten Pegunungan Bintang, Jumat, 12 Juli 2024. Foto: Juru Bicara KOMNAS TPNPB Sebby Sambom.
OPM Ancam Bakar Sekolah di Wilayah Perang Papua Karena Anak-anak Dipaksa Menghafal Pahlawan Indonesia

TPNPB-OPM telah membakar 12 gedung sekolah di Papua sejak 2023 lalu. Anak-anak dipaksa menghafal UUD 1945 dan pahlawan nasional Indonesia.


TNI Benarkan OPM Bakar Gedung Sekolah di Kampung Borban Pegunungan Bintang Papua

6 hari lalu

TPNPB OPM membakar bangunan sekolah di Kampung Borban, Distrik Okbap, Kabupaten Pegunungan Bintang, Jumat, 12 Juli 2024. Foto: Juru Bicara KOMNAS TPNPB Sebby Sambom.
TNI Benarkan OPM Bakar Gedung Sekolah di Kampung Borban Pegunungan Bintang Papua

Pembakaran gedung sekolah kembali dilakukan oleh OPM. Kali ini menimpa SMP Negeri Okbab, Kampung Borban, Pegunungan Bintang Papua.


OPM Bakar Bangunan Sekolah di Pegunungan Bintang Papua Karena Anak-anak Dipaksa Menghafal UUD 1945

6 hari lalu

TPNPB OPM membakar bangunan sekolah di Kampung Borban, Distrik Okbap, Kabupaten Pegunungan Bintang, Jumat, 12 Juli 2024. Foto: Juru Bicara KOMNAS TPNPB Sebby Sambom.
OPM Bakar Bangunan Sekolah di Pegunungan Bintang Papua Karena Anak-anak Dipaksa Menghafal UUD 1945

OPM membakar bangunan sekolah Kampung Borban, Distrik Okbap, Kabupaten Pegunungan Bintang Papua karena memaksa anak-anak menghafal UUD 1945.


TNI Patahkan Klaim TPNPB-OPM Bahwa Serda Gede Didin Saputra Tewas Karena Baku Tembak

6 hari lalu

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat Brigadir Jenderal Kristomei Sianturi saat ditemui di Polda Metro Jaya, Rabu, 10 Januari 2024. Tempo/M. Faiz Zaki
TNI Patahkan Klaim TPNPB-OPM Bahwa Serda Gede Didin Saputra Tewas Karena Baku Tembak

TNI membantah Serda Gede Didin Saputra tewas karena baku tembak dengan TPNPB-OPM, tapi karena sakit di RSUD Sorong Papua Barat.


TPNPB-OPM Klaim Serang TNI-Polri di Sugapa Intan Jaya

7 hari lalu

Sebby Sambom. phaul-heger.blogspot.com
TPNPB-OPM Klaim Serang TNI-Polri di Sugapa Intan Jaya

Jubir TPNPB-OPM, Sebby Sambom, mengatakan telah terjadi baku tembak antara kelompoknya dan anggota TNI-Polri sejak Kamis


TPNPB-OPM Klaim Penembakan Pesawat di Sinak karena Bawa Pasukan dan Logistik Militer

9 hari lalu

Baling-baling pesawat Smart Air yang ditembak oleh TPNPB-OPM di Bandara Sinak, Papua Tengah. Doc. Satgas Operasi Damai Cartenz.
TPNPB-OPM Klaim Penembakan Pesawat di Sinak karena Bawa Pasukan dan Logistik Militer

TPNPB-OPM mengklaim aksi penembakan pesawat Smart Air PK-SNH yang mendarat di Bandara Sinak, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Senin, 8 Juli 2024 dilakukan karena ada pengedropan logistik militer Indonesia.


Satgas Damai Cartenz Tembak Mati Anggota TPNPB-OPM Basoka Lawiya

12 hari lalu

Kasatgas Operasi Damai Cartenz Kombes Faizal Ramadhani. Foto: Satgas Damai Cartenz
Satgas Damai Cartenz Tembak Mati Anggota TPNPB-OPM Basoka Lawiya

Satgas Damai Cartenz menyatakan menembak mati seorang anggota TPNPB-OPM Basoka Lawiya karena melawan saat akan ditangkap.