Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kronologi Danis Murib, Anggota OPM Eks TNI yang Ditembak Mati Pasukan Gabungan

image-gnews
Satgas Operasi Damai Cartenz tembak mati satu anggota KKB di Bibida, Paniai, Papua Tengah. Dokumentasi Satgas Operasi Damai Cartenz
Satgas Operasi Damai Cartenz tembak mati satu anggota KKB di Bibida, Paniai, Papua Tengah. Dokumentasi Satgas Operasi Damai Cartenz
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Seorang mantan anggota Tentara Nasional Indonesia atau TNI tewas dalam kontak bersenjata pada Kamis, 13 Juni 2024 di Kampung Bibida, Paniai, Papua tengah. Pembelot atau desertir TNI itu ditembak mati aparat militer Indonesia saat operasi pengejaran kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua sejak Kamis pekan lalu.

Juru bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Sebby Sambom membenarkan satu anggotanya tewas setelah kontak senjata tersebut. “Seorang anggota prajurit TPNPB dalam aksi kontak senjata gugur sekitar pukul 11.00 WIB,” kata Sebby melalui pesan singkat kepada Tempo pada Selasa, 18 Juni 2024. 

Menurut Sebby, anggotanya yang tewas itu baru bergabung selama empat bulan dengan TPNPB. Ia adalah anggota TNI yang disebut membelot. Hal ini juga dibenarkan oleh Kepala Ops Damai Cartenz 2024 Komisaris Besar Faizal Ramadhani.

Faizal mengatakan dari hasil identifikasi yang dilakukan terhadap jenazah tersebut, diperoleh hasil bahwa salah satu KKB yang tewas bernama Danis Murib alias Baganiok Murib. “Ya benar, kami telah berhasil melumpuhkan 1 KKB kelompok Undius Kogoya. Diduga identitasnya sebagai Danis Murib alias Baganiok Murib,” kata Faizal melalui keterangan tertulis yang diterima Tempo pada Selasa, 18 Juni 2024. 

Lantas, bagaimana kronologi pembelot TNI yang ditembak mati dalam operasi pengejaran KKB setelah menjadi OPM? Berikut rangkuman informasi selengkapnya.

Kronologi Tewasnya Pembelot TNI

Pekan lalu, kelompok kriminal bersenjata pimpinan Undius Kogoya menembak dan membakar seorang warga sipil di Distrik Paniai Timur, Papua Tengah. Setelah itu, kelompok bersenjata tersebut dikabarkan melarikan diri menuju Distrik Bibida, yang lokasinya bersebelahan dengan Distrik Paniai.

Menanggapi peristiwa tersebut, aparat militer Indonesia pun melakukan operasi pengejaran terhadap kelompok Undius Kogoya. Operasi pengejaran ini diperintahkan oleh Panglima Komando Gabungan Wilayah III, Letnan Jenderal Richard Tampubolon. 

Satuan yang ditugaskan untuk operasi tersebut di antaranya adalah Panglima Komanda Operasi TNI Habema, Komandan Komando Pelaksanaan Operasi, dan Komandan Pasukan Nanggala Kopassus.

Dalam operasi tersebut, Satgas Ops Damai Cartenz menembak 1 anggota kelompok bersenjata di Paniai dan mengevakuasi 1 jenazah di Udigimi. Sehingga total yang dievakuasi adalah 2 jenazah.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

“Operasi pengejaran menembak dua orang KKB, salah satunya terkonfirmasi beridentitas Danis Murib pasca kontak tembak,” ujar Komandan Satgas Media Koops Habema, Letnan Kolonel Yogi Nugroho dalam keterangan tertulis pada Senin, 17 Juni 2024.

Yogi mengatakan, Danis Murib alias Baganiok Murib adalah seorang pembelot, desertir, atau mantan anggota TNI. Danis berpangkat prajurit dua dan termasuk sebagai anggota Satgas Yonif 527/Baladibya Yudha Kodam V/Brawijaya. 

Menurut Yogi, Danis Murib sebenarnya tengah melaksanakan tugas operasi militer di Papua. Namun, Danis Murib kabur dari tugasnya sejak April lalu. “Dia meninggalkan Pos Moanemani Baru di Distrik Kamu, Dogiyai, Papua Tengah, pada 14 April 2024,” ujar Yogi.

Menurut Kepala Satuan Tugas Hubungan Masyarakat Ops Damai Cartenz 2024, Ajun Komisaris Besar Bayu Suseno, Danis Murib merupakan anggota aktif dari KKB Tenius Waker dan Undius Kogoya, yang selama 3 bulan terakhir disebut melakukan gangguan di Kabupaten Paniai, Papua Tengah.  “Dia ditemukan menggunakan kaos hitam dengan atribut KKB dan mengalami luka tembak di bagian dada,” ujarnya.

Sementara itu, satu jenazah lain belum teridentifikasi. Menurut Bayu, jasad itu ditemukan menggunakan kaos biru dan celana hijau dengan kondisi luka memar di beberapa bagian tubuh dan luka terbuka di bagian punggung dan ketiak kanan. “Kemungkinan karena tusukan benda tajam,” ujarnya.

Menurut Bayu, kelompok yang dipimpin Undius Kogoya sering melakukan penyerangan terhadap masyarakat sipil dan aparat keamanan, serta dianggap melakukan pembakaran terhadap fasilitas umum sehingga merugikan masyarakat setempat.

RADEN PUTRI | TIM TEMPO

Pilihan Editor: Polisi Sebut Ratusan Warga Bibida Paniai Masih Mengungsi Usai Serangan OPM

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Presiden Jokowi Didesak Tarik Pasukan TNI-Polri Non-Organik di Papua

6 jam lalu

Kapolres Nduga, AKBP V. J. Parapaga mengatakan situasi di Kabupaten Nduga, Papua kembali aman pasca konflik antar kelompok. Tim keamanan tetap melakukan patroli dan pengawasan di titik-titik rawan sejak Minggu, 18 Februari 2024. Foto: Humas Polda Papua
Presiden Jokowi Didesak Tarik Pasukan TNI-Polri Non-Organik di Papua

Koalisi masyarakat sipil mendesak Presiden Jokowi menarik seluruh pasukan TNI-Polri non-organik di Papua. Pendekatan keamanan dinilai tak efektif.


Basarnas Masih Cari Kapal Pengangkut BTS yang Hilang di Laut Papua

7 jam lalu

Tim SAR gabungan dikerahkan untuk mencari Kapal LCT Cita XX yang hilang kontak dalam perjalanan dari Timika ke Yahukimo, Papua Pegunungan. (ANTARA/HO SAR Timika)
Basarnas Masih Cari Kapal Pengangkut BTS yang Hilang di Laut Papua

Basarnas belum menemukan kapal pengangkut bahan BTS yang hilang kontak di laut Papua hingga hari keempat pencarian. Kapal hilang kontak, Jumat lalu.


Iriana Jokowi Bilang Makanan Bergizi Dapat Ditemukan di Alam

8 jam lalu

Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersalaman dengan ibu-ibu pengurus TP PKK Provinsi dan Kabupaten/Kota di sela-sela kunjungannya di Posyandu Rawajali III, Perumahan Graha Nendali, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Selasa. ANTARA/Yudhi Efendi
Iriana Jokowi Bilang Makanan Bergizi Dapat Ditemukan di Alam

Iriana Jokowi mengharapkan para orang tua memberikan asupan makanan bergizi kepada anak untuk mencegah stunting.


Danpuspom Selidiki Dugaan Keterlibatan Prajurit TNI dalam Kasus Pembakaran Rumah Wartawan Tribrata TV

8 jam lalu

Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto usai upacara pembukaan gelar Operasi Penegakan Ketertiban (Opsgaktib) dan Yustisi Pom TNI TA 2024 di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat, 8 Maret 2024. Tempo/Yohanes Maharso Joharsoyo
Danpuspom Selidiki Dugaan Keterlibatan Prajurit TNI dalam Kasus Pembakaran Rumah Wartawan Tribrata TV

Puspom TNI tengah menyelidiki dugaan keterlibatan prajurit TNI di kasus kebakaran rumah dan kematian wartawan Tribrata TV Rico Pasaribu dan keluarga.


Beda Pendapat KSP Moeldoko dan KSAD Maruli Simanjuntak soal Wacana Prajurit TNI Boleh Berbisnis

10 jam lalu

Ilustrasi TNI. dok.TEMPO
Beda Pendapat KSP Moeldoko dan KSAD Maruli Simanjuntak soal Wacana Prajurit TNI Boleh Berbisnis

Sejumlah pejabat publik turut bersuara atas usulan penghapusan larangan berbisnis untuk prajurit TNI tersebut.


Jokowi: SDM Papua Bagus, Tinggal Menggosoknya Agar Cemerlang

11 jam lalu

Presiden Joko Widodo (depan, kiri) dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo (depan, kanan) saat menghadiri peringatan Hari Anak Nasional Ke-40 di Istora Papua Bangkit, Jayapura, Papua, Selasa  23 Juli 2024. Hari Anak Nasional bertema
Jokowi: SDM Papua Bagus, Tinggal Menggosoknya Agar Cemerlang

Jokowi mengatakan dirinya menyaksikan sendiri kepandaian dan kepintaran putra-putri asli Papua saat menghadiri perayaan puncak Hari Anak Nasional.


Pesan Jokowi di Hari Anak Nasional: Belajar, Belajar, Belajar

14 jam lalu

Presiden Joko Widodo (depan, kiri) dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo (depan, kanan) saat menghadiri peringatan Hari Anak Nasional Ke-40 di Istora Papua Bangkit, Jayapura, Papua, Selasa  23 Juli 2024. Hari Anak Nasional bertema
Pesan Jokowi di Hari Anak Nasional: Belajar, Belajar, Belajar

Jokowi menilai sebagai masa depan bangsa, anak-anak Indonesia harus dipersiapkan dengan baik.


KSP Moeldoko Tolak Prajurit TNI Berbisnis, tapi Minta Publik Tak Khawatir Dwifungsi

16 jam lalu

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko saat konferensi pers tentang Program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Jumat, 31 Mei 2024. Tempo/Aisyah Amira Wakang.
KSP Moeldoko Tolak Prajurit TNI Berbisnis, tapi Minta Publik Tak Khawatir Dwifungsi

Kepala Staf Presiden Moeldoko menyikapi dua isu revisi UU TNI dengan pendekatan berbeda.


Perayaan Hari Anak Nasional, Jokowi Beri Kuis Pancasila ke Anak-anak Papua

16 jam lalu

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana dikerubungi anak-anak Papua saat menawarkan kuis dalam perayaan puncak Hari Anak Nasional di Istora Papua Bangkit, Sentani, Jayapura, Papua. Foto Tangkap Layar Sekretariat Presiden
Perayaan Hari Anak Nasional, Jokowi Beri Kuis Pancasila ke Anak-anak Papua

Jokowi mulanya memberikan kuis matematika dengan bingkisan mainan bagi anak-anak yang bisa menjawab.


Jokowi Dijadwalkan Tinjau Imunisasi Polio di Jayapura

18 jam lalu

Kepala Badan Intelijen Negara, Budi Gunawan, turut menyambut Presiden Jokowi di Bandar Udara Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, pada Senin, 22 Juli 2024. Foto Sekretariat Presiden
Jokowi Dijadwalkan Tinjau Imunisasi Polio di Jayapura

Kurang lebih 120 balita dan anak akan menghadiri mulainya PIN Polio putaran kedua di Provinsi Papua yang saksikan Jokowi.