Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Warga Bibida Paniai Mengungsi, Komnas HAM Papua Bakal Kirim Tim Jika Ada Biaya

image-gnews
Masyarakat Distrik Bibida di Kabupaten Paniai, Papua Tengah, mengungsi ke Gereja Madi Distrik Paniai Timur. ANTARA/HO-Komando Operasi TNI Habema
Masyarakat Distrik Bibida di Kabupaten Paniai, Papua Tengah, mengungsi ke Gereja Madi Distrik Paniai Timur. ANTARA/HO-Komando Operasi TNI Habema
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM Papua Frits B. Ramandey menanggapi soal kabar ratusan warga Distrik Bibida mengungsi. Penduduk di Kabupaten Paniai, Papua Tengah, itu meninggalkan rumahnya pasca serangan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) pada Selasa pekan lalu.

Frits menyebut pihaknya akan mengirim tim ke lokasi pengungsian, yakni Gereja Madi Distrik Paniai Timur, tapi terkendala biaya. “Saya akan kirim tim ke sana kalau ada tersedia biaya dari Komnas HAM RI,” ujar dia ketika dihubungi, Rabu, 19 Juni 2024.

Namun, Frits mengklaim saat ini pihaknya sedang berkordinasi dengan Penjabat Gubernur Papua Tengah Ribka Haluk. Ia mendapat informasi jika pemerintah provinsi sudah melakukan berbagai penanganan bagi para pegungsi dari Distrik Bibida.

Frits menuturkan Ribka telah mendatangi para pegungsi untuk melihat dan mendengarkan apa kebutuhan mereka. Menurut dia, upaya ini merupakan langkah yang baik sekaligus responsif. “Tentu Komnas HAM akan terus memonitori nasib para pengungsi,” kata dia.

Dihubungi terpisah, Komnas HAM RI menyatakan masih melakukan pengecekan terkait warga Distrik Bibida yang mengungsi.

Kapolres Paniai Ajun Komisaris Besar Abdus Syukur Felani mengungkapkan masih ada ratusan warga Distrik Bibida yang mengungsi ke Gereja Madi Distrik Paniai Timur.

"Sebagian sudah kembali mandiri ke rumah dan sebagian masih ada di pengungsian di Gereja Madi," kata Abdus saat dihubungi Tempo pada Selasa, 18 Juni 2024. "Kurang lebih 300-an (masih mengungsi)." 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Namun, Abdus tak mengetahui secara pasti berapa jumlah warga Distrik Bibida yang telah pulang ke kediaman masing-masing. Sebab, para warga tersebut kembali secara mandiri. Adapun saat ini, kondisi keamanan Distrik Bibida sudah aman dan pulih kembali.

Sebelumnya, kelompok TPNPB-OPM pimpinan Undius Kogoya menembak dan membakar warga Bernama Rusli pada Selasa, 11 Juni. Tiga hari kemudian, aparat gabungan menyerbu distrik Bibida yang dikuasai oleh TPNPB-OPM dan berhasil memukul mundur mereka.

AMELIA RAHIMA | ANTARA

Pilihan Editor: Cerita Fotografer yang Berhasil Potret Penjambret HP saat CFD Jakarta

 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Anak wartawan Tribrata TV Karo ke Jakarta Bikin Laporan ke Puspom TNI AD, KPAI, Komnas HAM dan LPSK

1 jam lalu

Eva Meliani Pasaribu, anak wartawan Tribrata TV Rico Sempurna Pasaribu tiba di Markas Puspom AD, Jakarta, Jumat, 12 Juli 2024. Eva melaporkan dugaan keterlibatan anggota TNI berinisial HB dalam kasus kematian ayah dan tiga anggota keluarganya di Karo, Sumatera Utara. TEMPO/Subekti
Anak wartawan Tribrata TV Karo ke Jakarta Bikin Laporan ke Puspom TNI AD, KPAI, Komnas HAM dan LPSK

Anak wartawan Tribrata TV melaporkan kasus yang menimpa ayah dan ibunya, anak dan adiknya yang tewas terbakar di dalam rumah.


Pemenang Hoegeng Awards 2024 Iptu Made Ambo, Sosok Polisi Sekaligus Guru di Pedalaman Papua

4 jam lalu

Minta tolong foto profil pemenang Hoegeng Awrads 2024:Sosok IPTU Made Ambo, Polisi Sekaligus Guru di Pedalaman Papua yang Menangkan Penghargaan Hoegeng Awards. Instagram/@Divhumaspolri
Pemenang Hoegeng Awards 2024 Iptu Made Ambo, Sosok Polisi Sekaligus Guru di Pedalaman Papua

Polisi yang memiliki nama lengkap Made Ambo Arjana berhasil memenangkan penghargaan polisi berdedikasi pada penghargaan Hoegeng Awards. Ini profilnya.


OJK Dorong Percepatan Akses Keuangan di Papua

10 jam lalu

Logo OJK. (ANTARA/HO-OJK)
OJK Dorong Percepatan Akses Keuangan di Papua

OJK akan mendorong percepatan akses keuangan di Papua. Diharap bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi.


BNPB: 7.000 Lebih Warga Mengungsi Imbas Banjir di Kota Gorontalo

10 jam lalu

Warga mengungsi dengan menggunakan perahu di Tilango, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Jumat, 12 Juli 2024. Pemerintah setempat mendata 9.370 warga dari delapan desa di Kecamatan Tilango terkena dampak banjir luapan Danau Limboto, Sungai Tapodu dan Bulango. ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin
BNPB: 7.000 Lebih Warga Mengungsi Imbas Banjir di Kota Gorontalo

Banjir ini menjadi yang terparah di Gorontalo pada pertengahan tahun 2024


Polda Papua Masih Buru Bripda Aske yang Bawa Kabur 4 Senjata Api dari Polres Yalimo

15 jam lalu

Kabid Humas Polda Papua, Kombes. Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo. Dok Polda Papua
Polda Papua Masih Buru Bripda Aske yang Bawa Kabur 4 Senjata Api dari Polres Yalimo

Bripda Aske Mabel yang membawa kabur empat pucuk senjata api jenis AK dari Polres Yalimo hingga saat ini belum diketahui keberadaannya.


TNI Benarkan OPM Bakar Gedung Sekolah di Kampung Borban Pegunungan Bintang Papua

1 hari lalu

TPNPB OPM membakar bangunan sekolah di Kampung Borban, Distrik Okbap, Kabupaten Pegunungan Bintang, Jumat, 12 Juli 2024. Foto: Juru Bicara KOMNAS TPNPB Sebby Sambom.
TNI Benarkan OPM Bakar Gedung Sekolah di Kampung Borban Pegunungan Bintang Papua

Pembakaran gedung sekolah kembali dilakukan oleh OPM. Kali ini menimpa SMP Negeri Okbab, Kampung Borban, Pegunungan Bintang Papua.


OPM Bakar Bangunan Sekolah di Pegunungan Bintang Papua Karena Anak-anak Dipaksa Menghafal UUD 1945

1 hari lalu

TPNPB OPM membakar bangunan sekolah di Kampung Borban, Distrik Okbap, Kabupaten Pegunungan Bintang, Jumat, 12 Juli 2024. Foto: Juru Bicara KOMNAS TPNPB Sebby Sambom.
OPM Bakar Bangunan Sekolah di Pegunungan Bintang Papua Karena Anak-anak Dipaksa Menghafal UUD 1945

OPM membakar bangunan sekolah Kampung Borban, Distrik Okbap, Kabupaten Pegunungan Bintang Papua karena memaksa anak-anak menghafal UUD 1945.


TNI Patahkan Klaim TPNPB-OPM Bahwa Serda Gede Didin Saputra Tewas Karena Baku Tembak

1 hari lalu

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat Brigadir Jenderal Kristomei Sianturi saat ditemui di Polda Metro Jaya, Rabu, 10 Januari 2024. Tempo/M. Faiz Zaki
TNI Patahkan Klaim TPNPB-OPM Bahwa Serda Gede Didin Saputra Tewas Karena Baku Tembak

TNI membantah Serda Gede Didin Saputra tewas karena baku tembak dengan TPNPB-OPM, tapi karena sakit di RSUD Sorong Papua Barat.


TPNPB-OPM Klaim Serang TNI-Polri di Sagupa Intan Jaya

2 hari lalu

Sebby Sambom. phaul-heger.blogspot.com
TPNPB-OPM Klaim Serang TNI-Polri di Sagupa Intan Jaya

Jubir TPNPB-OPM, Sebby Sambom, mengatakan telah terjadi baku tembak antara kelompoknya dan anggota TNI-Polri sejak Kamis


Keppres Pemberhentian Hasyim Asy'ari, Ini Tanggapan Komnas HAM, Komnas Perempuan, hingga Komisi II DPR

3 hari lalu

Hasyim Asy'ari berterima kasih kepada DKPP yang telah memberhentikannya dari jabatan sebagai Ketua KPU.
Keppres Pemberhentian Hasyim Asy'ari, Ini Tanggapan Komnas HAM, Komnas Perempuan, hingga Komisi II DPR

Sejumlah pihak menanggapi keputusan Jokowi yang resmi memecat Ketua KPU Hasyim Asy'ari. Ini respons Komnas HAM, Komnas Perempuan, hingga Komisi II DPR