Polisi Belum Pastikan Potongan Tubuh Mutilasi di Kalimalang dan Bekasi Milik Satu Orang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tempo/Eko Siswono Toyudho

    Tempo/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Pihak kepolisian masih belum bisa memastikan apakah potongan tubuh korban mutilasi yang ditemukan di Jakata Timur dan Bekasi adalah milik korban yang sama atau bukan. "Masih belum bisa dipastikan," ujar Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Idham Azis, Selasa (30/3). Polisi masih menunggu hasil dari tim forensik di Rumah Sakit Polri, Kramatjati, Jakarta Timur.

    Polisi juga belum bisa memastikan usia korban mutilasi tersebut. Dugaan sementara, berdasarkan ciri-ciri tubuh, korban mutilasi itu adalah perempuan berusia 12 hingga 20 tahun.

    Senin (29/3) pagi kemarin sekitar pukul 06.30 ditemukan 2 potongan tubuh manusia di Jalan Inspeksi Saluran Kali Malang, Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur. Dua potongan tubuh yang ditemukan di lokasi tersebut adalah bagian tubuh dari paha kaki kiri serta bagian pundak hingga pusar tanpa kepala dan kedua tangan.

    Polisi melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai Kali Malang. Tidak lama kemudian, sekitar pukul 08.00 polisi juga menemukan 3 potongan tubuh lain di Kampung Pintu Air RT 07, RW 07 Kelurahan Harapan Mulia, Kecamatan Medan Satria, Bekasi. Tiga potongan tubuh tersebut adalah paha kaki kanan serta kaki kiri dan kaki kanan dari bawah lutut hingga tapak kaki. Pada bagian kaki kanan korban, tepatnya di atas mata kaki luar terdapat ciri-ciri khusus berupa tato kupu-kupu kecil bersayap merah dan tubuh hitam.

    Polisi hari ini menyebarkan foto ciri-ciri khusus tersebut. Masyarakat yang mengenali diharapkan melaporkan ke polisi atau menghubungi nomor 0816851777, 081387263399, dan 0215234230.

    Saat ini kasus mutilasi dan pelacakan pelaku telah diambil alih oleh tim gabungan yang dipimpin oleh Polda Metro Jaya. Polres Bekasi dan Jakarta Timur tetap dilibatkan dalam pengumpulan data.

    AGUNG SEDAYU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.