Penembak Kameramen TVRI Diminta Serahkan Diri

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. tribune.com.pk

    Ilustrasi. tribune.com.pk

    TEMPO.CO, Jakarta: Polisi sudah mengetahui identitas perampok yang menembak kameramen TVRI, Djuli Elfano. Pelaku bernama Rudi Husada yang berdomisili di Lampung. “Kami meminta dia menyerahkan diri,” kata Direktur Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Toni Harmanto, Ahad, 27 Mei 2012.

    Kasus penembakan terhadap Djuli terjadi 17 Maret 2012 di Villa Bintaro Indah, Ciputat, Tangerang Selatan. Dua perampok kepergok saat akan mengambil Suzuki Satria milik anak korban. Seorang pelaku menembak Djuli. Mereka kabur dengan sepeda motor. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit tapi tewas dalam perjalanan.

    Kemarin, polisi menangkap seorang lelaki bernama Hendra di alan Cilebar II Desa Kertamukti, Karawang, Jawa Barat. Lelaki itu diduga terlibat perampokan. “Dia yang menjadi joki, sedangkan orang yang membawa pistol dan menembak korban masih kami kejar,” kata juru bicara Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto.

    Menurut Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Herry Heryawan, dari tangan Hendra disita tiga pucuk senjata api rakitan, 12 butir peluru, satu butir proyektil, satu unit BlackBerry, tas kecil berwarna kuning, kaus berwarna abu-abu dengan bercak darah, celana jins, celana pendek, dan sandal. Sementara sepeda motor yang digunakan untuk beraksi belum ditemukan. Saat ini, kata Herry, timnya sudah berkoordinasi dengan Polda Lampung untuk menangkap Rudi.

    SATWIKA MOVEMENTI

     



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.