Jawa Barat Dukung Jokowi Bangun Waduk  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan (kedua kanan) bersama Wakil Bupati Bogor, Nurhayanti (kedua kiri) saat memantau kondisi ketinggian debit air di Bendung Katulampa, Bogor, Jabar, Minggu (19/1). ANTARA/Arif Firmansyah

    Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan (kedua kanan) bersama Wakil Bupati Bogor, Nurhayanti (kedua kiri) saat memantau kondisi ketinggian debit air di Bendung Katulampa, Bogor, Jabar, Minggu (19/1). ANTARA/Arif Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan alias Aher menyatakan siap bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membangun waduk di Ciawi dan Sukamahi. "Kami siap melaksanakan," katanya di kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera, Jakarta, Jumat, 31 Januari 2014.

    Menurut politikus PKS tersebut, pemerintah Jawa Barat dalam posisi menunggu anggaran dari pemerintah pusat dan DKI untuk mengeksekusi proyek pembangunan dua waduk itu. "Tanah sudah disiapkan untuk bendungan Ciawi dan Sukamahi," ujar Aher, yang pernah duduk sebagai anggota Dewan DKI Jakarta.

    Sebelumnya, Gubernur DKI Joko Widodo mengatakan pemerintahannya akan membantu pembangunan Waduk Ciawi dan Waduk Sukamahi. Bahkan, dalam skema kerja sama Jawa Barat-DKI Jakarta-Banten, Ibu Kota menjadi suporter utama pembangunan proyek tersebut.

    "Nanti akan disediakan hibah untuk membantu pembebasan lahan," kata Jokowi, di Bendung Katulampa, Bogor, Jawa Barat, Senin, 20 Januari 2014, lalu. Total dana yang disediakan mencapai Rp 1,2 triliun dalam anggaran 2014.

    Kementerian Pekerjaan Umum menargetkan pembangunan waduk akan dimulai pada awal 2015. Nilai proyek kedua waduk tersebut mencapai Rp 1,9 triliun. Masa pembangunan Waduk Ciawi dan Waduk Sukamahi diperkirakan mencapai dua-tiga tahun dan mulai beroperasi pada 2018.

    Waduk ini mengalami perubahan desain. Awalnya memiliki ketinggian 60 meter dengan daya tampung 39 juta kubik air. Namun, karena daya dukung tanah yang tidak begitu baik, Kementerian Pekerjaan Umum memperkirakan tinggi dan daya tampung waduk akan berkurang demi menyesuaikan daya dukung tanah.

    PRIHANDOKO

    Berita Terpopuler

    KPK Tangkap Buron Anggoro 'Cicak-Buaya'?
    Jadi Saksi, Akil Mochtar Gertak Pengacara
    Aib Dibuka Mantan Kawan, Farhat Abbas Membalas
    Farhat Abbas Minta Nia Mengingat Jasanya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.