Jokowi: Waduk Marunda Akan Tampung Air dari BKT  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapal waterway di dermaga Banjir Kanal Timur Marunda. TEMPO/Tony Hartawan

    Kapal waterway di dermaga Banjir Kanal Timur Marunda. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO , Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, meninjau lokasi pembangunan Waduk Marunda di Kampung Sungai Tirem, Marunda, Cilincing, Jakarta Utara. Dalam kunjungan setengah jam, Selasa, 11 Februari 2014, Jokowi menyusuri kawasan pinggir pengerukan didampingi Kepala Dinas PU dan Wali Kota Jakarta Utara.

    Dalam pantauannya bersama rombongan wartawan, tampak lima ekskavator sedang bekerja di antara genangan lumpur dan air. "Nanti setelah lelang, kita tambah jadi 15 (ekskavator)." Di sekitar lokasi tampak tambak-tambak udang dan rumah-rumah kecil sederhana.

    Menurut Jokowi, luas waduk nantinya 56 hektare untuk mengatasi banjir di kawasan timur Jakarta. "Waduk ini akan tampung air dari sebelah timur seperti BKT, Kali Blencong. Kalau penuh, pompa ke laut."

    Dia menambahkan, Waduk Marunda akan dibuat seperti Waduk Pluit. Artinya, waduk akan dilengkapi taman rekreasi dan taman bermain. Anggaran pembangunan sudah dimasukkan ke APBD tahun 2014.

    Wali Kota Jakarta Utara, Heru Budi Hartono, mengatakan perlu pembebasan lahan dari 150 rumah lagi. Mengenai pembebasan lahan, Jokowi mengatakan bakal membicarakan dengan warga. "Nanti kita bicarakan. Gampang. Maunya gimana?"

    Kadis PU, Manggas Rudy Siahaan, mengatakan pembangunan waduk ditargetkan selesai dalam satu tahun. "Secepat-cepatnya," kata Jokowi.

    Rudy menyebut Waduk Marunda adalah satu dari sembilan waduk yang akan dibangun tahun ini. Selain Marunda, akan dibangun lagi di Sunter, dua di Pantai Indah Kapuk, Rorotan, Debrigif, dan Lebak Bulus.

    ATMI PERTIWI

    Berita lain:
    Dana Haji Diduga Dipakai Beli Mobil Pejabat
    Mengapa Bos Sritex Lukminto Masuk Islam?
    Pembuatan Akte Lahir, KTP, dan KK Kini Gratis
    Reaksi Anggito Saat Dilapori Korupsi Dana Haji


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.