Modus Baru Pencurian Mobil, Pakai Starter Switch  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • 123rf.com

    123rf.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pencurian mobil jenis tertentu kini bisa dilakukan lebih mudah. Dengan menggunakan alat bernama starter switch, pelaku bisa menggondol mobil, biasanya berjenis minibus, tanpa harus merusak kuncinya.

    "Jadi, sekarang enggak pakai letter T lagi, pakai starter switch mesin, sambung kabel bisa langsung nyala," ujar salah satu tersangka pencurian, Nurwanto, saat ditemui di Polda Metro Jaya, Rabu, 19 Februari 2014. Ia menyatakan hal tersebut kini jadi tren di kalangan pencuri. "Sudah banyak yang tahu. Saya pun diberi tahu teman," ujarnya.

    Kemarin, polisi mengungkap modus operandi baru yang salah satunya dilakukan Nurwanto. Ia ditangkap bersama penadah bernama Abdul, 14 Februari lalu di Bogor. Sebelumnya ia mengaku telah enam kali melakukan aksinya sejak akhir 2013. Kendaraan yang disasarnya adalah minibus karena menurut dia lebih cepat laku di tangan penadah.

    "Ada tipe lain untuk mobil-mobil yang lebih bagus, tapi cara pakainya sama," ujarnya. Namun, Nurwanto tak ingin mengambil risiko itu. Ia memilih membobol mobil minibus, terutama jenis Suzuki Carry karena dianggap sudah punya pasar jual.

    Hal ini pun diakui Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Adex Yudiswan. Penangkapan terhadap Nurwanto menjadi peringatan kepada warga untuk waspada ketika memarkir kendaraannya. "Bukan tak mungkin alat ini (starter switch) berkembang untuk mobil-mobil mewah," ujarnya.

    Menurut Nurwanto, alat berbentuk tombol dan sambungan kabel ini bisa ditemui di pasaran. Ia tak menjelaskan dari mana ia mendapat alat itu. "Tanya saja di bengkel-bengkel," ujar ia.

    Di salah satu bengkel di bilangan Blok-M, sejumlah montir mengetahui adanya alat starter switch itu. "Pakai alat ini, kerusakan di starter atau mesin jadi berkurang. Jadi ada tombol begitu, tidak perlu diputar-putar kuncinya," ujar salah seorang montir yang menolak disebut namanya. Makanya, kata ia, alat ini banyak dijual di pasaran dengan harga sekitar 200-400 ribu, tergantung jenis mobil.

    Ia mengatakan tak tahu bila alat itu dipakai pelaku kejahatan untuk membobol mobil. "Tapi mungkin saja, kalau tidak dipasang rapi. Cuma butuh sambung kabelnya ke starter baru, ditekan tombolnya, mobil bisa nyala," ujar ia.

    Menurut dia, memang cara ini mesti diwaspadai oleh pengguna kendaraan, terutama mobil-mobil yang berusia tua. "Ya, kalau Carry kayak gitu wajar. Pelindung di starter-nya enggak kuat, dijebol kabelnya keluar. Enggak perlu lima menit, sambung ya bisa nyala mesinnya," ujar dia.

    M. ANDI PERDANA

    Berita Terpopuler
    Teknisi Jatuh dari Kamar Apartemen Vitalia Shesya
    Bus Transjakarta Gandeng Berasap di Jalan Hayam Wuruk
    Kronologi Jatuhnya Teknisi dari Apartemen Vitalia 
    Karena Status BBM, Jurnalis Sindo Terancam UU ITE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.