Pembunuh Ade Sara Sering Mencuit Makian Kasar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ahmad Imam Al Hafitd (19) alias Hafiz yang diduga melakukan pembunuhan Ade Sara Angelina Suroto saat tiba di Polda Metro Jaya untuk pelimpahan berkas dari polres Bekasi, di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan (11/3).  Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Ahmad Imam Al Hafitd (19) alias Hafiz yang diduga melakukan pembunuhan Ade Sara Angelina Suroto saat tiba di Polda Metro Jaya untuk pelimpahan berkas dari polres Bekasi, di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan (11/3). Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Tersangka pembunuh Ade Sara Suroto, Ahmad Imam Al-Hafitd, 19 tahun, ternyata kerap menuliskan kata-kata kasar melalui akun Twitter-nya. Akun Twitter @HafitdASO milik Hafitd belakangan tidak aktif setelah menjadi bulan-bulanan tweeps dan juga pemberitaan media.

    Didasari penelusuran Tempo pada akun itu, Selasa, 11 Maret 2014, cuitan Hafitd yang tadinya berjumlah sekitar 15 ribu kini menjadi kosong. Tidak jelas benar siapa yang menghapus seluruh cuitan Hafitd. Padahal saat ini Hafitd masih berada dalam tahanan. (Baca: Hafitd, Pembunuh Ade Sara Tidur dan Salat di Sel)

    Penelusuran Tempo pada 7 Maret 2014 lalu menunjukkan Hafitd sering kali menuliskan makian kasar seperti "f..ck" ataupun "mampus" lewat akun Twitter-nya. Misalnya, pada perayaan sembilan bulan masa pacarannya dengan Assyifa Anggraini pada 10 Februari lalu, Hafitd mencuit: “Happy Anniversary My Assyifa!! Yesterday was f..cked up romantic month. Lets do it again without f..cked up things ok. Love you.. ”

    Berdasarkan pantauan Tempo pada cuitan Hafitd sebelum dihapus, kata "f..ck" bukan cuma satu kali itu dia ucapkan, tapi berkali-kali. Bahkan jumlahnya bisa saja melebihi kata "f..ck" yang diucapkan dalam dialog film The Wolf of Wallstreet yang mencapai sekitar 500 kali. (Baca: Pembunuhan Ade Sara, Polisi Akan Periksa Imam?)

    Hafitd dan Assyifa pun baru merayakan sepuluh bulan masa pacaran mereka di balik jeruji tahanan kemarin, 10 Maret 2014. Keduanya juga sudah mengakui pembunuhan yang mereka lakukan terhadap Ade Sara sebagai perbuatan yang direncanakan.

    Sebelumnya Kepolisian Resor Bekasi Kota berhasil meringkus sepasang kekasih ini. Keduanya diduga membunuh Ade Sara. Mayat Ade ditemukan di pinggir ruas Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road Kilometer 49, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Rabu pagi, 5 Maret 2014.

    SUBKHAN


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.