Selasa, 13 November 2018

Tersangka Kasus JIS Bunuh Diri di Toilet Polda

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Mayat

    Ilustrasi Mayat

    TEMPO.CO, Jakarta -Satu diantara para tersangka kasus kekerasan seksual di Taman Kanak-kanak Jakarta International School (JIS), Azwar, diduga mengakhiri hidupnya dengan cara minum obat pembersih lantai di kamar mandi Markas Polda Metro Jaya, Sabtu 26 April 2014. Azwar ditemukan tergeletak melintang di kamar mandi dengan cairan di mulut dan botol pembersh lantai kamar mandi merek Porstex yang terbuka di dekatnya.

    "Diduga tersangka meminum cairan tersebut karena malu atas perbuatan yang dilakukannya," bunyi keterangan yang disampaikan juru bicara Kepolisian Daerah Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, Jumat 26 April 2014.

    Rikwanto menuturkan, peristiwa tersebut bermula saat Azwar diperiksa di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polda Metro Jaya pada Sabtu pagi. Dia menjadi tersangka keenam dan diciduk polisi berdasarkan keterangan lima rekannya sesama janitor di JIS yang sudah lebih dulu ditetapkan. (Baca: Wawancara Tempo dengan Kepala JIS Tim Carr)

    Di tengah pemeriksaan Azwar meminta izin ke kamar mandi untuk buang air besar pada sekitar Pukul 12. Dia lalu diantar oleh seorang petugas. Selang 5 menit, ia melanjutkan, petugas curiga karena tersangka tidak kunjung keluar dan malah mendengar suara seperti orang ngorok. "Petugas lalu mendobrak pintu dan menemukan tersangka sudah melintang di lantai toilet," kata Rikwanto.

    Selanjutnya, kata Rikwanto, petugas membawa tersangka ke bagian Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) untuk dilakukan pertolongan pertama. Karena kondisinya parah, sekitar 15 menit kemudian tersangka dirujuk ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Sekitar pukul 18.00, tersangka dinyatakan meninggal.

    Pihak kepolisian pun telah melakukan olah tempat kejadian perkara. Dan melakukan otopsi terhadap jenazah korban.

    Azwar sebelumnya dtetapkan tersangka untuk perbuatan cabul atau sodomi terhadap anak bersama tersangka lainnya yakni Awan, Zaenal, dan Syahrial. Kasus yang melibatkan Azwar itu terjadi pada Februari dan 17 Maret 2014

    ERWAN HERMAWAN

    Terpopuler
    Ahok Sewot, Ini Jawaban Kepala Dinas Pajak
    Aceng Fikri ke Senayan, Menteri Linda Tercengang 
    SBY: Pemimpin Jangan Terlalu Sering Blusukan
    Jadi Cawapres, SBY: Mereka Mengolok Saya 
    Tito Vilanova Meninggal


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hari Ayah, Diprakarsai Bukan oleh Para Bapak

    Setiap tanggal 12 November kita memperingati Hari Ayah yang ternyata diprakarsai bukan oleh para bapak tapi oleh Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi.