Ini Cara Polisi Meringkus Perampok di Taksi Putih  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aksi perampok terekam kamera CCTV di Bekasi. TEMPO/Adi Warsono.

    Aksi perampok terekam kamera CCTV di Bekasi. TEMPO/Adi Warsono.

    Dua Perampok di Dalam Taksi Diringkus

    JAKARTA - Kepolisian Daerah Metro Jaya menangkap dua terduga pelaku perampokan di dalam taksi yang terjadi belakangan ini. Dua pelaku tersebut ditangkap kemarin di dua tempat berbeda. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto mengatakan dua orang yang ditangkap itu merupakan pelaku yang sama di dua lokasi. "Mereka pelaku rampok di Kuningan dan SCBD," katanya di Markas Polda Metro Jaya, Senin, 8 Desember 2014.

    Dua pelaku itu berinisial ED, 31 tahun, dan ST, 41 tahun. ED ditangkap di kawasan Petojo, Jakarta Pusat, sedangkan ST di Bintaro, Jakarta Selatan.

    Menurut Rikwanto, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap sejumlah tersangka lain. Namun jumlahnya belum dipastikan karena penyidik masih mendalami keterangan dua pelaku yang sudah ditangkap itu. "Masih ada pelaku yang kami cari," ujarnya. (Ciri-ciri Taksi Express Asli dan Palsu)

    Sebelumnya, terjadi dua perampokan terhadap penumpang taksi pada akhir bulan lalu. Pada Jumat, 28 November 2014, seorang wanita berinisial RW, 27 tahun, menjadi korban perampokan saat menumpang taksi dari kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan. Dua hari kemudian, kembali seorang wanita dirampok saat naik taksi dari kawasan SCBD, Jakarta Selatan.

    Dua kejadian ini memiliki modus yang sama: pelaku bersembunyi di dalam bagasi, kemudian masuk ke ruang penumpang untuk merampok harta-benda korbannya. Selain itu, taksi yang dinaiki kedua korban sama-sama berwarna putih.

    Selanjutnya: Perampokan di Dalam Taksi Jarang Terjadi di Jakarta Timur, Mengapa?


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.