141 Polisi Jaga Misa di Katedral Jakarta  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kepolisan dengan membawa anjing pelacak melakukan penyisiran di setiap sudut dan halaman Gereja Katedral di Jakarta, 24 Desember 2014. Penyisiran tersebut untuk pegamanan di sekitar gereja dari benda yang mencurigakan saat malam Misa dan Natal. TEMPO/Dasril Roszandi

    Petugas kepolisan dengan membawa anjing pelacak melakukan penyisiran di setiap sudut dan halaman Gereja Katedral di Jakarta, 24 Desember 2014. Penyisiran tersebut untuk pegamanan di sekitar gereja dari benda yang mencurigakan saat malam Misa dan Natal. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Misa Natal di Gereja Katedral Jakarta Pusat berlangsung pada Rabu malam hingga hari ini, Kamis, 25 Desember 2014. Menurut Kepala Kepolisian Sektor Sawah Besar Komisaris Polisi Ronald Purba, ada 141 petugas yang menjaga jalannya misa Natal di Katedral. (Baca: Misa Natal, 2.000 Jemaat Padati Katedral Jakarta.)

    Ronald mengatakan petugas yang berjaga berasal dari Kepolisian Daerah Metro Jaya, Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat, dan Kepolisian Sektor Metro Sawah Besar. "Ada juga bantuan dari Komando Rayon Militer," katanya kepada Tempo.

    Hingga berita ini diturunkan, misa di Katedral Jakarta masih berlangsung. Misa Natal 2014 mengambil tema "Berjumpa dengan Allah dalam Keluarga". Katedral Jakarta menyelenggarakan delapan kali misa Natal, dari Rabu pukul 17.00 WIB hingga Kamis pukul 18.00 WIB. Delapan misa tersebut dipimpin oleh sebelas romo dan Uskup Agung Jakarta Ignasius Suharyo. (Baca: Natal, Jalanan Jakarta Lengang.)

    Selama ibadah berlangsung, arus lalu lintas di Jalan Katedral dan Jalan Lapangan Banteng Utara dari arah Gambir terpantau lancar. "Tidak ada pengalihan arus," ujar Ronald. Meski jumlah jemaat yang menghadiri misa hari ini lebih sedikit dibandingkan Rabu malam, Ronald mengatakan jumlah personel yang diturunkan tidak berubah. "Prosedurnya sama saja," katanya.

    GANGSAR PARIKESIT

    Berita Terpopuler
    MUI Tak Haramkan Muslim Ucapkan Selamat Natal 
    KPK: Tiga Lembaga ini Tak Dukung Menteri Susi 
    Tiket Kereta Api Dipalsu, Ini Modus Pelaku  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.