Hati-hati ke Jalur Puncak, Ada Ancaman Longsor  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/ Tommy Satria

    TEMPO/ Tommy Satria

    TEMPO.CO, Bogor - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mengingatkan masyarakat agar berhati-hati melintasi jalur Puncak. Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Bogor Budi Aksomo mengatakan bencana longsor bisa terjadi lagi saat Puncak dipadati warga yang berlibur menjelang tahun baru. "Harus ekstra hati-hati," kata Budi seperti dikutip dari Antara, Sabtu, 27 Desember 2014. (Baca: Kenapa Daerah Subur Rawan Longsor.)

    Pada Jumat sore, tanah di Jalan Raya Puncak dekat Riung Gunung longsor. Longsoran tanah menutupi sebagian badan jalan serta menumbangkan sebuah pohon. Namun tidak ada korban jiwa di kawasan itu. Sedangkan di RT 02 RW 04, Kampung Caringin, Desa Tugu Utara, Puncak, satu orang tewas karena tertimbun longsor.

    Budi mengatakan tingginya curah hujan di Puncak menjadi penyebab longsor. Selama sepekan terakhir, kata Budi, tanah menjadi labil karena hujan turun setiap hari pada sore hingga malam. Untuk itu, BPBD Bogor menyiagakan Tim Reaksi Cepat (TRC) di setiap lokasi yang berpotensi mengalami longsor. "Segera lapor jika terjadi suatu hal yang membahayakan," ujarmya. (Baca: Awas, Januari Diramalkan Puncak Bencana.)

    Lokasi longsor di Puncak sudah ditangani petugas. Kini, jalur Puncak tetap bisa dilalui kendaraan. Namun bahaya longsor tetap mengintai karena wilayah Bogor dan sekitarnya masih dilanda hujan. Selain Bogor, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan dengan intensitas sedang akan mengguyur daerah Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Depok, dan Tangerang.

    FERY F.

    Berita Terpopuler
    ISIS Pengancam TNI Rupanya 'Artis YouTube' 
    ISIS Ancam TNI, Kapuspen: No Comment 
    Jokowi: Sawah Masih Luas, Beras Kok Impor  



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.