Penampung 12 WNI Pro-ISIS Tak Berbaur dengan Warga

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang anak pengngsi Irak membantu ayahnya menyiramkan air di dekat tenda dimana mereka tinggal di kamp pengungsian daerah Khazer luar Irbil, Irak (22/6). Ribuan keluarga  Syiah Turkmen melarikan diri kota minggu lalu ketika ISIS menyerang kota. AP/Hussein Malla

    Seorang anak pengngsi Irak membantu ayahnya menyiramkan air di dekat tenda dimana mereka tinggal di kamp pengungsian daerah Khazer luar Irbil, Irak (22/6). Ribuan keluarga Syiah Turkmen melarikan diri kota minggu lalu ketika ISIS menyerang kota. AP/Hussein Malla

    TEMPO.CO , Jakarta:Komandan Regu Cluster Vivaldi, Legenda Wisata Cibubur, Bogor, Suminta, 35 tahun, mengatakan Muhammad Amin memang benar warga Legenda Wisata. Dirinya yang sudah menjadi keamanan di perumahaan tersebut selama 5 tahun mengatakan Amin mengisi rumah Blok M11 Nomor 6, Cluster Vivaldi, sejak tahun 2012.

    "Sudah 3 tahun tinggal, berdasarkan data yang tercatat pindahan dari Makassar," kata Suminta ketika ditemui, Senin, 29 Desember 2014.(Baca:Tampung Enam Terduga ISIS, Pria Ini Ikut Ditangkap)


    Ia mengatakan selama dua tahun pertama tinggal di rumah tersebut Amin terlihat memiiki sebuah mobil Nissan X-Trail berwarna cokelat. Namun sejak setahun belakangan mobil tersebut sudah tidak lagi terlihat.

    Amin kemudian hanya terlihat memiliki sebuah sepeda motor bermerek Yamaha Jupiter. Menurut pengamatannya Amin seperti tidak bekerja.  Amin selalu berada di rumah dan hanya keluar ketika akan berbelanja. (Baca:Jejak Aktivitas ISIS di Indonesia)

    Suminta mengatakan meskipun terlihat Islami, keluarga Amin juga tidak pernah mengikuti pengajian yang diselenggarakan warga setempat setiap malam Rabu. Namun aktivitas ibadah sholat keluarga ini terlihat sangat patuh, Amin dan anak lelakinya sering melaksanakan sholat di masjid setempat.

    Anak-anak Amin terkadang main sepeda, namun tidak terlihat berbaur atau bermain bersama dengan anak lain di sekitar rumahnya. Suminta mengaku tidak pernah bertegur sapa dengan Amin dan keluarga bahkan ketika keluarga tersebut melewati pos pengamanan di gerbang kompleks.(Baca:Delik Hukum Jerat WNI ISIS Lemah)

    Menurutnya, Ketua RT setempat sudah menaruh curiga pada keluarga Amin lantaran tidak terlihat bekerja. Namun karena tidak mengganggu warga kecurigaan tersebut tidak berlanjut menjadi suatu hal yang serius.

    Sejak Sabtu, 27 Desember subuh pukul 05.25 WIB, Muhammad Amin diamankan Kepolisian Daerah Metro Jaya. Ia diduga terlibat jaringan Negara Islam dan Suriah (ISIS). Ia diduga menampung dan memfasilitasi 6 terduga ISIS lainnya yang tertangkap di Bandara Soekarnoi Hatta, 27 Desember 2014 dinihari.(Baca:Enam Terduga ISIS Dijanjikan Gaji Rp 20 Juta )

    MAYA NAWANGWULAN

    Baca juga:
    Air Asia Hilang, Ahok: Laut Belitung Banyak Jin

    Sulawesi Selatan Siap Tambah Beras 1 Juta Ton

    Siasati Eksekusi Mati, Gunawan Santosa Ajukan PK

    Kios Terbakar, Pedagang Pasar Klewer Siap Bangkit






     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.