Cara Bandar Selundupkan Sabu-sabu 800 Kilogram  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas BNN menujukkan narokita jenis sabu yang berhasil digagalkan ketika operasi tangkap tangan di Kalideres, Jakarta Barat, 5 Januari 2014. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Petugas BNN menujukkan narokita jenis sabu yang berhasil digagalkan ketika operasi tangkap tangan di Kalideres, Jakarta Barat, 5 Januari 2014. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) telah menangkap sembilan pengedar narkoba yang membawa 800 kilogram sabu di Kalideres, Jakarta Barat. Penangkapan tersebut dilakukan pada Senin, 5 Januari 2015, pukul 13.30 WIB di area parkir Lotte Mart Taman Surya, Jalan Satu Maret, Kalideres.

    Menurut juru bicara BNN, Komisaris Besar Sumirat Dwiyanto, sabu tersebut berasal dari Guangzhou, Cina. Dari Guangzhou, sabu itu dibawa dengan menggunakan kapal. "Sampai di tengah laut, sabu-sabu itu dipindahkan ke kapal nelayan," ujarnya kepada Tempo, Senin, 5 Januari 2015. (Baca: Tangkap 9 Pengedar, BNN Sita 800 Kg Sabu)

    Sumirat menjelaskan, setelah dipindahkan ke kapal nelayan, sabu tersebut dibawa ke Dadap, Tangerang. Barang haram itu tiba di Dadap pada Ahad, 4 Januari 2015. Dari Dadap, tutur Sumirat, sabu dibawa dengan menggunakan mobil boks Daihatsu Gran Max bernomor polisi B-9301-TCE. Sabu itu akan dipindahkan ke sebuah mobil pikap di Lotte Mart Taman Surya. "Tapi kami keburu menangkapnya."

    Sabu tersebut dikemas dalam 40 karung. Setiap karung berisi 20 bungkus sabu dengan berat masing-masing 1 kilogram. Sebagai penyamaran, sabu dimasukkan ke dalam bungkusan sebuah merek kopi asal Cina. (Baca juga: Bandar Sabu 'Rasa Kopi' Dicokok Polisi)

    Sumirat mengatakan pelaku yang ditangkap berumlah 9 orang: 4 orang berkebangsaan Cina, 4 WNI, serta 1 warga Malaysia. Mereka kini tengah diperiksa tim penyidik.

    GANGSAR PARIKESIT

    Berita Terpopuler
    Bos Air Asia: Headline Media Malaysia Ngawur 

    Ribut Rute AirAsia, Menteri Jonan di Atas Angin?

    Jonan Bekukan Rute AirAsia, Ada Tiga Keanehan


     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gempa Maluku Utara dan Guncangan Besar Indonesia Selama 5 Tahun

    BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami. Peringatan ini menyusul Gempa Maluku yang terjadi di Jailolo, Maluku Utara, Kamis, 14 November 2019.