Tabungan Nasabah Raib, Ini Tanggapan Bank Permata

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Permata Bank. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Permata Bank. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta -   Executive Vice President Head Corporate Affairs Permata Bank, Leila Djafaar, mengatakan manajemen  sudah melakukan investigasi terkait kasus hilangnya uang senilai Rp 245 juta dari rekening  nasabah bernama Tjho Winarto. Uang itu raib karena ditransfer melalui internet banking pada 29 Agustus 2014 (baca: Tabungan Raib, Bank Permata Dilaporkan ke Polda).

    Menurut Leila, transaksi tersebut sudah sesuai proses. "Transaksi dilayanan PermataNet sudah sesuai proses, password dan User Id sudah sesuai," kata Leila melalui pesan elektroniknya kepada Tempo, Selasa, 20 Januari 2015.

    Bank Permata, kata Leila, sudah menginisiasi kasus ini melalui regulator pada 10 November 2014. Yaitu, ke Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran Komplek Perkantoran Bank Indonesia. "Tidak benar kami melarang nasabah yang bersangkutan untuk melapor ke polisi," kata dia.

    Manajemen Bank Permata, kata Leila, juga telah mengupayakan penyelesaiian kasus ini secara baik-baik. Leila mengklaim, perusahaannya justru telah melaporkan lebih dulu kasus  ini ke pihak berwajib untuk dilakukan pengusutan (baca juga: Dana Nasabah Raib, Izin Bank Bisa Dicabut ).

    HUSSEIN ABRI YUSUF

    Berita lain:
    Mahasiswi Berutang Rp 1 Miliar Dikenal Tertutup 
    Bob Sadino, Celana Pendek, dan Ajaran Agama 
    Tony Abbot Kirim Surat, Apa Reaksi Jokowi?




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.