LSD, dari Beatles hingga Tabrakan Pondok Indah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Christopher Daniel Sjarif, pengemudi Mitsubushi Outlander yang terlibat tabrak lari di Pondok Indah. News.okezone.com/Syamsul

    Christopher Daniel Sjarif, pengemudi Mitsubushi Outlander yang terlibat tabrak lari di Pondok Indah. News.okezone.com/Syamsul

    TEMPO.COJakarta - Tersangka tabrakan maut di Jalan Sultan Iskandar Muda, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Christopher Daniel Sjarif, 23 tahun, diketahui positif menggunakan narkoba jenis Lysergic Synthetic Diethylamide atau LSD. Temuan konsumsi narkoba ini diperoleh dari tes urine yang dijalani Christopher di Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Polda Metro Jaya pada Rabu, 21 Januari 2015.

    Narkoba jenis LSD yang digunakan Christopher ini ditemukan oleh Albert Hofmann, seorang ahli kimia yang bekerja untuk Sandoz Pharmaceutical di Basel, Swiss, pada tahun 1938. LSD juga pernah dikonsumsi oleh para personel band rock legendaris asal Inggris, The Beatles, yang dibentuk pada tahun 1960 di Kota Liverpool. Band ini beranggotakan empat orang, yaitu John Lennon, Paul McCartney, George Harrison, dan Ringo Star. (Baca: Terkuak, Alasan Ali Turun Sebelum Tabrakan Maut)

    Awal perjalanan kariernya, grup musik The Beatles telah meluncurkan album pertama mereka yang didedikasikan untuk mempromosikan obat-obat bius, yang berjudul Sargeant Pepper Lonely Hearts Club Band, pada 1967. Album ini berisi sebuah versi fantasi dari perjalanan menggunakan LSD, disebut “Lucy in the Sky with Diamonds” yang disingkat LSD. (Baca: Hasil Olah TKP Tabrakan Maut Berbentuk Animasi)

    Kegemaran anggota grup The Beatles dengan LSD juga terlihat dalam lagunya yang berjudul Help (1965). Jika diputar mundur akan terdengar kata-kata “now he uses marijuana”. Karya-karya personel grup ini banyak memasukkan pesan kenikmatan menggunakan obat-obatan terlarang sebagaimana mereka menikmati pengaruh narkoba tersebut. (Baca: Seberapa Cepat Christopher Picu Mobilnya di Tabrakan Pondok Indah?)

    Satu bulan setelah album Help keluar, The Beatles mengejutkan dunia karena mengumumkan bahwa mereka secara teratur memakai LSD. Anggota The Beatles, Paul McCartney, dalam sebuah wawancara dengan majalah Life mengatakan, “LSD membuka mata saya. Kita hanya menggunakan sepersepuluh dari otak kita.” (Baca: Positif LSD, Christopher Disorientasi Ruang Waktu)

    Mereka juga di depan umum menuntut supaya melegalkan pemakaian ganja. Paul McCartney pernah secara terbuka mengakui menggunakan LSD untuk membantu meningkatkan kinerja otaknya. (Baca: Tersangka Tabrakan Maut Pakai LSD, Steve Jobs Juga)

    CORA AMYRA UQIYANUS | VARIETY

    Topik terhangat:
    Budi Gunawan | Eksekusi Mati | Harga BBM Turun | AirAsia | Dana Siluman Ahok

    Berita terpopuler lainnya:
    Beginilah Cara Mereka Mengeroyok KPK
    WhatsApp di Komputer, Begini Cara Install-nya  
    KPK Diserang, Abdullah Hehamahua: Jangan Khawatir
    Mulai Pekan Depan, Polwan Boleh Berjilbab


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.