136 Industri Kecil Buka Gerai di Tangsel Mart

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Arie Basuki

    TEMPO/Arie Basuki

    TEMPO.CO, Tangerang - Industri kecil menengah (IKM) di Kota Tangerang Selatan, Banten,  mulai mengibarkan bendera dengan dibangunnya gerai Tangsel Mart. Gerai ini serupa swalayan mini yang menyediakan 300 produk dari 136 IKM berupa makanan ringan (camilan), kaus, baju, kerajinan tas, sepatu, dan pernak-pernik aksesori, boneka, dan kreasi lainnya.

    Tangsel Mart yang berdiri lima bulan lalu sejak diresmikan pada 1 Oktober 2015 ternyata menjadi rujukan oleh-oleh khas Tangsel. Lokasi Tangsel Mart yang mudah dijangkau terletak di lingkup Kampoeng Anggrek Resto, kawasan BSD City. Menuju Tangsel Mart dari kawasan Bintaro, dapat melewati jalan Tol JORR menuju BSD City dan keluar di jalan Rawa Buntu lalu mengambil jalan lurus untuk memasuki Jalan Raya Victor, Serpong.

    Sedangkan dari Alam Sutera, Karawaci, dan Gading Serpong tinggal melewati Jalan Raya Serpong dan lurus terus hingga memasuki Jalan Raya Victor, Serpong. Sedangkan dari Pamulang mengambil jalan ke arah Muncul, lalu belok ke kanan di perempatan Victor.

    Pembina IKM sekaligus Ketua Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Kota Tangsel, Gusri Efendi, menyatakan Tangsel Mart menjawab keinginan para pelaku IKM yang produknya tidak masuk ke swalayan besar.

    "Kami bina mereka termasuk bagaimana mengemas makanan supaya menarik, membuat tanda produk (barcode), kegiatan pembinaan di bawah Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tangsel," kata Gusri ditemui Tempo, Rabu, 18 Februari 2015.

    Gusri mengatakan Dinas Perindag Kota Tangsel juga melakukan subsidi yang dananya dari anggaran pendapatan dan belanja daerah untuk labelisasi produk halal.

    Menanggapi keberadaan Tangsel Mart di lingkup restonya, pemilik Kampoeng Anggrek Resto, R. Hendra, mengapresiasi dan mendorong agar terus dikembangkan sehingga produk IKM mampu bersaing dengan produk lain.

    "Tangsel Mart akan dikembangkan si setiap kecamatan di Tangsel dengan standar minimart. Ini merupakan pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Sebagai pelaku usaha kami bahu-membahu dengan Pemkot Tangsel agar IKM lebih punyai nilai jual di pasaran," katanya.

    Pengamatan Tempo, gerai Tangsel Mart ditata apik dengan komposisi menarik. Pengunjung gerai ini sehari bisa mencapai seratus orang lebih. Penjaga Tangsel Mart, Via Hadi, menuturkan setiap rombongan pengunjung resto mampir di Tangsel Mart untuk belanja oleh-oleh. Mereka tak hanya warga Tangerang, melainkan tamu-tamu dari luar kota seperti Lombok, Jakarta, Surabaya, dan kota-kota lain.

    AYU CIPTA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.