Angket DPRD: Ini Daftar Proyek Aneh yang Dibongkar Ahok  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Meme Gubernur DKI Jakarta, Ahok mengomentari penggelembungan anggaran untuk membeli alat UPS  di sekolah-sekolah dalam APBD DKI 2014. Dana sebesar Rp 330 miliar muncul dari 55 kegiatan di SMK dan SMU untuk pembelian UPS seharga Rp 6 miliar per unitnya. Twitter.com

    Meme Gubernur DKI Jakarta, Ahok mengomentari penggelembungan anggaran untuk membeli alat UPS di sekolah-sekolah dalam APBD DKI 2014. Dana sebesar Rp 330 miliar muncul dari 55 kegiatan di SMK dan SMU untuk pembelian UPS seharga Rp 6 miliar per unitnya. Twitter.com

    TEMPO.CO, Jakarta -Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok membeberkan semua usulan tambahan kegiatan dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta. Total proyek itu  senilai Rp 12,1 triliun dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah 2015 yang mencapai Rp 73 triliun.  Dia menyebut dana sebesar itu sebagai anggaran siluman, rekayasa Dewan.

    Ahok kemudian melaporkan temuan tersebut kepada Komisi Pemberantasan Korupsi, Jumat, 27 Februari 2015.  Ke Komisi, ia membawa sebundel bukti, anggaran siluman 2012 sampai 2015. Ahok mengaku ingin melaporkan temuannya ke aparat hukum sejak zaman Jokowi menjadi gubernur. "Buktinya saja yang tidak ada," kata dia.

    Beberapa kegiatan yang diusulkan anggota DPRD Komisi E, bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan. Dari dokumen yang dibagikan Ahok ke media, banyak usulan anggota Dewan yang cukup mencolok. Misalnya, pengadaan buku trilogi Ahok senilai Rp 30 miliar, alat peraga robotika untuk siswa SMA dan SMK senilai Rp 10 miliar, perpustakaan di luar ruangan Rp 20 miliar, dan lainnya.

    Berikut ini sebagian proyek tambahan itu:
    - Pengadaan buku trilogi Ahok: Nekad Demi Rakyat Rp10 miliar
    - Pengadaan buku trilogi Ahok: dari belitung menuju istana Rp10 miliar
    - Pengadaan buku trilogi Ahok: Tionghoa Keturunan Ku Indonesia Negara ku   membangun Rp10 miliar
    - Pengadaan alat peraga robotika untuk SMA/SMK Rp10 miliar
    - Pengadaan CNC simulator untuk sekolah Rp4 miliar
    - Pengadaan modul sertifikasi test of english for international communication Bridge (TOEIC) Rp20 miliar
    - Profesional development for teacher melalui pelatihan guru ke luar negeri Rp25,5 miliar
    - Perlengkapan smart learning system SD Rp4,5 M
    - Perlengkapan smart learning system SMP Rp4,5 M
    - Buku pedoman Komite Sekolah SD Rp500.000.000
    - Buku pendoman Komite sekolah SMA Rp500 juta
    - Buku pedoman komite sekolah SMP Rp500 juta
    - Buku Pramuka Rp 1 miliar
    - Pengadaan alat peraga pendidikan anak usia dini bantuan untuk PAUD Rp 15 miliar
    - Pengadaan peralatan audio class SD Rp 4,5 miliar
    - Pengadaan audio class SMA/SMK Rp 4,5 miliar
    - Pengadaan peralatan audio class SMP Rp3,5 miliar
    - Pengadaan sains bidak teknologi rekayasa SMKN 1 Jakpus Rp3 miliar
    - Pengadaan sains bidang teknologi rekayasa SMKN 26 Jaksel Rp3 miliar
    - Pengadaan sains bidak teknologi rekayasa SMKN 34 jakpus Rp3 miliar
    - Pengadaan sains bidang teknologi SMKN 39 jakpus Rp 3 miliar
    - Pengadaan sains bidang teknologi SMKN 5 Jaktim Rp3 miliar
    - Pengadaan sains bidang teknologi SMKN 52 jaktim Rp3 milar
    - Pengadaan sains bidang tekonologi SMKN 54 jakpus Rp3 miliar
    - Pengadaan sistem pengembangan model pelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi Rp 15 miliar
    - Penyediaan cctv online sistem SD Rp 4,5 miliar
    - Penyediaan cctv online sistem SMA/SMK Rp 4 miliar
    - Penyediaan cctv online sistem SMP Rp 4,5 miliar

    ERWAN HERMAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.