Hasnaeni: Ahok Tidak Akan Marah-marah Bila Ada Saya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kader Partai Demokrat, Hasnaeni Moein (kiri), mengunjungi Ketua Umum Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Abraham 'Lulung' Lungganadi Kantor Dewan Pimpinan Pusat PPP, 19 Maret 2016. Hasnaeni yang juga dijuluki Wanita Emas ini mengunjungi Haji Lulung yang menjadi pesaing Ahok. TEMPO/Larissa Huda

    Kader Partai Demokrat, Hasnaeni Moein (kiri), mengunjungi Ketua Umum Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Abraham 'Lulung' Lungganadi Kantor Dewan Pimpinan Pusat PPP, 19 Maret 2016. Hasnaeni yang juga dijuluki Wanita Emas ini mengunjungi Haji Lulung yang menjadi pesaing Ahok. TEMPO/Larissa Huda

    TEMPO.CO, Jakarta - Bakal calon gubernur DKI Jakarta Hasnaeni Moein mengatakan Basuki Tjahaja Purnama tidak akan marah-marah lagi bila seandainya nanti bersama dia duet pimpin Jakarta. "Pak Ahok tidak akan pernah marah-marah lagi kalau ada Hasnaeni," kata dia di Kalideres, Jakarta Barat, Jumat, 25 Maret 2016.

    Hasnaeni menyatakan bahwa tanpa seorang ibu memimpin Jakarta, rasanya Ibu Kota Indonesia ini tidak sempurna. Ia pun mengungkapkan keinginannya menang di pemilihan kepala daerah DKI Jakarta 2017 ini. "Karena saya ingin mewujudkan Jakarta menjadi Ibu Kota seutuhnya," kata perempuan yang dijuluki wanita emas ini.

    Sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyatakan akan maju kembali dalam pilkada DKI Jakarta mendatang. Ahok telah mendeklarasikan calon wakilnya, yakni Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Pemerintah Daerah DKI Jakarta, Heru Budi Hartono. Mereka ingin maju lewat jalur independen.

    Sementara itu, para kandidat lain masih berpencar untuk berkonsolidasi. Baik masyarakat ataupun partai. Hasnaeni misalnya. Menurut dia, masih prematur membahas pasangannya pada Pilgub nanti. Ia mengatakan, seandainya ia berduet dengan Ahok, maka calon lain akan sulit menyaingi.

    Dalam menggalang dukungan, Hasnaeni ingin mendekati pemilih ibu-ibu. Menurutnya, lebih dari setengah penduduk di Jakarta adalah ibu-ibu. "Kalau ibu-ibu mau, bapaknya pasti nurut, nyoblos aja Hasnaeni," kata dia.

    REZKI ALVIONITASARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar TNI-Polri yang Pernah Menjabat sebagai Plt Gubernur

    Penunjukan anggota TNI-Polri menjadi Plt Gubernur sudah sempat terjadi beberapa kali. Penunjukan itu diputuskan oleh Mendagri saat itu, Tjahjo Kumolo.