Pilkada Serentak 2017, Polisi Siaga I

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Wakil Walikota Ambon MAS Latuconsina (kiri), calon Walikota Ambon Paulus Kastanya (kedua dari kiri), calon Walikota Ambon Richard Louhenapessy (ketiga dari kiri) dan calon Wakil Walikota Ambon Syarif Hadler (kanan) membacakan naskah kesepakatan kampanye damai saat deklarasi kampanye Pilkada Kota Ambon, di pelataran Stadion Mandala Remaja, Ambon, Maluku, 28 Oktober 2016. ANTARA/Izaac Mulyawan

    Calon Wakil Walikota Ambon MAS Latuconsina (kiri), calon Walikota Ambon Paulus Kastanya (kedua dari kiri), calon Walikota Ambon Richard Louhenapessy (ketiga dari kiri) dan calon Wakil Walikota Ambon Syarif Hadler (kanan) membacakan naskah kesepakatan kampanye damai saat deklarasi kampanye Pilkada Kota Ambon, di pelataran Stadion Mandala Remaja, Ambon, Maluku, 28 Oktober 2016. ANTARA/Izaac Mulyawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar membenarkan kepolisian telah mengeluarkan surat perintah siaga I untuk personel Brigade Mobil dalam hal mengawal proses pilkada serentak 2017. Dengan begitu, semua personil Brimob siap diterjunkan apabila dibutuhkan.

    "Sebenarnya itu surat internal Brimob, dari pimpinan ke bawahan," ujar Boy saat dicegat awak media di kompleks Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Sabtu, 29 Oktober 2016.

    Baca:
    Soal Rekonstruksi Ulang Dokumen TPF Munir, Ini Kata Yasonna
    Deklarasi Damai, Ini Janji Calon Gubernur DKI Jakarta 

    Dalam surat yang beredar di kalangan awak media, tertulis bahwa status siaga I itu berlaku mulai Jumat, 28 Oktober 2016. Tidak tertulis urgensinya apa, hanya dicantumkan bahwa penerapan status siaga I ini untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban di seluruh Indonesia.

    Boy melanjutkan, bahwa tidak ada urgensi khusus dalam penerapan status siaga I. Sifatnya, katanya, hanya sebagai antisipasi akan gangguan yang bisa muncul. Lagi pula, penerapan status siaga I ini wajar dilakukan di masa kampanye pilkada.

    "Lagi pula, bisa saya katakan bahwa Indonesia saat ini masih dalam kondisi aman terkendali. Namun, personel kepolisian juga harus tetap siap," ujarnya.

    Apakah siaga I ini juga akan berlaku untuk unit kepolisian lainnya? Boy tidak membantahnya. Ia beranggapan kemungkinan jumlah anggota Brimob yang tersedia tidak akan mencukupi. "Situasi masih harus dipantau," ujarnya mengakhiri.
     
    ISTMAN M.P.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.