Tol Cikarang Utama Ditutup, Kendaraan Dialihkan ke Cikarang Barat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kendaraan pemudik antre memasuki pintu tol Cikarang Utama arah Jakarta, di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, 8 Juli 2016. ANTARA FOTO

    Kendaraan pemudik antre memasuki pintu tol Cikarang Utama arah Jakarta, di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, 8 Juli 2016. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Jasa Marga bersama kepolisian melakukan penutupan arus lalu lintas yang menuju gerbang jalan tol Cikarang Utama. Kendaraan dari arah Jakarta pun dialihkan ke gerbang jalan tol Cikarang Barat. Langkah ini dilakukan untuk mencairkan kepadatan arus lalu lintas di jalan tol Jakarta-Cikampek pada masa mudik Lebaran 2017.

    "Akibat penutupan itu, sejumlah kendaraan dialihkan melalui GT Cikarang Barat," kata Assistant Vice President Corporate Communication PT Jasa Marga Dwimawan Heru dalam siaran tertulis, Jumat, 23 Juni 2017.

    Baca: Jasa Marga Operasikan 20 Gardu Tol Cikarang Utama saat Mudik 2017

    Dengan diberlakukannya rekayasa lalu lintas tersebut, kata Dwimawan, pengguna jalan dialihkan melalui GT Cikarang Barat 3. Kemudian, setelah gerbang jalan tol, pengguna jalan berputar, lalu masuk kembali ke jalan tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek via GT Cikarang Barat 1.

    Dwimawan menuturkan, pengguna jalan yang dialihkan ke GT Cikarang Barat dikenakan tarif tol yang sama dengan GT Cikarang Utama. Pemberlakuan pengalihan lalu lintas tersebut, kata dia, merupakan diskresi kepolisian.

    Baca juga: Mudik H-4 Lebaran, Volume Lalin Cikarang Utama Melonjak 49 Persen

    Menurut Dwimawan, petugas Jasa Marga di lapangan terus melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian guna memantau perkembangan lalu lintas di sepanjang jalan tol Jakarta-Cikampek. “Juga membuat rekayasa lalu lintas untuk mencairkan kepadatan,” ucapnya.

    FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.