Pengerjaan Proyek LRT dan MRT Dihentikan Selama Libur Idul Adha

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kondisi pengerjaan proyek LRT Jabodetabek di kawasan Cawang, Jakarta Timur, 22 Agustus 2017.  TEMPO/Rizki Putra

    Kondisi pengerjaan proyek LRT Jabodetabek di kawasan Cawang, Jakarta Timur, 22 Agustus 2017. TEMPO/Rizki Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Selama libur Idul Adha pengerjaan berbagai proyek infrastruktur seperti  LRT dan MRT dihentikan sementara sejak tanggal 30 Agustus 2017 hingga 4 September 2017. Idul Adha akan dirayakan pada Jumat, 1 September 2017.

    Wakil Kepala Polisi Daerah Metro Jaya,  Brigjen Suntana mengatakan Kementerian Perhubungan sudah berkoordinasi untuk menghentikan sementara pengerjaan berbagai proyek tersebut. 

    Baca juga: Pembangunan LRT, Ruas Jalan Rasuna Said Bakal Menyempit

    “Semua kegiatan proyek yang masih terlaksana di jalan akan dihentikan sementara. Jasa Marga juga akan menyingkirkan semua peralatan proyek pada waktu tersebut,” kata Suntana, Jumat 25 Agustus 2017 .

    Wakli Kepala Dinas Perhubungan Sigit Wijatmoko mengatakan penghentian pengerjaan proyek itu dilakukan di beberapa ruas jalan. “Kami akan menghentikan semua proyek terutama di ruas Tol Cikampek dan proyek pembangunan LRT dan MRT," kata Sigit.

    Baca juga: DKI Tambah Ruas Jalan di Rasuna Said dan Sudirman

    Suntana mengatakan, hingga saat ini arus lalu lintas masih terpantau normal, kalaupun  ada kenaikan masih termasuk biasa. Ia mengimbau kepada setiap masyarakat untuk hati-hati  selama libur Idul Adha. Ia meminta masyarakat berkoordinasi dengan lingkungan setempat seperti RT/RW untuk menjaga keamanan.

    “Apabila meninggalkan tempat tinggalnya harap menghubungi pengurus RT/RW setempat sehingga kami dari kepolisian dapat mengawasi setiap permasalahan yang sedang terjadi dengan koordinasi yang mudah," ujar Suntana.

    Baca juga: Mengurai Macet di Tol Cikampek Lewat Sistem Ganjil Genap

    Suntana menambahkan untuk persiapan libur Idul Adha kali ini pihak kepolisian akan menurunkan 7.000-8.000 personel. Kepolisian juga bekerja sama dengan pihak TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. “Kami Kepolisian telah melakukan kerja sama  dengan beberapa stakeholder terkait seperti TNI, Dishub, dan Dinas  PU barusan kami mengadakan rapat koordinasi," kata Suntana.

    MUHAMMAD IRFAN AL AMIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.