Selasa, 19 Juni 2018

Bandara Soekarno-Hatta 2 di Pulau Reklamasi, Ini Kata AP II

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemandangan dari menara pengawas lalu lintas udara (ATC) Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta. TEMPO/Dwianto Wibowo

    Pemandangan dari menara pengawas lalu lintas udara (ATC) Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta. TEMPO/Dwianto Wibowo

    TEMPO.COTangerang - PT Angkasa Pura II menyambut baik pembahasan rencana pembangunan Bandara Soekarno-Hatta 2 di pulau reklamasi Kabupaten Tangerang. "Ini adalah alternatif untuk mengantisipasi jenuhnya Bandara Soekarno-Hatta," ujar Sekretaris Perusahaan PT Angkasa Pura II Agus Haryadi kepada Tempo, Selasa, 11 Oktober 2017.

    Agus mengatakan pemerintah Tangerang telah membicarakan dan membahas skema yang akan digunakan. "Skema apakah Angkasa Pura II yang terbebani biaya, atau pemerintah yang membuat pulau, atau AP II yang mendesain pembangunan bandaranya,"kata Agus.

    Pemerintah menggulirkan wacana pembangunan Bandara Soekarno-Hatta 2 di pulau reklamasi Kabupaten Tangerang. Bandara Soekarno-Hatta 2 akan dibangun di pulau keempat dari tujuh pulau reklamasi pantai utara Kabupaten Tangerang. "Iya, rencananya di pulau nomor 4 reklamasi," ujar Kepala Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kabupaten Tangerang Taufik Emil.

    Baca: AP II: 2025, Bandara Soekarno-Hatta Jenuh, Ini Alternatifnya

    Taufik mengatakan rencana pembangunan Bandara Soekarno-Hatta 2 masih tahap prarencana Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan. "Masih tahap kajian prastudi kelayakan, belum ada prediksi kapan akan mulai dibangun Kemenhub," ucapnya.

    Bandara Soekarno-Hatta akan dibangun di pulau keempat, satu dari tujuh pulau yang akan dibangun Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan cara reklamasi. Sekitar 9.000 hektare laut di sepanjang pesisir Utara Tangerang dari pantai Dadap, Kosambi, hingga Kronjo akan diubah menjadi tujuh pulau.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Timnas dengan Trofi Piala Dunia Terbanyak

    Merebut gelar juara di Piala Dunia bukan hal yang mudah. Dalam kompetisi empat tahunan itu, tim nasional dari berbagai negara harus bersaing ketat.