Sandiaga Uno Sebut di Akun Twitter Berisi Banyak Bully

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno saat nonton bareng film Chrisye di Senayan City, Jakarta Selatan, Rabu, 6 Desember 2017. Tempo/M JULNIS FIRMANSYAH

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno saat nonton bareng film Chrisye di Senayan City, Jakarta Selatan, Rabu, 6 Desember 2017. Tempo/M JULNIS FIRMANSYAH

    TEMPO.CO, Jakarta -Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan alasan tidak me-retwit iklan atau promosi Program Hackjak. "Jadi kemarin Pak Gubernur retwit, saya tidak retwit, karena tidak dikasih tau, karena Twitter saya isinya banyak bully-nya," kata Sandiaga Uno di Balai Kota, Sabtu, 9 Desember 2017.

    Sandiaga Uno mengatakan saat ini aku banyak yang komentar di Twitternya, jadi isinya informasi tersebut semua.

    Baca : Soal Yerusalem, Sandiaga Uno Berharap Bisa Buat Warga Jakarta Bersatu

    "Jadi saya bilang mohon maaf tidak keliatan, tidak ada isinya, twitter saya banyak yang ya gitu lah," kata Sandiaga Uno. Dalam acara Hackjak ini Sandiaga mengajak untuk melakukan hal bijak di media sosial.

    "Tadi Pak Jokowi sampaikan hentikan hoax(berita bohong) saling cibir mencibir saling memecah belah menggunakan sosial media sudahlah. Presiden sudah sampaikan seperti itu yuk kita yuk sama-sama guanakan kesempatan ini untuk hentikan kegiatan-keguatan yang membelah bangsa kita. Medsos itu dipakai untuk merekatkan antara warga," kata Sandiaga Uno.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Rencana Pendapatan dari Pajak 2019 BPRD DKI Jakarta

    Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI Jakarta menetapkan target pendapatan dari pajak sebesar Rp 44,18 triliun pada 2019. Berikut rincian target BPRD.