Pengurus FPI Bekasi Tersangka Persekusi Melawan Keputusan Polisi

Puluhan laskar FPI mendatangi kantor Polres Metro Bekasi Kota untuk menanyakan tindak lanjut permohonan penangguhan penahanan tersangka BG pada Sabtu malam, 30 Desember 2017. FOTO:Tempo/Adi Warsono

TEMPO.CO, Bekasi - Tersangka persekusi dan perusakan obat, pengurus Front Pembela Islam (FPI) Bekasi Raya, Boy Giadria, akan melawan penetapan tersangka dan penahanannya oleh Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota.

"Pekan ini kami daftarkan, paling lambat pekan depan," kata pengacaranya tersangka Boy Giadria, Aziz Yanuar, kepada Tempo hari ini, Rabu, 3 Januari 2017.

Polisi menjerat Boy dengan Pasal 170 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana karena merusak obat keras daftar G yang dijual bebas oleh pemilik toko obat, yakni Muhammad Arrazi. Obat-obatan tadi oleh Wakil Ketua Bidang Hisbah DPC FPI Pondok Gede kemudian dimasukkan ke dalam ember berisi air pada Rabu, 27 Desember 2017 lalu.

BacaJelang Reuni 212, Kediaman Rizieq Dipenuhi Anggota FPI 

Boy juga dijerat dengan Pasal 335 KUHP tentang pemaksaan sebab Boy memaksa dan mengintimidasi atau melakukan persekusi terhadap Muhammad Arrazi untuk mengakui menjual obat keras daftar G dan kadaluwarsa lewat surat pernyataan di atas materai Rp 6.000.

Polisi juga menetapkan Muhammad Arrazi menjadi tersangka karena menjual obat daftar G dan kedaluwarsa sehingga melanggar Undang-Undang Kesehatan dan Perlidungan Konsumen.

Menurut Aziz, penetapan tersangka kliennya akan menjadi preseden buruk dalam pemberantasan aksi kriminalitas. Pelapor yang seharusnya mendapat perlindungan hukum justru dijadikan tersangka.

"Ke depannya dikhawatirkan pelaku kejahatan mudah melaporkan balik pelapornya," ucapnya.

Kepala Polres Metro Bekasi Kota Komisaris Besar Indarto tak takut. Dia menyatakan siap meladeni upaya hukum praperadilan yang akan ditempuh oleh pihak tersangka. Indarto menuturkan, penetapan tersangka Boy sudah sesuai dengan undang-undang.

"Sudah memenuhi minimal dua alat bukti untuk menetapkan (Boy) menjadi tersangka."

Indarto menuturkan, jauh sebelum peristiwa persekusi pada 27 Desemb er 2017 itu terjadi dirinya sudah memperingatkan seluruh organisasi kemasyarakatan di Kota Bekasi agar tidak main hakim sendiri terhadap pelaku kejahatan. Bahkan, dia sudah tiga kali berpidato soal itu di depan ormas, termasuk FPI. "Kami sepakat bersama dengan ormas sama-sama memberantas aksi kriminalitas, tapi tetap penindakan menjadi kewenangan penegak hukum (polisi)," kata Indarto.






Jika Reuni 212 Acara Demonstrasi, Rizieq Shihab: Tidak Bisa Hadir Bukan karena Takut

1 jam lalu

Jika Reuni 212 Acara Demonstrasi, Rizieq Shihab: Tidak Bisa Hadir Bukan karena Takut

Rizieq Shihab menceritakan alasannya tidak bisa menghadiri Munajat Akbar Reuni 212 jika merupakan demonstrasi. Bukan karena takut.


Peserta Reuni 212 Membubarkan Diri

2 jam lalu

Peserta Reuni 212 Membubarkan Diri

Peserta Munajat Akbar Reuni 212 mulai membubarkan diri. Rizieq Shihab dipaksa menghadiri acara tersebut.


Panitia Reuni 212 Paksa Rizieq Shihab Datang ke Masjid At-Tin

3 jam lalu

Panitia Reuni 212 Paksa Rizieq Shihab Datang ke Masjid At-Tin

Yusuf Martak mengatakan dia mesti memaksa Rizieq Shihab untuk datang, meski Imam Besar FPI itu sedang flu.


Forum R20 Bali Bahas Persekusi oleh Pemeluk Agama Mayoritas

26 hari lalu

Forum R20 Bali Bahas Persekusi oleh Pemeluk Agama Mayoritas

Forum R20 Bali menyepakati bahwa istilah minoritas juga mesti dipandang dalam perspektif penderitaan atas diskriminasi dan persekusi.


Massa Aksi 411 Minta Jokowi Mundur, KSP: Absurd dan Bikin Gaduh

27 hari lalu

Massa Aksi 411 Minta Jokowi Mundur, KSP: Absurd dan Bikin Gaduh

KSP menilai tuntutan agar Jokowi mundur selalu disampaikan oleh kelompok massa reuni aksi 411


Menantu Rizieq Shihab Jadi Imam Salat Massa Aksi 411 Tuntut Jokowi Mundur

27 hari lalu

Menantu Rizieq Shihab Jadi Imam Salat Massa Aksi 411 Tuntut Jokowi Mundur

Dua menantu Rizieq Shihab turun ke jalan bersama massa Aksi 411 dengan tuntutan Jokowi mundur.


Polda Metro Jaya Kerahkan 3.790 Personel Jaga Demo di Patung Kuda Hari Ini

28 hari lalu

Polda Metro Jaya Kerahkan 3.790 Personel Jaga Demo di Patung Kuda Hari Ini

Massa demo di Patung Kuda di antaranya, Gerakan Nasional Pembela Rakyat (GNPR), PA 212, FPI, IKB UI, 411, Juklak, FMS, GBN,


Demo Aksi 411 Hari Ini, Simak Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Patung Kuda

28 hari lalu

Demo Aksi 411 Hari Ini, Simak Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Patung Kuda

GNPR dan FPI akan menggelar demo Aksi Bela Rakyat (Akbar) ke-4 sekaligus reuni Aksi 411 besok.


GNPR dan FPI Gelar Demo Akbar Besok, Minta Presiden Jokowi Mundur

28 hari lalu

GNPR dan FPI Gelar Demo Akbar Besok, Minta Presiden Jokowi Mundur

Demo GNPR dan FPI sekaligus reuni Aksi 411 itu akan diadakan pada Jumat siang di sekitar Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat.


Reuni Aksi 411 di Istana, Polda Metro Jaya Sebut Belum Ada Surat pemberitahuan

29 hari lalu

Reuni Aksi 411 di Istana, Polda Metro Jaya Sebut Belum Ada Surat pemberitahuan

Presidium Gerakan Nasional Pembela Rakyat (GNPR) berencana menggelar reuni aksi 411 pada 4 November 2022 di depan Istana Merdeka