Kasus Novel Baswedan, Begini Hasil Polisi Periksa Dahnil Anzar

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak usai diperiksa di Kepolisian Daerah Metro Jaya terkait pernyataannya mengenai kasus Penyidik Senior KPK Novel Baswedan, Jakarta, 22 Januari 2018. Tempo/Hendartyo Hanggi

TEMPO.CO, Jakarta -Polisi telah memeriksa Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak pada Senin malam, 22 Januari 2018 terkait kasus Novel Baswedan.

Juru bicara Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono menuturkan pertanyaan yang dilemparkan polisi berkaitan dengan pernyataan yang dilemparkan Dahnil dalam acara televisi. "Iya intinya bahwa apa yang disampaikan itu kan kita gali, kita dalami," ujar dia di Kantor Polda Metro Jaya, Selasa, 23 Januari 2018.
Baca : Diperiksa 9 Jam, Dahnil Makin Pesimis Soal Kasus Novel Baswedan

Dahnil sempat menyampaikan di televisi bahwa dia pesimistis polisi mau menyelesaikan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan.

Dalam acara itu Dahnil menuturkan bahwa ada kendala nonteknis dalam penanganan kasus Novel Baswedan. "Misalnya, karena faktor orang yang diduga melakukan penyerangan adalah pion dari aktor yang punya pengaruh luas," ujar Dahnil.

Atas pernyataan itu, kata Argo, polisi pun mencoba mendalami dasar pernyataan Dahnil itu. "Kita tanya kembali, yg dimaksud non teknis itu seperti apa?"

Lantas, ujar Argo, Dahnil mengatakan bahwa dia menyampaikan pendapatnya secara empiris. Dahnil memperoleh kesimpulan dari berdiskusi dengan rekannya serta membaca berita-berita di media.

"Artinya dia mempunyai pendapatnya sendiri," ujarnya. "Dahnil ini tidak melihat, mendengar dan mengetahui sendiri."

Argo menuturkan setiap pernyataan yang dilempar di media terkait kasus ini perlu diklarifikasi lantaran bisa jadi sang pemilik pendapat punya saksi yang bisa memuluskan penyidikan polisi. "Siapa tahu bisa membantu penyelidikan."

Untuk meyakinkan Dahnil soal perkembangan kasus, kata Argo, kepolisian sempat akan memaparkan keterangan dari lima orang saksi yang diajukan pihak korban, terkait alibinya, namun Dahnil menolak. "Jawabannya, 'sudah malam'."

Dahnil, tutur Argo, lantas mengatakan bahwa dia tidak mempermasalahkan hal teknis penyidikan, melainkan hal-hal non-teknis. "Yang penting polisi kalau dikritik membangun, nerima," ujar Argo menirukan pernyataan Dahnil.

Dahnil Anzar Simanjuntak diberondong 24 pertanyaan selama 9 jam di Kepolisian Daerah Metro Jaya dalam kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. Dahnil semakin pesimistis akan tuntasnya kasus penyidik senior KPK tersebut.






Begini Saran Eks Pegawai KPK untuk Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang: Mundur!

1 hari lalu

Begini Saran Eks Pegawai KPK untuk Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang: Mundur!

Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang menjadi kuasa hukum Putri candrawathi dan Ferdy Sambo. Begini kata sahabat-sahabatnya eks pegawai KPK, "Mundur!"


Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang Kuasa Hukum Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo, Ini Respons Novel Baswedan

2 hari lalu

Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang Kuasa Hukum Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo, Ini Respons Novel Baswedan

Eks jubir KPK Febri Diansyah dan mantan penyidik KPK Rasamala Aritonang jadi pengacara Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo. Ini kata Novel Baswedan.


Banding Ferdy Sambo Ditolak, Sekum Muhammadiyah: Momentum Perbaiki CItra Polri

2 hari lalu

Banding Ferdy Sambo Ditolak, Sekum Muhammadiyah: Momentum Perbaiki CItra Polri

Sekretaris Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Abdul Mu'ti menilai banding Ferdy Sambo ditolak bisa kembalikan citra Polri yang anjlok


Anwar Abbas Sebut Hakim Agung Terjerat Korupsi Bisa Timbulkan Malapetaka bagi Negeri

7 hari lalu

Anwar Abbas Sebut Hakim Agung Terjerat Korupsi Bisa Timbulkan Malapetaka bagi Negeri

Anwar Abbas mengatakan hakim agung yang ditangkap tangan KPK kemarin bakal menimbulkan keresahan masyarakat dan malapetaka


Azyumardi Azra Habis-habisan Dukung Pegawai KPK yang Dianggap Tak Lolos TWK: Berakhir Sendu

10 hari lalu

Azyumardi Azra Habis-habisan Dukung Pegawai KPK yang Dianggap Tak Lolos TWK: Berakhir Sendu

Azyumardi Azra menilai TWK yang dilakukan KPK penuh masalah. Ia dan 73 guru besar menilai pelaksanaan tes tersebut melanggar hukum dan etika publik.


Sejatinya Gelar Sir untuk Azyumardi Azra

10 hari lalu

Sejatinya Gelar Sir untuk Azyumardi Azra

Penggelaran Sir seperti untuk Azyumardi Azra telah menjadi bagian dari sistem kerajaan sejak dilembagakan oleh King George V pada 1917.


Bagaimana Konsep Imam Mahdi, Sang Juru Selamat Akhir Zaman dalam Islam?

11 hari lalu

Bagaimana Konsep Imam Mahdi, Sang Juru Selamat Akhir Zaman dalam Islam?

Belum lama ini, warga Riau berinisial WAM, diringkus Polda Riau setelah mengaku sebagai Imam Mahdi. Lalu siapa sebenarnya Imam Mahdi dalam Islam?


Cegah Polarisasi, LHKP Muhammadiyah Dukung Penghapusan Ambang Batas Presiden

12 hari lalu

Cegah Polarisasi, LHKP Muhammadiyah Dukung Penghapusan Ambang Batas Presiden

LHKP Muhammadiyah menyuarakan dukungan penghapusan ambang batas pencalonan presiden atau ambang batas presiden


Azyumardi Azra Meninggal, Lukman Hakim: Ilmuwan Tulen Tak Tergoda Politik Praktis

12 hari lalu

Azyumardi Azra Meninggal, Lukman Hakim: Ilmuwan Tulen Tak Tergoda Politik Praktis

Mantan Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin mengungkapkan bahwa sosok Azyumardi Azra adalah ilmuwan tulen yang tak tergoda politik praktis.


LHKP Muhammadiyah Minta Wacana Jokowi Jadi Cawapres Dihentikan

12 hari lalu

LHKP Muhammadiyah Minta Wacana Jokowi Jadi Cawapres Dihentikan

LHKP Muhammadiyah menilai wacana Jokowi jadi cawapres tak sehat untuk demokrasi.