Perayaan Cap Go Meh 2018 di Glodok, Ada Beragam Atraksi

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga keturunan Tionghoa memanggul tandu berisi 'kongcho' saat perayaan Cap Go Meh di Klenteng Dewi Welas Asih, Cirebon, Jawa Barat, 2 Maret 2018. Perayaan Cap Go Meh dengan membawa sejumlah patung dewa (kongcho) keliling kota tersebut sekaligus mengakhiri perayaan Imlek tahun 2569/2018. ANTARA/Dedhez Anggara

    Warga keturunan Tionghoa memanggul tandu berisi 'kongcho' saat perayaan Cap Go Meh di Klenteng Dewi Welas Asih, Cirebon, Jawa Barat, 2 Maret 2018. Perayaan Cap Go Meh dengan membawa sejumlah patung dewa (kongcho) keliling kota tersebut sekaligus mengakhiri perayaan Imlek tahun 2569/2018. ANTARA/Dedhez Anggara

    TEMPO.CO, Jakarta - Perayaan Cap Go Meh 2018 yang dimeriahkan sedikitnya 2.000 peserta akan digelar di Glodok, Jakarta Barat, Minggu, 4 Maret 2018. Peserta karnaval berasal dari beragam latar belakang komunitas, profesi, suku, adat, dan agama.

    Ketua Dewan Pembina Panitia Cap Go Meh Glodok 2018 Charles Honoris menjelaskan, acara ini bakal menampilkan barongsai dan arak-arakan Joli yang menjadi ciri khas Cap Go Meh. "Selain itu, ada tarian Gemu Famire, sisingaan, reog Ponorogo, parade mobil hias, dan marching band dari Remaja Masjid Istiqlal," ujar Honoris dalam keterangan tertulisnya.

    Ketua Panitia Cap Go Meh Glodok 2018 Tjian Bun Kiat mengatakan rangkaian acara dilaksanakan mulai pukul 13.00 hingga 18.00 di seputaran Jalan Gadjah Mada dan Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Panggung utama terletak tepat di depan LTC Glodok. "Arak-arakan karnaval akan menempuh rute sepanjang 3,5 kilometer,” ucapnya. “Dimulai dari depan LTC Glodok, putar balik di Harmoni, masuk ke Jalan Gadjah Mada sampai titik finis di depan Hotel Novotel."

    Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Barat Komisaris Besar Hengki Haryadi mengatakan polisi menurunkan 700 personel untuk pengamanan perayaan Cap Go Meh 2018 ini. Masyarakat diminta mencari jalan alternatif selama kegiatan berlangsung. "Sementara bus Transjakarta akan diberikan kesempatan beroperasi, walaupun nanti akan ada rekayasa lalu lintas," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.