Jumat, 16 November 2018

Rem Bus Blong, Terjadi Tabrakan Beruntun di Jalur Puncak

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terjadi kecelakaan beruntun di jalur Puncak, Bogor, akibat rem bus pariwisata yang blong. Foto: Laka Lantas Polres Bogor

    Terjadi kecelakaan beruntun di jalur Puncak, Bogor, akibat rem bus pariwisata yang blong. Foto: Laka Lantas Polres Bogor

    TEMPO.CO, Bogor - Delapan kendaraan mengalami tabrakan beruntun di jalur Puncak, Sabtu, 14 April 2018. Kecelakaan ini diduga akibat rem bus pariwisata yang blong. "Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini,” kata Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Bogor Ajun Komisaris Hasby Ristama.

    Menurut Hasby, kecelakaan dipicu oleh bus Pariwisata PO Restu dengan nomor polisi  N-7755-UG. Sopir tidak bisa mengendalikan kendaraan karena rem blong. Lokasi kecelakaan tepat berada di depan Rumah Makan Bakmi Golek Kampung Leuwimalang Desa Kopo Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor.

    Hasby  mengatakan bus PO Restu datang dari arah Puncak menuju Ciawi. "Saat melintas di turunan Bima Cakti, rem bus blong sehingga tidak dapat dikendalikan oleh sopirnya," kata dia. Bus kemudian menabrak Mitsubishi Oullander D-3541-KI dan enam kendaraan lain. "Saat itu lalu lintas cukup padat," kata dia.

    Enam kendaraan lagi yang menjadi korban adalah Nisan Grand Livina B-1114-TRR, Honda Freed B-1314-EK, Daihatsu Terios B-2653-TKL, Kendaraan Daihatsu Siagra B-2489-SQQ. Honda City B-1451-WEQ, dan Honda Mobilio B-1195-CA. "Semua kendaraan mengalami kerusakan cukup berat,” katanya. "Satu balita bernama Alfaro,4 tahun, penumpang Mitsubishi Outlander mengalami luka ringan."

    Setelah tabrakan beruntun itu, kemacetan di jalur Puncak tidak bisa dihindari. Hingga berita ini diturunkan, lalu lintas di jalur itu belum sepenuhnya pulih. "Semua sudah dievakuasi ke kantor unit laka Ciawi," kata Hasby.


     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tangis Baiq Nuril, Korban Pelecehan Yang Dipidana

    Kasus UU ITE yang menimpa Baiq Nuril, seorang guru SMAN 7 Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengundang tanda tanya sejumlah pihak.