Kamis, 21 Juni 2018

Hadirnya Bandara Kertajati akan Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Jabar

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan bersama seluruh kepala daerah se-Jawa Barat, melakukan historical fligh dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung menuju BIJB Kertajati, Kamis, 24 Mei 2018. (dok Pemkot Bandung)

    Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan bersama seluruh kepala daerah se-Jawa Barat, melakukan historical fligh dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung menuju BIJB Kertajati, Kamis, 24 Mei 2018. (dok Pemkot Bandung)

    INFO METRO – Kehadiran Bandar Udara (Bandara) Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, di Kabupaten Majalengka, dapat menopang kemajuan ekonomi Jawa Barat. Bagi Kota Bandung, bandara terbesar kedua di Indonesia setelah Bandara Soekarno-Hatta ini, dapat mendongkrak kunjungan wisatawan asing ke Kota Bandung.

    "Saya yakin, hadirnya bandara ini akan berpengaruh langsung terhadap kemajuan ekonomi Kota Bandung dan Jawa Barat," kata Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Bandung Muhamad Solihin ketika menghadiri acara syukuran soft launching Historical Flight BIJB Kertajati, di Majalengka, Kamis, 24 Mei 2018.

    Keberadaan BIJB Kertajati, lanjut Solihin, dapat mempermudah akses wisatawan asing menuju Kota Bandung yang merupakan pusat pariwisata sekaligus Ibu Kota Jawa Barat. Wisatawan asing, seperti dari Australia dan Eropa, yang akan menuju Bandung lebih cepat melalui BIJB Kertajati dibandingkan dari Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta.

    "Kita berharap, kehadiran Bandara Kertajati akan menopang kegiatan ekonomi yang ada di Jawa Barat, sekaligus menjadi efek domino bagi kesejahteraan masyarakat Jawa Barat," ujarnya.

    Operasional BIJB Kertajati diresmikan Presiden Joko Widodo pada Kamis, 24 Mei 2018. Sebelum peresmian, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan bersama semua kepala daerah se-Jawa Barat, melakukan historical fligh dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung, menuju BIJB Kertajati.

    Solihin yang ikut dalam rombongan tersebut mengaku senang saat mendarat di bandara yang diproyeksikan menjadi penopang Bandara Soekarno-Hatta, di Cengkareng, Jakarta, yang sudah padat tersebut. "Sangat menyenangkan runaway-nya panjang," tuturnya. (*)


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet Penanggung Beban Paling Besar di Piala Dunia 2018

    Lembaga CIES Football Observatory membandingkan angka transfer pemain bola top dengan nilai tim negaranya di Piala Dunia 2018. Ini temuan mereka.