Main Pecat Guru Usai Pilkada, Begini Nasib Sang Pengurus Yayasan

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Yayasan Daarunnajaat Maza Gunawan Subianto klarifikasi soal guru dipecat, Robiatul Adawiyah, kepada Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Senin 2 Juli 2018. Tempo/Adi Warsono

    Ketua Yayasan Daarunnajaat Maza Gunawan Subianto klarifikasi soal guru dipecat, Robiatul Adawiyah, kepada Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Senin 2 Juli 2018. Tempo/Adi Warsono

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Yayasan Daarunnajaat Maza, Gunawan Subianto, menyatakan pihaknya bakal mengevaluasi sikap Fachrudin dalam kasus guru dipecat di Bekasi.  Fachrudin adalah pengurus Yayasan Daarunnajaat Maza yang memecat guru Robiatul Adawiyah lewat pesan whatsapp karena memilih Ridwan Kamil dan Rahmat Effendi.

    Gunawan mengatakan, evaluasi terhadap Fachrudin akan dilakukan berdasarkan peraturan yang berlaku di dalam yayasan. "Mendapatkan teguran sebagaimana seharusnya," ujar Gunawan di Bekasi, Senin 2 Juli 2018.

    Baca: Penjelasan Yayasan Soal Guru Dipecat karena Pilih Ridwan Kamil

    Gunawan juga membantah pernyataan Fachrudin di dalam grup whatsapp bahwa yayasan mengarahkan memilih pasangan tertentu di dalam pemilihan kepala daerah serentak pada 27 Juni 2018 lalu. Menurut Fachrudin, calon gubernur Jabar Ridwan Kamil dan calon wali kota Bekasi Rahmat Effendi tidak satu visi dan misi sekolah.

    "Tidak ada intruksi itu, kami netral, yayasan bergerak di bidang sosial kemanusiaan dan keagamaan," kata Gunawan.

    Sekolah Darul Maza, tempat guru dipecat, Robiatul Adawiyah, mengajar di Bekasi. Tempo/Adi Warsono

    Akibat kasus guru dipecat ini viral, Ketua Yayasan Daarunnajaat Gunawan Sibianto harus memberikan klarifikasi kepada Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Senin, 2 Juli 2018.

    Baca: Ini Coblosan Guru di Bekasi yang Dipecat Usai Pilkada Serentak

    Gunawan Sibianto menyatakan hingga saat ini tak ada pemecatan terhadap guru Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Darul Maza, Robiatul Adawiyah, 28 tahun.

    "(Pemecatan) kalau itu ada mekanismenya, juga ada pertimbangannya," kata Gunawan. 

    Gunawan menegaskan apa yang disampaikan pengurus yayasan, Fachrudin, di dalam grup whatsapp adalah ungkapan pribadi, bukan sebagai wakil dari yayasan yang menaungi SDIT Darul Maza.

    Baca: Pemecatan Guru di Bekasi Diduga Langgar Aturan Pemilu

    Dalam grup itu, Fachrudin memberhentikan guru Robiatul karena dianggap beda pilihan dengan arahan yayasan dalam pemilihan kepala daerah. "Kami tidak berpolitik praktis, lagi pula dia (Fachrudin) tidak berwenangan memberhentikan pegawai di yayasan," kata dia.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Megawati Bergelimang Gelar Doktor Honoris Causa walau Tak Tamat Kuliah

    Megawati akan menerima gelar kehormatan dari Universitas Pertahanan. Gelar itu akan melengkapi koleksi gelar Doktor Honoris Causa yang ia terima.