Kamis, 20 September 2018

Renovasi Makam Mbah Priok, Ahok Keluarkan Dana Pribadi

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (kanan depan) berdialog dengan pengurus makam Mbah Priok saat melakukan kunjungan, di Jakarta, 14 Februari 2017. Kunjungan itu terkait dengan rencana pembangunan wisata religi di tempat tersebut. ANTARA/Aprillio Akbar

    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (kanan depan) berdialog dengan pengurus makam Mbah Priok saat melakukan kunjungan, di Jakarta, 14 Februari 2017. Kunjungan itu terkait dengan rencana pembangunan wisata religi di tempat tersebut. ANTARA/Aprillio Akbar

    TEMPO.CO, Jakarta - Staf pribadi Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Natanael Omposungu menyampaikan bahwa mantan Gubernur DKI Jakarta ini membantu mengurus izin renovasi Makam Mbah Priok.

    Hal lain yang dilakukan dengan menetapkan sebagai kawasan dilindungi.  “Makam Mbah Priok dijadikan cagar budaya,” ujar Natanael kepada Tempo pada Kamis 5 Juli 2018. 

    Menurut dia Ahok juga melegalkan lahan Makam Mbah Priok.  Jadi lahan sudah memiliki status hukum.

    Baca juga: Pengurus Yayasan Ungkap Peranan Ahok untuk Makam Mbah Priok

    “Ada juga dana pribadi Pak Ahok untuk pembangunan serta perbaikan di sana,”  ungkap dia. Natanael enggan membeberkan jumlah dana yang dikeluarkan Ahok. 

    Bantuan Ahok dalam renovasi Makam Mbah Priok bermula dari cuitan akun Twitter anggota Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Guntur Romli. 

    Dalam cuitannya, disebutkan Ahok menuntaskan janjinya soal renovasi cagar budaya Makam Habib Hasan bin Muhammad Al Hadad atau Mbah Priok di kawasan Makam Mbah Priok, Jalan Maqam Kramat Mbah Priok nomor 1, Koja, Jakarta Utara.

    Tempo menyambangi kompleks Makam Mbah Priok, Senin, 2 Juli 2018. Di bagian utara pintu makam, terlihat bangunan persis seperti yang dimaksud Guntur Romli dalam cuitannya.

    Masterplan kompleks Makam Mbah Priok di Koja, Jakarta Utara, yang didesain arsitek Yori Antar. Mantan Gubernur Jakarta Basuki T. Purnama alias Ahok terlibat dalam renovasi kompleks itu pada 2018. (Tempo/Istimewa)

    Bangunan yang terdiri dari tiga lantai itu terlihat baru selesai dibangun. Cat yang menempel di dindingnya pun masih cerah. Saat ini, baru lantai pertama yang diisi oleh penjual makanan dan minuman. Tepat di depannya, terdapat pelataran tempat pengunjung duduk-duduk.

    Saat Tempo tiba di lokasi, ada sekitar 20 orang pengunjung yang sedang beristirahat dan menyantap makanannya. Sementara di area parkir, terlihat tujuh bus yang mengantar peziarah dari berbagai daerah.

    Simak juga: Ahok Renovasi Makam Mbah Priok, Fifi Benarkan Cuitan Guntur Romli

    “Ini sebenarnya belum diresmiin, tapi daripada kosong, mending kami isi jualan saja. Kami baru sebulan jualan di sini,” ujar penjual itu kepada Tempo.

    Menurut dia, rencananya lantai kedua akan dibuat mini market berbentuk koperasi, sementara lantai tiga akan dipakai pengunjung makam untuk beristirahat.

    Penjual itu juga mengatakan tempat ini mulai dibangun sekitar 5-6 bulan lalu setelah dibantu Ahok.  “Ya, kira-kira mulai dibangun awal tahun ini lah,” kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salah Tangkap, Penangkapan Terduga Teroris, dan Pelanggaran HAM

    Sejak insiden Mako Brimob Kelapa Dua pada Mei 2018, Polri tak mempublikasi penangkapan terduga teroris yang berpotensi terjadi Pelanggaran HAM.