Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Selain Galih Loss, Ini Daftar Kasus Dugaan Penistaan Agama di Indonesia

image-gnews
Kreator Konten, Galih Loss. Foto: Instagram.
Kreator Konten, Galih Loss. Foto: Instagram.
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menetapkan TikToker Galih Loss sebagai tersangka dugaan penyebaran kebencian dan penodaan agama. TikToker yang pernah viral dengan jargon ‘Apaan Tuh’ ini dianggap menistakan agama karena kontennya memplesetkan kalimat Taawwudz.

“Sebagai pengelola ataupun pemilik dari akun TikTok @galihloss3 yang mana akun tersebut mengunggah video penyebaran ujaran kebencian berbasis SARA melalui media elektronik dan/atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia,” kata Polda Metro Jaya dalam keterangan tertulis, Selasa, 24 April 2024.

Kasus yang menjerat Galih Loss semakin menambah daftar panjang kasus penistaan agama di Indonesia. Selain Galih Loss, berikut adalah daftar kasus penistaan agama yang menghebohkan tanah air. 

1. Lia Eden

Lia Eden merupakan tersangka kasus penistaan agama yang pernah menghebohkan tanah air. Dia harus mendekam di balik jeruji besi karena menyebarkan ajaran sesat dengan mendirikan sebuah gerakan agama baru di Indonesia yang bernama Komunitas Eden atau agama Salamullah. 

Selain Lia Eden, polisi juga menangkap Wahyu Andito Putro Wibisono yang menjabat sebagai sekretaris komunitas. Wahyu berperan sebagai orang yang menulis, mencetak, dan menyebarkan seruan-seruan dalam bentuk surat yang berisi penistaan agama. Keduanya dijerat Pasal 156 A subsider Pasal 156 KUHP tentang Penistaan Agama. Dengan ancaman lima tahun penjara. 

2. Basuki Tjahaja Purnama

Basuki Tjahaja Purnama, yang dikenal sebagai Ahok, terjerat dalam kasus penistaan agama setelah ucapannya saat mengenalkan program budi daya ikan kerapu di Kepulauan Seribu pada September 2016. Dalam pidatonya yang berlangsung selama 40 menit, terdapat 13 detik yang menjadi sorotan negatif bagi mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut. Ahok melontarkan kata-kata yang merujuk pada ayat Al-Quran surat Al-Maidah ayat 51.

“Jadi jangan percaya sama orang. Kan bisa saja dalam hati kecil bapak-ibu enggak bisa pilih saya, ya—dibohongin pake surat Al Maidah surat 51 macam-macam gitu, lho,” kata Ahok.

Ucapan tersebut membuat Ahok dihadapkan pada tuduhan pelanggaran hukum, termasuk Pasal 156a atau Pasal 156 KUHP. Pengadilan Negeri Jakarta Utara menjatuhkan vonis penjara selama 2 tahun bagi Ahok, yang kemudian dijalani selama 1 tahun 8 bulan 15 hari. Ia dibebaskan pada 24 Januari 2019. 

3. Roy Suryo

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo juga pernah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya karena membagikan sebuah meme yang menampilkan stupa yang mirip dengan Presiden Joko Widodo melalui akun media sosialnya pada 7 Juni 2022. Postingan meme yang menampilkan stupa yang mirip Candi Borobudur oleh Roy Suryo dilaporkan oleh organisasi Dharmapala atas dugaan penistaan agama dan ujaran kebencian ke Polda Metro Jaya.

Roy Suryo dijerat dengan Pasal 28 ayat (2) bersama Pasal 45 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), serta Pasal 156a Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) mengenai Penodaan Agama dan Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946. Pengadilan Negeri Jakarta Barat kemudian memvonis Roy Suryo dengan hukuman penjara selama 9 bulan. Pada tingkat banding, majelis hakim menambah hukumannya dengan menetapkan pembayaran denda sebesar Rp 150 juta atau subsider dua bulan penjara.

4. Muhammad Kece

Pada Rabu, 6 April 2022, Pengadilan Negeri Ciamis menjatuhkan putusan terhadap terdakwa dalam kasus penistaan agama yang melibatkan Muhammad Kece, dengan hukuman penjara selama 10 tahun setelah dipotong masa tahanan sesuai dengan tuntutan jaksa penuntut umum.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Ketua majelis hakim menyatakan bahwa terdakwa, M Kece, telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah atas dakwaan menyiarkan berita bohong dalam persidangan. Perilaku tersebut juga dengan sengaja menimbulkan keonaran di kalangan masyarakat, sehingga ia diproses hukum sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Pasal 14 ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana, bersamaan dengan Pasal 64 ayat 1 KUHP.

5. Panji Gumilang

Panji Gumilang yang merupakan pendiri Ponpes Al Zaytun menjadi tersangka setelah ponpes miliknya itu viral karena ajarannya dinilai menyimpang. Beberapa di antaranya, membolehkan perempuan satu saf dengan laki-laki saat salat, akan mendirikan pesantren Kristen, hingga dosa zina ditebus dengan uang. Forum Advokat Pembela Pancasila (FAPP) melaporkan Panji Gumilang ke Bareskrim Polri, Jumat, 23 Juni 2023.

Atas perbuatannya, Panji dijerat tiga pasal: Pasal 14 ayat 1 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana ancaman hukuman 10 tahun, Pasal 45a ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE ancaman 6 tahun dan Pasal 156a KUHP ancaman 5 tahun.

Atas perbuatannya, Panji dijerat tiga pasal: Pasal 14 ayat 1 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana ancaman hukuman 10 tahun, Pasal 45a ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE ancaman 6 tahun dan Pasal 156a KUHP ancaman 5 tahun.

6. Ahmad Musadeq

Petinggi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar), Ahmad Musadeq juga pernah dijerat kasus penistaan agama. Pada 2006, Ahmad Musadeq mengaku sebagai nabi. Namun baru pada Mei 2016, ia bersama pimpinan Gafatar lainnya ditangkap.

Pada 2017, Ahmad dijatuhi hukuman penjara selama 5 tahun. Panji Gumilang disebut punya hubungan dengan Ahmad Musadeq ini. Menurut Mantan pengurus Al Zaytun, Ken Setiawan, Panji dan Musadeq merupakan pengikut pendiri gerakan NII Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo.

Meski satu aliran, keduanya berseteru dan memilih jalan masing-masing. Musadeq membentuk Al Qiyadah al Islamiyah, lalu berubah menjadi Komunitas Millah Abraham, dan terakhir Gafatar. Sementara Panji Gumilang mendirikan Ponpes  Al Zaytun.

7. Lina Mukherjee

Selebgram Lina Mukherjee terjerat kasus penistaan agama karena merekam aktivitasnya memakan babi dengan menyebut “Bismillah...”. Lina dilaporkan oleh Sapriadi, seorang penasihat hukum, ke SPKT Polda Sumatera Selatan pada 15 Maret 2023. Lina dituduh menistakan agama melalui sebuah konten video yang disebarnya melalui akun TikTok @Linamukherjee_.

Dalam video berdurasi lebih dari 5 menit itu, Lina mengaku dirinya merupakan umat Islam yang sengaja makan kulit babi dengan melafalkan bismillah meskipun hukumnya haram. Dia dijerat dengan Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 ayat (2) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) sebagaimana diubah dengan UU Nomor 19 Tahun 2016. Lina terancam hukuman 6 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.

RIZKI DEWI AYU | TIM TEMPO.CO

Pilihan Editor: Ini Isi Konten TikToker Galih Loss yang Diduga Lakukan Penistaan Agama

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Polisi Bubarkan Judi Sabung Ayam di Bekasi, 70 Orang Diringkus

19 jam lalu

Ilustrasi seorang penjudi di tempat sabung ayam di Haiti. AP/Ricardo Arduengo
Polisi Bubarkan Judi Sabung Ayam di Bekasi, 70 Orang Diringkus

Praktik judi sabung ayam ini dilakukan di tempat yang tersembunyi dan juga tertutup di Jatimekar, Bekasi.


Polda Metro Catat 25.827 Pelanggaran dalam Operasi Patuh Jaya 2024 Sampai Hari ke-7

1 hari lalu

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menjawab pertanyaan media saat konferensi pers terkait pengungkapan peredaran narkotika jenis sabu dan ekstasi di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 15 Juli 2024. Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menggerebek sebuah gudang penyimpanan narkotika jenis sabu dan pil ekstasi di wilayah Cilincing, Jakarta Utara. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Polda Metro Catat 25.827 Pelanggaran dalam Operasi Patuh Jaya 2024 Sampai Hari ke-7

Sebanyak 25.827 pelanggaran lalu lintas selama tujuh hari penyelenggaraan Operasi Patuh Jaya 2024, mayoritas terjaring melalui tilang elektronik


PDIP Simulasikan Ahok untuk Pilgub DKI Jakarta 2024

1 hari lalu

Politikus PDIP Basuki Tjahaja Purnama (ahok) dan Djarot Saiful Hidayat menyapa Wakil Presiden ke-6 Try Sutrisno saat pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V PDIP,  Ancol, Jakarta, Jumat, 24 Mei 2024. Dalam orasinya Mega mengatakan partainya tak akan mundur meski merasa pemilu kali ini partainya telah dirugikan, dia tetap menyuarakan kepada kadernya untuk terus maju untuk menegakan sistem demokrasi. TEMPO/ Febri Angga Palguna
PDIP Simulasikan Ahok untuk Pilgub DKI Jakarta 2024

Ahok digadang-gadang untuk maju di Pilgub Sumatera Utara. Namun, kata Chico, survei teranyar menunjukkan Ahok memiliki dukungan kuat di Jakarta.


Perbandingan 3 Hasil Survey Anies Baswedan, Ridwan Kamil dan Ahok Jelang Pilkada Jakarta

1 hari lalu

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil usai melaksanakan salat subuh saat Subuh Keliling di Masjid Agung Sumedang, Jumat, 11 Juni 2021. Gubernur Ridwan Kamil akan menjadi saksi kerja sama antara Pemda Provinsi DKI Jakarta dengan Pemkab Sumedang dalam hal pertanian dan pemenuhan pangan. Kredit: Pemprov Jabar
Perbandingan 3 Hasil Survey Anies Baswedan, Ridwan Kamil dan Ahok Jelang Pilkada Jakarta

Hasil survey Ridwan Kamil dan Anies Baswedan saling bersaing jelang Pilkada Jakarta.


Fakta-fakta Wacana Ganjil Genap 24 jam di Jakarta

1 hari lalu

Petugas kepolisian melarang pengendara mobil berplat nomor genap memasuki Jalan MH Thamrin di kawasan Bundaran Monas, Jakarta, Jumat, 13 Agustus 2021. Pemprov DKI Jakarta menerapkan sistem ganjil genap di delapan ruas jalan di Jakarta pada pukul 06.00-20.00 WIB. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Fakta-fakta Wacana Ganjil Genap 24 jam di Jakarta

Ganjil genap 24 jam pernah diusulkan oleh salah satu angggota DPRD DKI Jakarta. Berikut fakta-fakta soal wacana tersebut.


Polisi Kantongi Identitas Pengirim Paket 30 Kg Ganja ke Tanjung Priok: Bernama Bhegeng

1 hari lalu

Polisi menyita barang bukti narkoba jenis ganja yang disimpan di rumah pelaku di Tanjung Priok, Jakarta Utara.ANTARA/HO-Polda Metro Jaya
Polisi Kantongi Identitas Pengirim Paket 30 Kg Ganja ke Tanjung Priok: Bernama Bhegeng

Bhegeng masuk ke dalam DPO karena kirim paket 30 kilogram ganja dari Medan.


Ahok Menjelang Pilkada Jakarta, Ditanggapi Anies hingga Peluang yang Diamati PDIP

2 hari lalu

Politikus PDI Perjuangan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyampaikan orasi politiknya dalam acara Ahokers Bareng Ganjar di Rumah Aspirasi Relawan Ganjar-Mahfud, Jakarta, Minggu, 4 Februari 2024. Relawan Ahokers resmi mendukung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD pada Pilpres 2024. ANTARA/Aprillio Akbar
Ahok Menjelang Pilkada Jakarta, Ditanggapi Anies hingga Peluang yang Diamati PDIP

Peluang Ahok kembali mempimpin Jakarta menyita perhatian publik dan PDIP


Paket 30 Kilogram Ganja di Tanjung Priok Diduga untuk Diedarkan di Jakarta

2 hari lalu

Polisi menyita barang bukti narkoba jenis ganja yang disimpan di rumah pelaku di Tanjung Priok, Jakarta Utara.ANTARA/HO-Polda Metro Jaya
Paket 30 Kilogram Ganja di Tanjung Priok Diduga untuk Diedarkan di Jakarta

Paket ganja tersebut berasal dari Medan dan rencananya akan diedarkan di Jakarta.


Usut Pembunuhan Petugas TPST Bantargebang, Polisi Kerahkan Anjing Pelacak

2 hari lalu

Sejumlah petugas menggunakan eskavator melakukan  proses pendinginan TPST (Tempat Pembuangan Sampah Terpadu) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, Minggu 29 Oktober 2023. Menurut keterangan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta sebanyak 19 mobil pemadam dikerahkan untuk memadamkan api pada kebakaran yang terjadi pada pukul 13.30 WIB dan penyebab kebakaran di zona 2 TPST tersebut masih dalam penyelidikan. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah
Usut Pembunuhan Petugas TPST Bantargebang, Polisi Kerahkan Anjing Pelacak

Polisi telah mengerahkan anjing pelacak untuk mengusut dugaan pembunuhan petugas TPST Bantargebang.


Berkas Perkara Firli Bahuri Masih Mandek di Polda Metro Jaya

2 hari lalu

Pertemuan Firli Bahuri dengan Syahrul.
Berkas Perkara Firli Bahuri Masih Mandek di Polda Metro Jaya

Polda Metro Jaya terakhir kali mengirim berkas perkara Firli Bahuri ke Kejaksaan Tinggi Jakarta pada Januari lalu.