Anies Teken Pergub Ganjil Genap, Besok Pelanggar Akan Kena Tilang

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Dinas Perhubungan mensosialisasi kepada pengendara mengenai uji coba perluasan sistem ganjil genap di simpang Kebayoran Lama arah Pondok Indah, Jakarta, Senin, 2 Juli 2018. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan Kepolisian Daerah Metro Jaya dan BPTJ melakukan uji coba perluasan sistem ganjil genap mulai 2 Juli hingga 31 Juli 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Petugas Dinas Perhubungan mensosialisasi kepada pengendara mengenai uji coba perluasan sistem ganjil genap di simpang Kebayoran Lama arah Pondok Indah, Jakarta, Senin, 2 Juli 2018. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan Kepolisian Daerah Metro Jaya dan BPTJ melakukan uji coba perluasan sistem ganjil genap mulai 2 Juli hingga 31 Juli 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi menandatangani peraturan gubernur (Pergub) tentang perluasan ganjil genap di Jakarta. Dengan Pergub ini, polisi bisa menerapkan tilang bagi pelanggar ganjil genap mulai besok, 1 Agustus 2018. 

    Baca: Sandiaga Uno Sebut Pergub Ganjil-Genap Sudah Ok, Ada Soal Sanksi

    "Begitu berlaku sudah bisa," kata Anies di Kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa, 31 Juli 2018.

    Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Wijiatmoko mengatakan, peraturan itu tertuang dalam Peraturan Gubernur Nomor 77 Tahun 2018. Keluarnya Pergub itu, kata Sigit, juga menandai berakhirnya uji coba ganjil-genap.

    "Sesuai dengan tahapan maka besok tgl 1 Agustus 2018 sudah bisa dikenakan sanksi tilang bagi pelanggar perluasan ganjil-genap," kata Sigit.

    Sebelumnya, Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Nurhandono berujar, polisi memerlukan landasan hukum untuk menindak pelanggar ganjil genap.

    Baca: Pelanggar Ganjil - Genap Akan Ditilang Mulai 1 Agustus

    Polisi tidak akan menilang jika Pergub belum terbit. "Kalau belum ada (pergub), belum bisa (menilang) karena belum ada landasan hukumnya," ujar Nurhandono.

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Polda Metro Jaya dan instansi terkait lainnya sepakat memberlakukan sistem ganjil genap di delapan jalan arteri. Tujuannya mengurangi volume kendaraan agar kendaraan atlet Asian Games tak terjebak macet.

    Perluasan ganjil genap di wilayah Jakarta Selatan antara lain Jalan HR Rasuna Said, Jalan MT Haryono, Jalan Gatot Subroto, dan Jalan Arteri Pondok Indah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.