Minggu, 21 Oktober 2018

UI Bantu Teknologi Tabung Listrik untuk Korban Gempa Lombok

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim siaga bencana AMNT bersama anggota TNI berusaha mengeluarkan korban selamat dari reruntuhan akibat gempa di Desa Pemenang Timur, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Selasa, 7 Agustus 2018. Kabupaten Lombok Utara merupakan daerah yang paling banyak mengalami kerusakan akibat gempa, Ahad malam lalu. ANTARA/Ahmad Subaidi

    Tim siaga bencana AMNT bersama anggota TNI berusaha mengeluarkan korban selamat dari reruntuhan akibat gempa di Desa Pemenang Timur, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Selasa, 7 Agustus 2018. Kabupaten Lombok Utara merupakan daerah yang paling banyak mengalami kerusakan akibat gempa, Ahad malam lalu. ANTARA/Ahmad Subaidi

    TEMPO.CO, Depok - Universitas Indonesia (UI) mengirimkan tim bantuan untuk korban bencana gempa Lombok. Tim bantuan UI Peduli berjumlah tujuh orang ini bertujuan melakukan pemetaan awal lokasi bencana dan turut membantu pelayanan medis.

    Baca: Bantu Korban Gempa Lombok, Sandiaga Gerakkan Pegawai Asal Lombok 

    Tim UI Peduli ini akan bergabung dengan Tim PAPDI (Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia) Cabang Lombok. Rombongan UI Peduli berangkat dari Bandara Halim Perdanakusuma pada 7 Agustus 2018.

    Tim UI Peduli Gempa Lombok dikoordinasikan oleh Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) UI.

    “Ini adalah upaya respons cepat dari kami terhadap bencana di Lombok yang telah memakan korban jiwa hingga kini mencapai 99 orang. Setelah tim asesmen berangkat melihat secara langsung lokasi bencana dan memetakan kebutuhan bantuan, maka tim besar akan kembali berangkat dari kampus UI pada 10 Agustus 2018.” ujar Direktur DRPM UI Heri Hermansyah, Selasa 7 Agustus 2018.

     
    Tim UI Peduli, kata Heri akan berkonsentrasi di dua cluster. Pada cluster kesehatan terkait dengan pelayanan medis. Sedangkan cluster pengungsian dan perlindungan terkait dengan sanitasi dan air bersih, layanan psikososial dan identifikasi bangunan yang masih berdiri.

    Baca: Teman Terjebak di Gili Trawangan, Sandiaga Kontak Gubernur NTB

    “UI Peduli juga mengirimkan dokter umum dan dokter spesialis penyakit dalam serta tim Resimen Mahasiswa UI dengan kualifikasi siap untuk fase tanggap darurat.” 


    Dosen Fakultas Teknik UI, Chairul Hudaya juga memberikan bantuan berupa Tabung Listrik (TaLis). Hasil inovasi untuk membantu distribusi listrik ke daerah-daerah bencana di Lombok.

    “Dengan alat ini, distribusi listrik dapat dilakukan dengan mudah tanpa bergantung dari kabel dan transmisi pembangkit tenaga listrik,” ujar Heri.

     
    Menurut dia, tim UI Peduli yang berangkat akan melaksanakan proses rapid assestment. Ini adalah sebuah proses pemetaan permasalahan di suatu daerah melalui proses survei lapangan, wawancara, dan angket.

    “Nantinya akan menjadi dasar perencanaan jangka menengah dan panjang serta menjadi landasan untuk tim berikutnya didalam menyiapkan kebutuhan masyarakat di lokasi bencana,” tuturnya.

     
    Hal ini merupakan gerakan pengabdian masyarakat dari UI yang bertujuan untuk membantu penyelesaian permasalahan masyarakat melalui aplikasi ilmu pengetahuan, teknologi, dan sosial budaya.

    Program yang telah berjalan dari tahun 2011 ini telah menurunkan timnya ke berbagai daerah bencana di Indonesia seperti gempa Aceh, banjir Jakarta, ataupun bencana meletusnya gunung berapi di Bali. Program ini adalah bentuk kontribusi nyata UI dalam merespons permasalahan bangsa seperti korban gempa Lombok.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hak Asasi Binatang Diperingati untuk Melindungi Hewan

    Hak Asasi Binatang, yang diperingati setiap 15 Oktober, diperingati demi melindungi hewan yang sering dieksploitasi secara berlebihan, bahkan disiksa.