Pengganti Sandiaga Butuh Waktu, Anies: Saya Bisa Sama Siapa Saja

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno naik mobil golf dari Balai Kota menuju lokasi arena bazar dan nikah massal di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada Minggu, 31 Desember 2017. FOTO: Tempo/Hendartyo Hanggi

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno naik mobil golf dari Balai Kota menuju lokasi arena bazar dan nikah massal di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada Minggu, 31 Desember 2017. FOTO: Tempo/Hendartyo Hanggi

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak mempermasalahkan siapa pun yang akan mengisi kekosongan kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta, yang ditinggalkan Sandiaga Salahuddin Uno atau Sandiaga Uno.

    “(Pengganti Sandiaga) itu antarpartai pengusung soal calon penggantinya. Kalau saya bisa sama siapa saja,” ujar Anies sebelum menghadiri Sidang Tahunan MPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 16 Agustus 2018.

    Baca: Dirjen Otonomi Daerah Bicara Tentang Pengganti Sandiaga Uno

    Anies Baswedan mengatakan, saat ini, surat pengunduran diri Sandiaga baru diterima. Proses penggantian Sandiaga juga tidak singkat karena ada beberapa tahapan yang harus dilalui.

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) berjabat tangan dengan Sandiaga Uno (kiri) seusai pengunduran diri Sandiaga sebagai Wakil Gubernur DKI di Balai Kota, Jakarta, Jumat, 10 Agustus 2018. Sandiaga resmi mundur dari jabatan Wakil Gubernur DKI untuk menjadi calon wakil presiden, mendampingi calon presiden Prabowo Subianto dalam pilpres 2019. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

    Pertama, proses pengunduran diri harus melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), yang ditentukan melalui rapat paripurna.

    Simak juga: Pergub Kenaikan Tarif Rusunawa Dicabut, Ini Arahan dari Anies Baswedan

    Setelah itu, DPRD akan menetapkan surat keputusan untuk diberikan kepada Gubernur DKI Jakarta. Selanjutnya, Gubernur mengirimkan pemberitahuan kepada Presiden.

    Seperti diketahui, Sandiaga Uno berpamitan ke Anies Baswedan setelah memutuskan mundur sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta setelah menjadi bakal calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Prabowo Subianto. Tidak hanya melepas jabatan, dia juga diminta Prabowo mundur sebagai kader Partai Gerindra sehingga menjadi calon independen.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.