Seperti Apa Bau Kali Item Samping Wisma Atlet Saat Ini?

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto aerial Wisma Atlet Kemayoran di dekat Kali Item di Kemayoran, Jakarta, Jumat, 20 Juli 2018. Menjelang pelaksanaan Asian Games 2018, sebagai salah satu tempat penyelenggaraannya, Kota Jakarta terus berbenah dan mempercantik diri. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    Foto aerial Wisma Atlet Kemayoran di dekat Kali Item di Kemayoran, Jakarta, Jumat, 20 Juli 2018. Menjelang pelaksanaan Asian Games 2018, sebagai salah satu tempat penyelenggaraannya, Kota Jakarta terus berbenah dan mempercantik diri. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Kali Sentiong atau yang kini lebih populer sebagai Kali Item, sekitar Wisma Atlet Kemayoran, lebih bersahabat saat kemarau tahun ini. Pada musim yang sama tahun lalu bau tak sedap dari kali itu menusuk hidung.  

    Baca:
    Makin Dekat Asian Games, Invasi Mikroorganisme ke Kali Item Ditambah
    Kali Item Era Ahok Bersih dan Jernih? Simak Cek Fakta Ini?

    “Tahun lalu bau sekali pas musim kemarau, apa lagi kalau siang dan panas gitu,” ujar Rahmat, warga sekitar Kali Item, pada Jumat 24 Agustus 2018.

    Menurut Rahmat, bau tak lagi menyengat dari Kali Item sejak menjelang penyelenggaraan Asian Games 2018. Saat itu pemerintah DKI dibantu pusat dan kelompok-kelompok tertentu berupaya menghilangkan bau dengan berbagai cara.

    Kali sepanjang ratusan meter, di antaranya, ditutup dengan kain waring hitam. Sejumlah pompa juga dikerahkan untuk menambah debit. Belum lagi penggunaan teknologi nano buble dan penebaran bakteri khusus.

    Dari pantauan Tempo di lokasi, bau dari Kali Item tidak tercium dari radius sekitar 10 meter dari tepian kali itu. Berbeda dibandingkan kunjungan Tempo awal Juli lalu. Saat itu bau kali masih tercium di radius yang sama.

    Baca juga:
    BMKG Sebut Musim Kemarau 2018 Akan Lebih Panjang

    Kali Item memang menjadi sorotan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sejak dua bulan terakhir. Bau dari kali, yang tepat berada di samping Wisma Atlet, itu dikhawatirkan mengganggu kenyamanan atlet Asian Games 2018 yang mondok di sana.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.