Jumat, 21 September 2018

Puluhan Pengemudi Taksi Online Tiba di Kantor Gojek Tuntut Empat Hal

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Puluhan pengemudi taksi online berunjuk rasa di kantor Gojek di gedung Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan, 12 September 2018. Tempo/Imam Hamdi

    Puluhan pengemudi taksi online berunjuk rasa di kantor Gojek di gedung Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan, 12 September 2018. Tempo/Imam Hamdi

     

    TEMPO.CO, Jakarta –  Puluhan pengemudi taksi online mulai tiba di kantor Gojek Indonesia di gedung Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan, Rabu, 12 September 2018.

    Unjuk rasa hari ini merupakan lanjutan demonstrasi para pengemudi taksi online serupa di depan kantor Grab Indonesia, di Gedung Lippo Plaza Kuningan, Jakarta Selatan, pada Senin 10 September 2018.

    Baca juga: Ada 7000 Lowongan CPNS DKI, Ini Profesi yang Banyak Dibutuhkan

    Juru bicara aksi unjuk rasa ini, Dedi Heriyantoni mengatakan unjuk rasa menuntut empat hal kepada aplikator dan pemerintah. Keempat tuntutan itu adalah menagih janji aplikator, menolak keras aplikator menjadi perusahaan transportasi, menolak keras eksploitasi terhadap driver online dan menolak keras kartelisasi dan monopoli bisnis transportasi online.

    "Hari ini yang datang bukan hanya dari pengemudi taksi online, tapi juga ojek online," kata Dedi saat dihubungi.

    Ia mengatakan masa yang hadir mengatasnamakan Gerakan Hantam Aplikasi Nakal atau Gerhana. Massa yang datang berasal dari driver online Jabodetabek, Karawang, Cibitung dan sekitarnya. "Massa  yang bakal datang diperkirakan mencapai seribu orang," ucapnya.

    Wakil Kepala Polres Jakarta Selatan Ajun Komisaris Budi Sartono mengatakan menyiapkan 300 personel untuk mengamankan demo ini. Dari jumlah tersebut, 60 di antaranya adalah tim negosiator dari polisi wanita.

    "Jumlah tim negosiator kami perbanyak menjadi dua pleton untuk mencegah terjadinya gesekan saat unjuk rasa," kata Budi di depan gedung Pasaraya Blok M.

    Ia mengatakan selain dari personel dari Polres Jaksel, polisi yang bertugas mengamankan unjuk rasa hari ini juga berasal dari Polda Metro Jaya dan Polsek Kebayoran Baru. Estimasi massa yang bakal berunjuk rasa diperkirakan lebih dari 300 orang.

    Simak juga: 4 Tuntutan Ojek dan Sopir Taksi Online ke Gojek dan Grab Besok

    "Kami harap bisa tertib. Silahkan sampaikan aspirasinya asal tidak mengganggu orang lain," ujarnya.

    Selain itu, jika jumlah massa taksi online dan ojek online yang datang sampai menutup jalan, polisi bakal melakulan rekayasa lalu lintas.  "Kami berharap unjuk rasa bisa berjalan aman sampai berakhir."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Richard Muljadi Ditangkap Ketika Menghirup Kokain, Ini Bahayanya

    Richard Muljadi ditangkap polisi ketika menghirup kokain, narkotika asal Kolombia yang digemari pemakainya karena menyebabkan rasa gembira.